Motivasi

Motivasi

Mario Teguh Golden Ways 22 Agustus 2010- Sabar Sampai Kapan?

Sahabat Indonesia yang kualitas hatinya menentukan kualitas rejekinya, berikut adalah resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 22 Agustus 2010, dengan Topik Sabar Sampai Kapan?. Kesabaran adalah masalah hati tetapi solusi kesabaran dapat ditemukan dalam jalan2 yang terang. Dalam bahasan ini kita akan mempelajari bagaimana membangun kesabaran yang tidak lagi bertentangan dengan rasa hormat kepada diri kita; tetapi melalui cara pandang yang logis, sehingga kita menjadi pribadi yang sabar karena tujuannya jelas.

Kesabaran bukanlah sebuah sifat tetapi sebuah keputusan karena pengertian yang baik,  sebetulnya tidak ada orang yang punya sifat sabar.

Kesabaran adalah pengertian yang dibutuhkan untuk bersikap baik, selama menunggu hasil dari upaya kita. Pengertiannya karena upaya itu membutuhkan waktu untuk baik, membutuhkan do’a untuk dijawab, maka kita bersabar.

Bahwa dalam membangun kesabaran ada yang harus ditunggu, dan yang paling sering berhasil dalam proses menunggu adalah yang sibuk. Maka sibuk-lah dalam menunggu, karena semua orang sedang menunggu, dan yang paling akhir adalah menunggu kematian.

Maka jadilah pribadi yang sibuk dalam menunggu supaya hasil yang didapat sesuai.

Kesabaran ini tidak akan lengkap tanpa definisi berikutnya. Dalam menghadapi sebuah kesulitan, menjadikan yang tadinya sulit menjadi mudah.

Contoh sederhana, jika ada rotan dan ada akar yang lebih dahulu dipakai tentunya rotan, tetapi jika tidak ada rotan maka akarlah yang dipakai.

Ingatlah janji Tuhan “Bersama setiap kesulitan, datang kemudahan”, tetapi kita manusiawi sekali untuk hanya memperhatikan kesulitan.

Sehingga orang yang ramah terhadap kehidupan melihat kehidupan ini seharusnya mudah, karena tidak ada niatan Tuhan menyulitkan Kita.

Jadi kalau ada kesulitan itu kita seharusnya senang, karena bersamanya ada kemudahan hanya saja kita belum lihat. Jadi kalau datang sebuah kesulitan segera palingkan wajah anda untuk melihat kemudahannya.

Jadi kalau kita ikhlas, Tuhan itu memberikan kita kesulitan supaya hidup kita mudah.

Setiap orang pasti menginginkan sesuatu, tetapi belum tentu setiap orang berkeinginan besar dan mempunyai rencana besar; karena banyak sekali orang tidak tahu mau jadi apa.

Tuhan memiliki rencana bagi setiap jiwa dan setan sangat bersemangat menggagalkan jiwa muda yang dilahirkan dengan rencana besar. Untuk
itu  setan meniupkan rasa malas ke hati anda sehingga anda gemar
menunda dan ahli mengatakan tidak mungkin. Lalu bersahabat dan bergaul
dengan sesama pemalas.

Berapa banyak orang tua yang seharusnya sekarnag menjadi pejabat tinggi, pemuka masyarakat, yang berpengaruh tetapi memboroskan waktu hidupnya semasa muda dan sekarang menyesal. Dan berapa banyak anak muda yang meniru cara yang sama, sekarang.

Semakin buruknya masalah yang mengganggu anda, menunjukan semakin besarnya rencana Tuhan bagi anda. Semakin anda direncanakan jadi orang besar, maka semakin besar pula kekuatan setan untuk menganggu anda.

Pada dasarnya semua orang pemalas, tetapi yang bisa berhasil adalah yang tetap bekerja walaupun dia malas.

Tidak boleh kita memaksakan sesuatu yang harusnya terjadi karena proses yang panjang dan baik, sekarang. Kita marah tentang kehidupan, karena kita minta yang seharusnya dicapai dengan proses yang baik, tetapi hasilnya sekarang.

Orang yang tidak punya pilihan harus bersabar kepada satu2nya pilihan. Kalau anda tidak suka dengan satu pilihan, jadilah pribadi yang pilihannya banyak.

Orang berabar itu harus cerdik, bukan masalah sifat tetapi masalah keputusan tentang pengertian yang baik.

Ada yang dinamakan istilah Jangkar Prilaku, jadi semua pengertian yang baru kita terima seyogyanya segera ditransfer dalam bentuk tindakan.

Orang yang pengetiannya dalam bentuk tindakan tidak lagi harus menghafal. Sehingga pikirannya terbuka luas bagi pengertian2 baru.

Orang yang kurang bertindak, kapasitas pikirannya cepat habis, orang yang banyak betindak dan menjadikan pengetian sebagai prilaku kesehariannya, ia tidak lagi banyak berfikir.

Orang yang menjadikan do’a-do’anya sebagai prilakunya, tidak banyak lagi dia harus berdo’a karena kehidupannya adalah do’a. Sehingga dia tidak lagi melafalkan do’a secara formal tetapi berharapan besar untuk bisa membantu orang yang kekurangan, maka langsung diberikan kesempatan untuk  berejeki baik, bagi sedekah yang lebih besar.

Jika anda bertemu orang, selalu temukan cara supaya orang itu menyukai dirinya sendiri. Jika anda menemukan cara terhadap orang lain untuk melihat dirinya berdiri dibawah sinar yang lebih terang, anda akan dicintai orang, anda akan dilibatkan dalam pergaulan2 baik, anda akan lebih dicintai istri anda.

Maka mulai dari sekarang, lihatlah setiap orang sebagai target penggembiraan. Dan tanpa sadar kita membangun kekuatan diluar diri kita,untuk membantu kita menjadi pribadi yang gembira.

Kalau anda mengeluh tentang lambannya kehidupan, maka cek yang anda kerjakan. Apakah keinginan anda besar tetapi yang anda lakukan kecil?, Jika jawabannya ‘ya’ maka anda sulit bersabar.

Inginkan yang besar, perhatikan orang lain bagaimana mencapai kebesaran, ikhlaslah rayakan kehebatan orang lain, jangan dengki orang berhasil.

Iri itu bahaya, karena membuat kita dengki orang kaya, padahal tidak semua orang kaya, kaya dengan ketidak-jujuran.

Salah satu cara untuk mengenali diri dan kemudian tubuh adalah mengakui kehebatan orang lain. Dengannya kita lebih ikhlas melihat diri sebagai pribadi yang harus belajar.

Jadi kalau yang kita inginkan besar, maka tertariklah kepada orang2 yang berhasil melakukan hal2 yang besar; lalu tiru-lah dia. Meniru sesuatu sesuatu yang baik, membuat yang lemah dalam kehidupan kita lemah. Sehingga jika kita bersabar, kita bersabar dalam perjalanan naik. Bukan bersabar menyesuaikan diri dengan kelemahan.

Semua keberhasilan terbaik anda datang setelah kekecewaan yang anda hadapi dengan sabar. Jika kita sudah jujur, sudah bekerja keras, sudah patuh sama Tuhan tetapi belum berhasil, tidak ada cara lain kecuali bersabar.

Kita akan bersabar selama kesabaran dibutuhkan, sampai kapanpun tidak ada batasnya.

Tuhan berjanji “Bersama kesulitan ada kemudahan” dan janji itu diulang dua kali. Marilah kita membiasakan diri untuk menerima kesulitan dengan damai, lalu menjernihkan pikiran untuk melihat kemudahan yang datang bersama kesulitan.

Kapanpun kesulitan itu datang kepada anda, upayakanlah untuk mencari hal2 yang sekarang menjadi mudah bagi anda. Lalu perhatikan apa yang terjadi.

Demikian resume singkat dari Mario Teguh Golden Ways dengan Topik  Sabar Sampai Kapan? .

Jika sekiranya didapati kekurangan – suatu kebahagiaan bagi kami,
apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.

Jika sahabat ingin mendengarkan kembali audio rekaman lengkap-nya, sahabat bisa unduh file audio-nya disini.

 

Sumber: http://salamsuper.com/mario-teguh-golden-ways-22-agustus-2010-sabar-samp...

Mario Teguh Golden Ways 8 Agustus 2010: Lalu Perhatikan Apa yang Terjadi

Sahabat Indonesia yang baik, berikut adalah resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 8 Agustus 2010, dengan Topik Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi. Dalam
perjalanan MTGW yang ke-2 tahun, dapat disimpulkan bahwa program Golden
Ways adalah suatu program untuk meng-confirm bahwa hukum sebab akibat
itu nyata dan pasti. Orang tidak perlu menunggu hari perhitungan,
karena saat ini adalah hari perhitungan dari apapun yang dilakukan
selebelumnya. Hari perhitungan telah terjadi; bagi yang baik akan
mendapatkan kebaikan, bagi yang buruk akan mendapatkan keburukan.

Begitupun bagi yang malas maupun yang rajin akan mendapatkan hasil
dari yang dilakukannya. Jika dalam setiap program Golden Ways selalu
ditutup dengan Kalimat “Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi“, yang terjadi adalah akibat dari pilihan2 baik Kita.

Demikian besarnya kewenangan yang diberikan Tuhan kepada Kita;
sampai2 orang yang tidak mengetahui keberadaan Tuhan, yang tidak
menghormati Tuhan, bahkan yang lupa menuliskan “T” besar untuk panggilan Tuhan atau “A
besar untuk Allah semua tetap dikasihiNya.Bahkan ada orang yang tidak
percaya keberadaan Tuhan hidupnya tetap baik karena dia berupaya, soal
sampai kapan kehidupannya baik, tidak ada yang tahu.

Tetapi sebagian dari Kita yang tidak mengenal Tuhan berlaku seperti
dia mengenal Tuhan. Yang meneydihkan adalah orang yang mengaku mengenal
Tuhan dan beragama, berlaku seperti orang yang tidak mengenal Tuhan dan
tidak beragama. Jadi pilihan itu hak Kita, maka gunakanlah pilihan itu
sebelum Kita tidak bisa memilih lagi.

Segala sesuatu ditentukan oleh niatnya. Jaminannya, jika niat kita
baik; maka hidup kita akan baik, mungkin tidak segera, tetapi pasti.
Niat adalah penghijrah. Jika ada orang yang mengaku sudah bernita tapi
tetap malas, itu belum betul2 berniat, karena orang yang berniat pasti
menindak-lanjutinya dengan perbuatan yang mengubah keadaan. Semua
tindakan baik adalah tindakan kebahagiaan. Jadi orang yang belum
bahagia, harus melebihkan tindakan kebaikan.

Banyak sekali orang sudah tahu teknologi keberhasilan, sehingga kita
menganalisa keikhlasan. Padahal ikhlas itu tidak perlu dianalisa,
ikhlas itu dekat dengan tindakan. Kalau tahu itu tidak jujur, maka
langsung tolak dan tidak perlu dianalisa lagi. Orang yang tidak peka
hatinya, karena diganggu oleh analisa yang berlebihan.

Demikian resume singkat dari Mario Teguh Golden Ways dengan Topik  Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi , Mohon maaf karena kendala teknis resume ini dibuat sangan singkat, tetapi mudah-mudahan tetap bisa bermanfaat bagi sahabat sekalian.

Jika sekiranya didapati kekurangan – suatu kebahagiaan bagi kami,
apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.
Jika sahabat ingin mendengarkan kembali audio rekaman lengkap-nya,
sahabat bisa unduh file audio-nya disini.

Selamat Ulang Tahun Ke-2 untuk Mario Teguh Golden Ways.
Program Golden Ways adalah aset bangsa yang tak ternilai, yang
memberikan efek perubahan yang luar biasa bagi bangsa ini. Terimakasih
kepada Pak Mario Teguh dan team, yang telah memberikan pelayanan
terbaik selama ini. Kami yakin kebaikan yang telah Bapak lakukan, akan
mendapatkan balasan yang berlipat dari Yang Maha Kuasa.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa ‘Ramadhan 1431 H’ bagi Kaum Muslimin Muslimat di seluruh dunia. ‘Taqabalallahu Minna Waminkum Shiyamana Washiyamakum’. Semoga Ramadhan kali ini membawa perubahan yang lebih baik bagi kita semua. Amin….

 

Sumber: http://salamsuper.com/mario-teguh-golden-ways-8-agustus-2010-lalu-perhat...

Mario Teguh Golden Ways 1 Agustus 2010: Cinta Monyet

Sahabat Indonesia yang baik, berikut adalah resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 1 Agustus 2010, dengan Topik Cinta Monyet.  Cinta
adalah dorongan tidak logis yang mengharuskan kita dekat dan memiliki
objek dari kecintaan kita. Karena semua ini adalah mekanisme yang
dibangun Tuhan agar kehidupan berlangsung. Karena jika sudah tertarik
seperti itu, laki-laki dan wanita tidak lagi memilih, sehingga
keturunan dihasilkan dari hubungan seperti itu.    

Saat dimana kita jatuh cinta akan terasa sesuatu yang indah, nyaman
dan penuh warna. Lalu menggunakan kekuatan yang sama dalam pengertian2
yang baru, untuk menjadikan kita pribadi yang hidup dalam kecintaan
yang menghebatkan hubungan kita dengan orang lain.  

Sebetulnya kita tidak akan bisa menemukan cinta, kecuali kita mengijinkan cinta menemukan kita. Itu sebabnya kita harus menyediakan diri bagi cinta untuk menemukan kita dalam pergaulan2 yang baik, dalam impian dan perasaan yang baik, agar kita mudah ditemukan oleh cinta; karena cinta bukan sesuatu yang bisa kita karang atau kita produksi, cinta adalah hadiah. Untuk itu mari kita sediakan diri untuk dicintai oleh yang mencintai kita nanti.

Suara, ekspresi awajah, gerakan tubuh, pakaian yang dikenakan itu semua mengindikasikan kesiapan untuk dicintai. Ada orang yang tidak siap untuk dicintai diantaranya adalah orang sombong, melihat kejelekan lebih cepat, meninggikan diri, mengecilkan pendapat orang lain, dsb.

Kalau kesiapan untuk dicintai ini bisa dilakukan dari awal muda
sampai kita tua nanti, kenapa kita tidak memilih menjadi pribadi yang
lebih mudah ditemukan olehcinta. 

Semua sifat baik yang dianugerahkan oleh Tuhan tidak bisa
diunggul-unggulkan antara satu sama lain. Semua perasaan itu untuk
memuliakan kita.  Jadi bukanlah perasaannya, tapi kitalah yang
menggunakan perasaan itu untuk memuliakan diri.

Cinta adalah dorongan tidak logis yang mengharuskan kita dekat dan
memiliki objek dari kecintaan kita. Karena semua ini adalah mekanisme
yang dibangun Tuhan agar kehidupan berlangsung.

Karena jika sudah tertarik seperti itu, laki-laki dan wanita tidak
lagi memilih, sehingga keturunan dihasilkan dari hubungan seperti
itu.    

Jika kita mengenal kata
“Falling In Love” ada juga yang dinamakan “Falling Out Of Love”. Tidak
lagi mencintai itu ada, buktinya banyak pernikahan yang baru
berlangsung beberapa bulan bahkan beberapa hari saja sudah mulai
bertengkar. Hal ini disebabkan sudah hilang ketidak-logisanya dan mulai
kalkulatif. 

Kasih sayang itu lebih berniat, mengasihi itu ada kesungguhan, ada
pengertian mengenai tanggung jawab, ada pengetian mengenai nilai diri;
sehingga sebagai ayah mengasihi anaknya berdasarkan keputusan yang
sangat logis, begitupun terhadap istri. Kalau hal ini disebut logis,
berarti kasih sayang bisa dibangun dengan lebih terencana.

Kalau cinta kita harus menemukan diri kita ditemukan oleh cinta; tetapi kalau kasih sayag itu keputusan, apakah anda menjadi pribadi yang menyayangi orang lain atau tidak.

Kalau anda amenikah, alasannya apakah anda harus menikah dengan dia,
atau karena anda tidak bisa hidup tanpa dia?. Jika anda harus menikah
dengan dia, yang lebih penting adalah anda-nya; tapi jika anda tidak
bisa hidup tanpanya, maka yang lebih penting adalah dia.

Kalau begitu orang yang melihat pasangannya, kekasihnya atau
istrinya sebagai kekuatan kehidupannya, ia akan betul2 mencintainya
daripada yang mau memiliki.

Pekerjaan juga begitu, pekerjaan jangan hanya dilihat dari berapa
banyak anda dapat, pekerjaan anda pilih karena menjadikan anda apa?.

Jadi bukan yang anda dapatkan, tapi pilihlah pekerjaan atau profesi yang menjadikan. Orang yang hanya dapat itu bisa dapat dimanapun dan setelah itu habis dibelanjakan.

Tetapi kalau anda bekerja ditempat yang menjadikan anda pribadi yang
mahal, dan ditempatkan pada kedudukan2 yang tinggi, anda tidak harus
bergantung pada satu tempat, karena anda dihargai, dimanapun anda
berada.Maka pilihlah pekerjaan yang menjadikan, bukan hanya memberi.

Tiga pihak yang terlibat dalam cinta adalah yang mencintai, yang dicintai dan cintanya. Cinta sejati ada pada di yang mencintai, jadi cara menemukan cinta sejati bukan diobjeknya.   

Kemampuan mencintai adalah lebih penting daripada kualitas yang kita
cintai. Seseorang yang hatinya indah, bukan karena mencintai sesuatu
yang mudah dicintai.

Jangan melihat dan mensyaratkan keindahan dari yang akan kita
cintai, tapi lihatlah kepada diri apakah anda betul2 ikhlas menjadikan
diri anda pembahagia bagi jiwa yang lain.

Dalam proses mencintai dalam masa puber yang disebut cinta monyet
itu, yang sebetulnya indah sekali bukan gadis kecil yang kita cintai
itu, tetapi indahnya perasaan sebagai laki2 sekarang “i’m in love”
begitupun sebaliknya.

Jadi keindahan dalam masa puber itu adalah keindahan menemukan diri
sebagai pribadi yang sekarang mendewasa dan mampu memncintai.

Ada anak2 yang tumbuh dari masa puber yang pertama, masuk ke dalam
masa puber yang kedua dengan pubertas yang sama dengan masa puber yang
pertama. Sehingga banyakorang yang karir-nya bagus kemudian jatuh, karena ketertarikan fisik yang harusnya sudah selesai pada masa puber.

Berapa banyak orang besar mengorbankan penghormatan jutaan orang karena urusan2 yang harus sudah selesai waktu 14 tahun.

Jadi sebetulnya semua itu hanya masalah keputusan, apakah anda 14 tahun waktu jatuh cinta atau 44 tahun, masalahnya adalah menemukan diri sebagai pribadi yang mampu mencintai.

Jadi kesimpulan dari bahasan cinta monyet adalah ternyata bukan cintanya, tetapi perasaan dalam mencintai, karena keindahan mencintai adalah keindahan kehidupan. 
    
Kalau kita ikhlas menjadi pribadi yang bisa dibungkus oleh Tuhan dalam
kertas kado yang paling baik, diikat dengan indah, disemprotkan minyak
wangi.

Kalau kita bisa ditaruh dalam etalse dengan sorot lampu yang indah,
mengapa tidak kita ikhlaskan hati, pikiran dan prilaku kita, untuk
menjadi pribadi yang seindah itu, untuk Tuhan hadiahkan kepada
sebaik-baiknya wanita atau sebaik-baiknya pria, untuk kemudian kita
nanti menjadi sebaik-baiknyaorang tua bagi anak2 kita.

Ikhlslah menjadi pribadi yang hatinya baik, karakter adalah kekuatan penarik rejeki. Jadilah orang
yang hatinya baik, karena hati yang baik itu adalah tempat
berkembangnya semua perasaan baik, sikap2 yang mulia, pikiran2 yang
kuat dan terluncurnya tindakan2 yang bermanfaat bagi sesama.

Ikhlaslah untuk menjadi pribadi dengan hati yang baik. Lalu perhatikan apa yang terjadi.      

Demikian resume singkat dari Mario Teguh Golden Ways dengan Topik  Cinta Monyet , mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi sahabat sekalian.

Jika sekiranya didapati kekurangan – suatu kebahagiaan bagi kami, apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya. Jika sahabat ingin mendengarkan kembali audio rekaman lengkap-nya, sahabat bisa unduh file audio-nya disini.

sumber: http://salamsuper.com/mario-teguh-golden-ways-1-agustus-2010-cinta-monyet/

Mario Teguh Golden Ways 13 Juni 2010: Gossip

Sahabat Indonesia yang baik. Berikut adalah resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 13 Juni 2010, dengan Topik “Gossip“.
Gossip itu menjadi semakin penting karena orang semakin sadar dia harus
membangun nama baik. Semua gosip bertentangan dengan kepentingan kita
membangun nama baik. Itu sebabnya orang marah kalau digosipkan. Padahal
sudah jelas gosip itu tidak benar, karena kalau benar namanya berita.

Uniknya uang yang dihasilkan dari gosip jauh lebih besar daripada
memberitakan sesuatu yang benar, karena banyak orang menikmati kalau
orang berbicara tentang gosip. Gosip itu menarik sekali karena tidak
benar.

Maka jika seseorang tertarik kepada sesuatu yang tidak benar,
berarti ada ketidak-baikan dihati yang menikmati berita tidak baik
tentang orang lain. Kalau orang baik tidak akan menikmati fitnah
tentang orang lain.

Melalui bahasan ini semoga kita akan tegar kalau digosipkan, malah
bahkan bisa melihat kesyukuran dalam gosip itu. Dan kemudian menjadi
pribadi yang bijak yang menghindari keadaan yang bisa digosipkan.

Pria yang bicaranya tidak hati-hati kepada wanita, yang bercandanya
tidak hati-hati, yang pergi malam hari tidak dengan muhrimnya, didepan
orang lain semakin banyak pamer harta;  maka dia akan semakin banyak
difitnah.

Untuk itu hidarkan diri menjadi pribadi yang rentan fitnah. Maka
berbicaranlah yang baik, karena sebuah gelas itu warnanya ditentukan
oleh cairan yang ada didalamnya. Jadi kalau kita mau selamat dari
fitnah, pastikan yang keluar dari mulut kita itu baik, jaga pandangan
mata, kemudian jaga diri kita jangan sampai terlihat didalam lingkungan
dan pergaulan yang tidak baik.

Kalau kita digosipkan; pertama, ternyata tidak ada gunanya
memberikan klarifikasi kepada orang yang tidak percaya. Kedua, ternyata
gosip itu menjadi berkah, karena kita jadi tahu mana sahabat yang
sebetulnya, dan mana yang palsu.

Maka jika anda digosipkan, pertahankan tempat anda, berdirilah
gagah, hadapi lalu katakan “Akan kuperbanyak kebaikan-ku melawan
keburukan yang mereka upayakan”.

Kalau kita digosipkan, hanya tinggal bandingkan lebih banyak mana
yang percaya bahwa anda orang baik, atau yang mempercayai berita tidak
baik tentang anda.

Tetapi kalau kita tahu tidak ada yang terjadi yang ditujukan Tuhan
selain yang memuliakan kita, bahkan gosip itu harus disyukuri. Kalau
gosip itu menjadikan kita lebih baik, lebih berhati-hati, lebih
menghormati pergaulan, lebih menata pendekatan; berarti sesuatu yang
buruk itu menjadi kebaikan, kalau menjadikan kita lebih baik.

Demikian resume singkat dari Mario Teguh Golden Ways dengan Topik  ”Gossip“ ,
mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi sahabat sekalian. Jika sekiranya
didapati kekurangan – suatu kebahagiaan bagi Kami, apabila sahabat
sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya. Jika sahabat
ingin mendengarkan kembali audio rekaman lengkap-nya, sahabat bisa
unduh file audio-nya disini atau untuk unduh audio edisi lainnya disini.

 

http://salamsuper.com/mario-teguh-golden-ways-13-juni-2010-gossip/

Mario Teguh Golden Ways 06 Juni 2010: Rejeki Njepret

Sahabat Indonesia yang baik. Berikut adalah resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 06 Juni 2010, dengan Topik “Rejeki Njepret“.
Banyak sekali orang rejekinya sedang tertunda, dan berdo’a kapan bisa
kejepret dengan rejekinya. Dalam episode ini akan dibicarakan dari
sudut pandang yang lebih logis, supaya kita tahu apa yang selama ini
menahan rejeki kita dan apa yang membebaskannya untuk hadir dan
menyejahterakan serta membahagiakan kita hari ini.

Kebanyakan dari kita terus menua tetapi rejekinya tidak sama dan
sejalan dengan usia kita. Karena kita menua tetapi sering berbuat
salah, tidak mau mendengarkan nasihat, sering ngeyel dll.

Rejeki itu harusnya sama dengan dimana kita berada, kalau ia usia 40
tahun harusnya kaya-nya sesuai dengan usia 40 tahun, pangkatnya juga
setinggi yang direncanakan Tuhan. Tetapi semua ini tidak akan tercapai
jika sejak kecil tidak dilatih disiplin, misalnya sekolah saja masih
suka bolosan, ujian sibuk cari contekan; ia memang sibuk, tetapi ia
sibuk dengan jalan yang tidak jujur. Sehingga banyak orang dengan
rejekinya yang tidak besar, karena dia belum berlaku yang rejekinya
pantas bagi usianya. 

Jika ingin berejeki baik, orang itu harus ikhlas melepaskan perilaku
yang selama ini memperlambat pertumbuhannya. Kalau kita ta’at kepada
yang benar, kita akan berjalan dengan rejeki yang sesuai dengan
menuanya diri kita.  

Yang menjadikan seseorang itu hebat atau kecil adalah pendapat. Kita
harus memiliki pendapat kita sendiri, mempertahankannya untuk
membesarkan kita. Pendapat tidak boleh dipertahankan untuk memperkecil
kehidupan.

Perhatikan orang yang hidupnya lemah, lambat dan marah kepada
lingkungannya adalah orang yang sulit mengubah pendapatnya. Orang yang
berhasil besar, ia berhasil karena pendapatnya. Kalau begitu pendapat
itu  bukan asal punya, tetapi tepatnya pendapat. 

Menyuapi bayi tikus dengan susu gajah, tidak akan membuatnya menjadi gajah.
Sehingga kita bisa memilih menjadi bayi gajah. Siapapun anda jika ingin
berhasil, putuskan sekarang bahwa “Aku bayi gajah”; lalu perhatikan
para gajah, dan tiru prilaku gajah.

Terkadang kita tidak “Njepret” rejekinya karena kita itu bayi gajah
yang berprilaku kecil. Kita berprilaku kecil karena yang
dikhawatirkannya yang kecil2, yang dipikirkannya yang kecil2 dan yang
dipertengkarkannya dengan orang yang kecil2.

Kalau kita ingin rejeki kita menyusul, maka abaikanlah hal yang
kecil2 yang terbukti tidak memuliakan kita. Mulai kita ambil pikiran
orang2 yang besar, perasaan mereka, lalu perilaku mereka. Menirul-ah,
kalau meniru yang baik, mengapa ditolak?.

Kalau mau sama, sama dengan yang hebat. Kalau mau beda, beda dengan yang lemah.

Semua jawaban dalam kehidupan itu harusnya sederhana, tetapi kita
itu sering tidak percaya kalau jawabannya tidak kompleks. Seperti
anggapan dukun kalau dekat image-nya tidak manjur, dukun itu harus jauh
dan baru dikatakan manjur. Sama dengan nasehat, kalau orang dekat tidak
didengarkan, kalau orang jauh baru didengarkan. Sehingga kita sulit
menemukan jawaban yang baik, sebab kalau orang yang dekat tidak
didengarkan, sementara yang jauh walaupun salah dituruti.

Jadi mulai dari sekarang hidup ini kalau bisa disederhanakan, sederhanakanlah; kalau membutuhkan semangat, bersemangatlah.

Bagaimana kalau masalahnya ada pada diri kita, yang mempunyai sifat
malas?. Maka triknya supaya malas itu menjadi postitif, tetaplah
bekerja keras walaupun anda malas. Semua orang berbakat untuk malas,
karena malas itu tenaga yang hebat sekali. Kita ingin menjadi kaya
supaya kita bisa menugaskan orang lain melakukan tugas yang tidak kita
sukai; cara-nya bekerja keras saat ini supaya bisa malas2an nanti.

Maka lakukanlah sesuatu yang sederhana, yang anda sudah tahu
jawabannya, lalu pastikan anda setia dalam jalan yang sederhana itu.

Takut itu wajar karena kita belum tahu ukuran dari beban. Setelah
tahu ukuran dari beban itu kita akan berani. Kita tidak mungkin
melakukan sesuatu dengan ikhlas, mengenai hal yang kita anggap sulit
dan tidak ada gunanya.    

Penderitaan tidak harus datang dari penderitaan. Kebahagiaan yang ditelantarkanpun bisa menjadi sumber penderitaan.

Banyak orang ketika memiliki uang yang tidak banyak lebih
berhati-hati, lebih hemat, lebih menghargai istri, anak dan tetangga;
tapi setelah punya banyak uang sombong, karena dia merasa segala
sesuatu bisa dibeli dengan uang. Padahal rejeki yang dia dapatkan itu
sangat mungkin adalah rejeki anak, istri atau pembantu yang dilewatkan
melalui dia.

Tidak ada orang yang rejekinya sendiri, rejeki-nya pasti melibatkan
orang lain, jadi kita tidak boleh sombong. Karena kalau kita sombong,
akan diberikan masalah2 seperti rejekinya sendirian.

Orang2 yag sudah baik dalam hidupnya harus melihat kebaikan sebagai
cara membaikkan, inilah orang yang agresif. Orang yang agresif melihat
segala sesuatu yang dimilikinya sebagai yang terbaik, untuk mencapai
yang lebih baik, karena ia percaya yang paling baik belum datang.

Maka terimalah yang kita miliki sebagai yang terbaik, untuk mencapai
yang lebih baik, karena percaya yang paling baik belum datang.

Demikian resume singkat dari Mario Teguh Golden Ways dengan Topik  ”Rejeki Njepret“ ,
mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi sahabat sekalian. Jika sekiranya
didapati kekurangan – suatu kebahagiaan bagi Kami, apabila sahabat
sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya. Jika sahabat
ingin mendengarkan kembali audio rekaman-nya, sahabat bisa unduh file
audio-nya disini atau untuk unduh audio edisi lainnya disini.

 

Sumber : http://salamsuper.com/mario-teguh-golden-ways-06-juni-2010-rejeki-njepret/

Mario Teguh Golden Ways 29 Agustus 2010:Yang Menjadikan Doa Terjawab

Sahabat Indonesia yang kualitas hatinya menentukan kualitas rejekinya, berikut adalah resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 29 Agustus 2010, dengan Topik Yang Menjadikan Doa Terjawab.
Banyak diantara kita didalam berdoa tidak mengeti logika bahwa yang
kita minta itu sering sebagai akibat.  Kalau kita mngerti bahwa doa itu
harus sebab, kita tidak banyak mudah marah, gusar, atau kesal karena
yang kita minta belum datang. Mintalah untuk diberikan ijin untuk
aktif, produktif didalam hal2 yang menyebabkan doa kita terjawab.

Orang baik rejekinya akan baik, karena rejeki adalah tanggung jawab
pribadi. Maka jika rejekinya belum baik maka yang harus diperbaiki
adalah membangun pribadi jadi orang baik.

Jadi orang yang baik  akan berupaya untuk memperbaiki diri dan yang
dikerjakannya rahmat bagi sesama, maka logis sekali kalau rejekinya
baik.

Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia
lainnya, maka pekerjaan dan dirinya haruslah bermanfaat bagi orang lain.

Kalau kita merasa belum pantas untuk meminta yang besar, maka
pantaskanlah diri anda bagi permintaan besar. Tetapi ingat Tuhan itu
Maha Berkuasa, orang tidak pantaspun kalau disayangi akan diberi.

Orang2 yang disayangi Tuhan akan diberikan kewenangan untuk
meminpin, untuk membaikkan kehidupan, untuk merapikan sikap masyarakat.

Jadi jangan ukur kita akan pantas atau tidak, jadikanlah diri kita untuk mengkekasihkan diri kepada Tuhan.

Datang sebagai kekasih Tuhan, bicara kepada sesama sebagai orang
yang disayangi Tuhan. Karena tanda2 yang yang disayangi Tuhan, dia
menyayangi sesama.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa ternyata terbukti yang berdo’a lebih penting dari do’anya.

Seseorang yang hatinya tidak bersih, harinya penuh dugaan buruk,
prilakunya tidak mengindahkan kehidupannya sendiri, sekalipun membaca
do’anya Rasulallah tidak akan berdampak. Tetapi seseorang yang
berprilaku
seperti Rasulallah, tidak bero’apun akan diberi; karena dia membuktikan
semua yang diraskan, diucapkan dan dilakukanya sebagi bukti dia berdo’a.

Dan dia yang ingin betul2 dikasihi Tuhan, dia menjadikan
kehidupannya sebagai do’anya, agar dia menjadi pelayan bagi pemuliaan
kehidupan sesamanya dan sebagai pelestari bagi semua ciptaan Tuhan
dialam.

Orang yang berdoa ingin menjadi orang pandai, maka pikirannya diisi dengan ilmu, hatinya diisi dengan penghormatan kepada guru.

Orang yang ingin pribadinya dihormati, yang dilakukannya adalah
menghormati dulu; maka ikhlaslah menghormati orang, jangan ukur orang
itu harus besar untuk dihormati.

Menghormati orang besar itu wajar, karena dia orang besar; tapi dibutuhkan hati yang besar, untuk meghormati orang kecil.

Berarti orang yang telah menjadikan kehidupannya sebagai doanya,
seperti tidak perlu berdoa lagi. Karena pikirannya selalu dipenuhi
dengan pikiran baik, hatinya selalu dipenuhi dengan kasih sayang.

Setiap orang punya masalah, setiap orang punya stress seindiri,
keraguan dan ketakutan. Bagaimana kalau kita menjadi yang mensahabati
dia, dan membantu dia sehingga dia merasa tidak sendiri.

Orang seperti ini akan dipelihara oleh Tuahn sebagai pembahagia sesama.
Orang2 yang dipercaya Tuhan sebagai pembahagia sesama, dia tidak mintapun diberi, apalagi kalau minta.

Tidak ada rejeki selain dari Tuhan, maka kita hanya berharapa rejeki
kepada Tuhan. Maka yang menjadikan doa terjawab itu, salah satunya
adalah ikhlas ber-Tuhan.

Karena dalam meminta kepada Yang Maha Berkuasa, kita membatalkan kekuasaan Tuhan dengan mempercayai selain Tuhan.

Marilah kita didikkan kepada anak2 kita bahwa kesederhanaan yang
jujur itu jauh lebih terhormat daripada kebangsawanan yang tidak amanah.

Maksudnya janganlah sampai anak itu menginginkan jadi orang kaya, tetapi memulainya sebagai anak muda yang tidak jujur.

Kalau kita bicara mengenai kejujuran, yang sulit sekali kita
anjurkan kepada orang yang sudah jadi, anjurkanlah kepad anak2 kita;
teladankanlah kejujuran itu.

Marilah ikhlaskan diri kita untuk menjadikan pikiran kita hanya
dengan yang baik2. Kalau anda memikirkan sesuatu harus yang baik2,
yaitu membaikkan saya dan orang lain; kalau selain dari ini maka
hindari.

Marilah kita muliakan hati kita hanya dengan yang baik2, memuliakan
hati diawali dengan memikirkan yang baik dan berprasangka baik kepada
orang lain.

Marilah kita indahkan prilaku, karena prilaku yang cantik ini adalah bukti bahwa pikiran dan hati kita baik.

Semua ini yang menjadikan anda disahabati banyak orang, karena
kecintaan Tuha kepada kita itu dicerminkan melaui kecintaan orang
kepada kita. Karena orang yang dicintai banyak orang itu dicintai Tuhan.

Kesimpulannya, mudah2an dengan pikiran, hari dan prilaku yang baik,
kita menjadi pribadi yang tidak harus meminta untuk diberi, karena
keseluruhan kehidupan kita sudah doa.

Lalu kita tutup dengan keikhlasan yang sangat dalam dengan satu kata yang sangat penting sekali, yaitu Amin…

Demikian resume singkat dari acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik Yang Menjadikan Doa Terjawab.

Jika sekiranya didapati kekurangan – suatu kehormatan bagi kami, apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.

Jika sahabat ingin mendengarkan kembali audio rekaman lengkap-nya, sahabat bisa unduh file audio-nya disini.

 

Sumber: http://salamsuper.com/mario-teguh-golden-ways-29-agustus-2010yang-menjad...

Anda Tak Boleh Bernegosiasi Dengan Impian Anda

alt
Anda tidak boleh bernegosiasi dengan impian Anda.
Bernegosiasilah dengan apa yang harus Anda lakukan untuk mencapainya.

Anda memang mungkin akan berakhir dengan keharusan untuk menerima yang kecil, jika Anda kalah dalam bernegosiasi dengan orang lain.

Tetapi itu adalah kemungkinan yang bisa Anda perbaiki dengan menjadikan diri Anda lebih ahli dalam jalan dan cara negosiasi.

Tetapi, Anda akan hanya mengharapkan sebuah kehidupan yang kecil, jika Anda menang bernegosiasi melawan impian Anda sendiri.

Maka, jangan tawar impian Anda.
Jangan kurangi yang mungkin Anda capai.

Apa pun yang Anda impikan, biarkanlah ia besar dan tinggi.

Lalu, besarkanlah harapan Anda, tuluskanlah doa Anda, ikhlaskanlah kelebihan pelayanan Anda, dan utuhkanlah keberserahan Anda.

Jangan kalahkan hak Anda untuk berhasil.

...........

Seorang nenek kebetulan berlalu saat saya berjalan menelusuri sisa-sisa
dari yang dulunya adalah bangunan-bangunan tua nan elok di pinggiran
sungai Batang Arao, Padang.

Dia membawa semua harta yang dapat dibawanya, dengan senyum dan keramahan yang membekukan langkah saya.

Jiwa yang kuat dan ikhlas seperti ini belum tentu berlabuh dalam
badan-badan yang lebih muda, yang lebih kuat, dan yang lebih sehat.

Kekuatan jiwa adalah masalah keputusan.

Anda memutuskan untuk kuat, atau tidak.

Itu pilihan Anda. Bukan pilihan orang lain.

Jangan harapkan orang lain, yang akan memutuskan apa yang harus Anda hidupi dengan berani.

Ini kehidupan Anda.

Keputusan kehidupan adalah keputusan pribadi.

Putuskanlah dengan berani,

Karena, Keberanian adalah bukti dari iman.

Keberanian

1.Anda tidak akan pernah mengetahui seberapa besar yang bisa Anda capai, sampai Anda ikhlas mencoba yang selama ini Anda takuti.

2.Kebodohan yang berani akan mengalahkan kepandaian yang ragu-ragu.

3.Jika Anda lebih berani, Anda akan mengambil tugas yang lebih besar dan tidak memantaskan diri untuk dihargai kecil.

4.Peningkatan kemampuan mengikuti peningkatan keberanian. Tidak ada gunanya kemampuan tanpa keberanian.

5.Lebih beranilah. Jangan mengikhlaskan diri untuk gaji kecil asal ada pensiun, kemudian mengeluh sampai pensiun dan setelahnya.

6.Jika Anda tertarik untuk memasuki kehidupan yang lebih sejahtera, justru lakukanlah yang selama ini Anda takuti.

Mario Teguh Super Note: Marilah Kita Memuliakan Kehidupan

alt
Sahabat saya yang mulia hatinya,

Mohon Anda perhatikan, bahwa tidak sedikit dari kita berlaku dengan
keramahan yang tidak cukup baik untuk betul-betul mengerti kehidupan.

Tidak sedikit dari kita yang hanya ‘tampak’ mendengar, tetapi
sebetulnya sedang merencanakan apa yang akan dikatakannya – segera
setelah lawan bicaranya selesai berbicara.


Sehingga, banyak perdebatan yang sebetulnya hanyalah kesibukan dua
pihak yang saling membicarakan pendapatnya masing-masing, tanpa
keterbukaan hati untuk mendengarkan dan mengerti pendapat orang lain.

Bukankah tidak mungkin bagi siapa pun untuk menjadikan dirinya seratus persen salah, atau menjadi seratus persen benar?

Bukankah kita diperintahkan untuk menemukan keindahan di dalam perbedaan?

Bukankah Tuhan Yang Maha Perkasa itu akan langsung saja menjadikan kita
semua satu umat dengan satu pendapat, jika Tuhan tidak mengilhamkan
keindahan di dalam keberagaman dari semua ciptaan-Nya?

Dan bukankah keberagaman yang tersederhana tetapi yang paling utama
dalam kehidupan ini, adalah penciptaan segala sesuatu yang
berpasang-pasangan?

Marilah kita sadari, bahwa di saat kita meyakini sesuatu, ada sesuatu
yang lain yang memberikan alasan bagi orang lain untuk meragukannya.

Maka janganlah kita meyakini apa pun yang tidak memuliakan kehidupan.

...........

Sahabat saya yang besar impian-impian hatinya,

Marilah kita menasehatkan kebenaran dan kesabaran bagi satu sama lain.

Janganlah berlama-lama mengisi kehidupan dengan perbantahan yang lebih
mengutamakan tidak berubahnya pendapat lama yang tidak memuliakan
kehidupan.

Marilah kita menyegerakan keterlibatan dalam kehidupan yang ceria dan
sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan yang meningkatkan kualitas hidup kita.

Kemudian, jika kita merindukan tempat-tempat yang mulia dalam kehidupan
kita di dunia dan di surga, marilah kita melebihkan kecintaan yang
menjadikan diri dan pekerjaan kita rahmat bagi sesama.

Marilah kita memuliakan kehidupan.

Mario Teguh
24.02.2010

Against All Odds (Menentang Semua Kemungkinan)

Nasib itu - tidak permanen.

Sesuatu yang kita sebut 'nasib' itu bukanlah sebuah keadaan yang permanen.
Dia sangat lentur, luwes, dan reaktif.
Dia berespon kepada kualitas sikap dan tindakan tindakan kita - tanpa menyumbangkan pendapatnya sendiri.
Dia – nasib itu, berupaya sangat netral; meskipun sebetulnya dia sangat berpihak kepada keberhasilan dan kebahagiaan kita.
Nasib sudah berdiri di samping peraduan Anda sejak mata Anda terpejam tadi malam.
Dia tidak sabar menunggu kebangunan Anda, agar pagi ini Anda
mengupayakan pelayanan kepada orang lain – kebaikan bagi orang lain
yang penting bagi kebaikan sang nasib.
Tetapi, lebih sering daripada tidak, nasib itu dikecewakan oleh orang yang terjaga- tetapi tidak bangun.

 Bagi mereka
yang bangun - yang tegap dan bertenaga – dalam pekerjaannya; nasib akan
mengambil bentuk sebuah istana yang megah dan gemerlap.
Tetapi, bagi mereka yang tidak bangun, walau pun terjaga; nasib akan mengambil bentuk sebuah penjara.

Keberuntungan. Kapan kah Anda akan berpihak kepada saya?
Sebagian orang hanya mempercayai adanya satu nasib – yaitu nasib buruk.
Dan dia akan menggunakan keyakinannya itu untuk menjelaskan kesulitan hidupnya.
Sebagian yang lain hanya mempercayai satu nasib yang satu lagi - yaitu nasib baik.
Dan dia akan menggunakan yang diyakininya itu untuk menjelaskan keberhasilan orang lain yang tidak disukainya.
Nasib itu ada yang buruk, dan ada juga yang baik.
Itu sebabnya kita harus membuktikan bahwa kita bernasib baik, melalui
keberanian untuk memutuskan dan bekerja keras untuk menjadikan
keputusan itu sebuah keputusan yang baik; yaitu keputusan yang
menjadikan kita bernasib baik.

Se-untung-untungnya seseorang yang lupa, tetap lebih untung orang yang ingat.
Bila Anda terus ingat dengan hak Anda untuk mencapai
impian-impian kepemimpinan Anda, maka mudah bagi Anda untuk menyiapkan
diri bagi peran-peran yang mengharuskan kebaikan dan perbaikan di
lingkungan Anda.
Dan karena Anda termasuk pribadi yang siap, Anda akan melihat bahwa ternyata nasib baik lebih berpihak kepada dia yang siap.
Maka jawab lah pertanyaan ini.
Semua yang sedang Anda kerjakan sekarang, termasuk juga pekerjaan yang sedang Anda hindari itu - apakah
mereka akan menjadikan Anda seorang pribadi yang lebih siap?
Dan bila jawaban Anda adalah 'Ya', kesiapan untuk apa kah itu?
Apa kah Anda mengetahui dengan pasti untuk apa kah kesiapan yang sekarang sedang Anda bangun itu?

Kartu Apakah Yang sedang anda Pegang?
Seandainya semua kemenangan dalam permainan kartu
ditentukan oleh kualitas kartu yang dipegang oleh seseorang, maka
teknik paling penting dalam permainan kartu adalah teknik membagi kartu
-bukan memainkannya.
Lalu, segera setelah seseorang menerima pilihan kartu yang buruk, dia harus segera menyerah.
Dan rekannya yang mendapatkan pilihan kartu yang baik - harus segera melompat berdiri dan mengumumkan kemenangannya.
Tetapi apakah memang begitu?
Kemenangan dalam kehidupan ini, persis seperti permainan kartu -yaitu,
bukan kartu yang Anda pegang yang menentukan kemenangan Anda, tetapi
bagaimana Anda memainkan kartu apa pun yang ada pada Anda.
Kualitas yang prima tidak menjamin keberhasilan bagi siapa pun, tetapi
penggunaan yang bersungguh-sungguh dari kualitas apa pun yang kita
miliki - itu lah jalan terbaik menuju jaminan yang Anda inginkan.

Penderitaan tidak menyebabkan penderitaan.
Lebih jauh, sebuah penderitaan tidak harus menyebabkan terlahirnya penderitaan yang lebih besar lagi.
Karena, penderitaan bisa datang bahkan dari sebuah kebahagiaan - bila kebahagiaan itu ditelantarkan.
Penderitaan adalah kualitas perasaan yang pada pribadi-pribadi bintang
seperti Anda, sebetulnya adalah kekuatan asli yang terjahitkan dalam
upaya Anda untuk keluar dari penderitaan.
Tetapi, sebagian orang berhasil memisahkan perasaan sakit itu dari
upaya-nya, sehingga dia bisa meratap dalam perasaan sakit-nya, tanpa
terlibat dalam upaya untuk memperbaiki keadaannya.

Penderitaan adalah hasil dari pilihan sikap dan perilaku yang
memperbesar kesempatan datangnya penderitaan - maka pilih lah sikap dan
perilaku yang memudahkan tercapainya kebahagiaan.
Keberhasilan yang paling manis adalah keberhasilan yang dicapai melalui kesulitan dan penderitaan.
Bila semuanya mudah, maka keberhasilan tidak akan disebut keberhasilan - ia biasanya disebut “. terang aja!”..

Penderitaan bukan lah hasil dari sebuah penderitaan.
Bila semuanya mudah, maka tidak ada hasil yang bisa disebut keberhasilan.
Sadari lah bahwa seruling yang melantunkan kemerduan suara surgawi itu
- berasal dari buluh bambu yang disayat oleh pisau yang tajam dan
dilubangi oleh batang besi yang membara.



(Sumber: Mario Teguh Super Talk 03.03.2006 at Ramako 105.8FM)

Mario Teguh Super Note: Berlakulah Lebih Damai, Lalu Perhatikan Apa Yang Terjadi

Sahabat saya yang mulia harapan-harapannya bagi keluarga,
Ambillah rumah kecil yang sesederhana apa pun.
Ia akan lebih indah daripada istana semegah apa pun yang berisi pertengkaran.

Ingatlah, bahwa
Tujuan dari semua keberhasilan adalah pulang ke rumah dengan perasaan damai.

Apakah yang sebetulnya kita harap untuk dicapai dengan upaya
berkelanjutan dan tanpa letih, untuk menemukan kesalahan satu sama lain,
dan menggunakan semua muslihat untuk membuktikan
bahwa pasangan kita salah?


Apakah kita membutuhkan kemarahan dan kebencian sebagai jalan untuk mencapai kehidupan yang baik dan berbahagia?

Mengapakah kita tidak memilih suasana yang damai,
pengertian yang menerima dan memaafkan,
ketulusan yang memesrakan,
dan kepolosan yang menggembirakan satu sama lain?

Mengapakah demikian penting bagi kita untuk merasa benar
di atas kesalahan kekasih hati kita?

Jika kita saling mengasihi,
mengapakah kita mengupayakan kepuasan dari penyiksaan hatinya?

Mengapakah kita tidak saling mengupayakan kegembiraan bagi satu sama lain?

Mengapakah kita tidak melihat bahwa kesedihan hati kekasih kita
adalah pencacatan kehidupan kita sendiri?

Mengapakah penting bagi kita untuk merasa menang dalam keluarga yang pasangannya terkalahkan dan terkecilkan?

Marilah kita lebih berkasih sayang.

Bahagiakanlah kekasih Anda,
karena itu adalah cara terdekat untuk membahagiakan diri Anda sendiri.

Indahkanlah kecintaan Anda kepada keluarga,
karena cara terdekat untuk memperbaiki rezeki
adalah meningkatkan kualitas kasih sayang dalam keluarga.

Berlakulah lebih damai,
lalu perhatikan apa yang terjadi.

...........

Sahabat saya yang berbakat menyayangi,

Bangunlah persahabatan dengan setiap jiwa di keluarga Anda.

Sebuah kebersamaan yang tidak dibangun di atas sebuah persahabatan,
akan menjadi sebuah istana pasir yang menunggu air pasang naik.

Ingatlah bahwa,

Bukan tidak cukupnya kasih sayang,
yang membuat sebuah kebersamaan itu tidak membahagiakan – tetapi tidak cukupnya persahabatan.

Saya menantang Anda

untuk berani meninggalkan semua pertempuran dalam karir dan hidup Anda,
mengabaikan semua ancaman, dan meninggalkan semua kekhawatiran Anda,
untuk pergi berdua saja dengan pasangan Anda, dan mentampankan dan mencantikkan diri bagi satu sama lain,
dan melihat dalam-dalam masuk ke mata masing-masing dengan perasaan rindu akan masa-masa indah berpacaran dulu.

Berbicaralah dengan kesyahduan dan keanggunan seorang pesinetron muda yang lebay.
Mendesah-desahlah, bergeraklah lambat, dan katakanlah apa pun yang
menjadikannya merasa sebagai mutiara terindah dalam hati Anda.

Mohon Anda menahan tawa saat Anda memandang wajahnya.

Jagalah wajah Anda lurus dan anggun dalam berbicara mesra dengan suara lembut Anda – yang hampir berbisik dan mendesah itu.

Jika Anda tetap tidak tertawa dalam melakukan ini, pasangan Anda yang akan tertawa terbahak-bahak.

………..

Kapankah Anda terakhir kali makan malam yang mesra, hanya berdua saja?

………..

Sahabat saya yang berada dalam perhatian baik Tuhan,

Mudah-mudahan Tuhan menjadikan kita lebih mudah berlaku mesra kepada
anggota keluarga kita, dan memampukan kita menikmati kebersamaan dalam
keluarga kita dalam kedamaian dan kesyukuran.

Janganlah kita menemukan kebersamaan lain yang lebih indah daripada kebersamaan dengan keluarga kita.

Mudah-mudahan Tuhan menjadikan kasih sayang Anda kepada keluarga,
sebagai pengharus bagi penjawaban semua doa dan harapan dalam kerja
keras Anda.


Mario Teguh, 27.02.10

Mario Teguh Super Note: Ketegasan Yang Membahagiakan

Sahabat saya yang mengutamakan kebaikan sebagai pengisi hati dan pikirannya,

Marilah kita mulai dengan satu kalimat yang meyakini keindahan asli pribadi kita, bahwa:

Kalimat-kalimat yang menerangkan adalah yang mengingatkan kita mengenai keindahan asli pribadi kita.

Seperti, contohnya;

Kita disebut mengasihi Tuhan jika kita mengutamakan cara-cara hidup yang membahagiakan Tuhan.


Tuhan Maha Mendengar, maka kita menjaga agar hati dan mulut kita hanya menyuarakan yang baik.

Tuhan Maha Mengetahui, maka kita menjaga agar pikiran kita hanya terlibat dalam analisa, rencana, dan rancangan yang baik.

Tuhan Maha Melihat, maka kita menjaga agar diri kita hanya melakukan yang baik-baik.

Marilah kita melihat kepada diri kita sendiri saat ini, untuk menanyakan:

Jika kekasih belahan jiwa Anda bisa mendengar suara hati Anda,
mengetahui rencana Anda, dan melihat yang Anda lakukan saat terpisah
darinya, apakah dia akan merasa berbahagia?

Jika jawaban kita adalah ‘tidak’, kira-kira sudah berapa lamakah kita
meminta Tuhan untuk mendengar, mengetahui, dan melihat yang tidak
membahagiakan belahan jiwa dan keluarga kita?

Jika jawaban Anda adalah ‘ya’, Anda tidak perlu menjelaskan apa pun,
karena kualitas hidup Anda yang indah itu adalah tanda dari kesetiaan
Anda untuk menjaga hati, pikiran, dan tindakan yang membahagiakan Tuhan.

Kalimat-kalimat yang menerangkan adalah petunjuk.

Sebagian besar orang yang letih dalam perjalanan hidup yang panjang dan
yang belum tentu sampai, adalah orang yang mengambil petunjuk yang
menjauhkan.

Dua orang yang berbeda, dengan usia yang sama – belum tentu sampai pada
kualitas hidup yang sama. Yang satu telah berjaya, dan yang satu lagi
masih dalam perjalanan yang meletihkan.

Tetapi, mengapakah mudah bagi sebagian dari kita untuk mempertahankan cara-cara yang tidak memuliakan kehidupannya?

Kita tidak lagi menggunakan pompa air yang berusia 50 tahun, karena
teknologi dan keefektifan operasinya sudah tidak sesuai lagi dengan
tuntutan efisiensi kita hari ini.

Sebetulnya, pemikiran yang sama kita tetapkan atas semua hal yang tidak menghasilkan.

Sehingga,

Jika kita masih mempertahankan sebuah metode hingga hari ini, betapa
pun usia dari rancangan petunjuknya, itu berarti metode itu tetap
berdaya-guna dalam meningkatkan kualitas kehidupan kita.

Agama kita, telah berapa lama ada?

Fakta bahwa agama masih dipertahankan keberadaannya oleh kemanusiaan
sampai hari ini, berarti perannya bagi pemuliaan kehidupan kita, dari
dulu dan sampai kapan pun – ada, nyata, pasti, dan tidak bisa
dilepaskan dari sendi kehidupan apa pun.

Dengannya, tidak patut bagi seseorang untuk mengatakan bahwa kehidupannya dan agamanya adalah dua hal yang terpisah.

Agama adalah nasehat.

Dan, tidak ada keraguan di dalamnya.

………..

Telah banyak kehidupan yang dimuliakan oleh kesetiaan kepada agama.

Dan masih banyak jiwa yang menyesalkan lambatnya diri mereka sendiri
dalam menerima yang telah jelas berpihak kepada kebahagiaan mereka,
tetapi sedang menikmati kesenangan sementara yang akan membesarkan
penyesalan di masa tua mereka.

Dan berapa banyak jiwa yang sedang merindukan keindahan dari kebaikan,
tetapi yang masih sulit membawa dirinya untuk mulai patuh?

Kalimat-kalimat yang menerangkan adalah berita gembira bagi orang-orang yang mengasihi Tuhan.

Periksalah semua landasan dari kegembiraan dan kedamaian Anda, dan
segera hati Anda akan tertunduk haru dengan kesyukuran bahwa kebaikan
hidup yang telah diijinkan untuk Anda nikmati – adalah karena
keikhlasan Anda dalam menjadikan petunjuk Tuhan sebagai pemandu
ketepatan hidup Anda.

Itu sebabnya kita harus berbicara mengenai kebaikan dan petunjuk
mengenai kebaikan – dengan cara-cara yang penuh kasih sayang, karena
kebaikan bukanlah sesuatu yang mendamaikan untuk didengar oleh orang
yang masih membiarkan dirinya berjalan tanpa petunjuk.

Jika kalimat penerang adalah berita yang menggembirakan bagi yang
beriman, maka yang merasa tidak damai mendengar kalimat penerang –
adalah orang beriman yang tahu bahwa dia belum berlaku seperti yang
diimaninya. Dan itu tidak mungkin mendamaikan.

Dengannya,

Ketidak-damaian adalah tanda penuh kasih yang secara khusus
ditujukan kepada jiwa-jiwa baik yang sedang mendahulukan kesenangan
sementara.

Itu sebabnya, jika semakin besar keyakinan kita atas kebenaran yang
kita nasehatkan, harus semakin tinggi kualitas kesabaran kita.

Karena sesungguhnya, dalam menasehatkan yang baik – tugas kita bukanlah
untuk menjamin terjadinya perubahan kepada yang membutuhkan perbaikan,
tetapi apakah kita telah berupaya menjadi penyampai nasehat dengan cara
se-pengasih mungkin.

Perubahan kualitas hidup seseorang sepenuhnya adalah hak Tuhan.

Jika keluhan kita penuh berisi ketidak-nyamanan, kekurangan, kesulitan,
dan keterbatasan dalam hidup – akan indah sekali jika kita
menengadahkan wajah, membuka telapak tangan, dan melamatkan ratapan
hati kita ke langit – ke arah kerajaan langit yang sistem
pemerintahannya di tata dalam keterhubungan langsung antara setiap jiwa
dengan Tuhan-nya Yang Maha Berkuasa.

Ya ..., langsung - antara satu jiwa dengan Tuhan-nya.

Dan,

Untuk setiap jiwa yang sedih, Tuhan Yang Maha Mendengar sedang
menanti ketulusan keluhannya, yang termasuk mengakui perannya sendiri
dalam mendekatkan dirinya dengan yang menyedihkannya.

Untuk setiap jiwa yang merasa diperlakukan tidak adil, Tuhan
Yang Maha Adil sedang menanti pengertiannya untuk ikhlas menerima
keadaan yang diijinkan oleh Tuhan untuk terjadi, dan juga berlaku adil
kepada sesama dan kepada Tuhan.

Untuk setiap jiwa yang marah, Tuhan Yang Maha Perkasa sedang
menanti keterbukaannya bahwa kemarahannya adalah tenaga yang harus
digunakan untuk memindahkan dirinya sendiri dari sikap-sikap dan
cara-cara yang memarahkan, dan naik kelas ke keadaan-keadaan yang lebih
baik.

Untuk setiap jiwa yang pedih karena perendahan oleh orang lain,
Tuhan Yang Maha Memuliakan akan menemaninya dalam perjalanan tenggelam
dalam kesedihannya, menemuinya di dasar kesedihannya, dan dengan penuh
kasih akan menyisipkan kekuatan yang magis kedalam pikiran, hati, dan
otot-ototnya untuk bangkit dan menghadapi perendahan dengan gagah
berani - sebagai jiwa yang berhak bagi kemuliaan, yang menyandarkan
harapannya bagi kemuliaan diri hanya kepada Tuhan Yang Maha Mulia.

Dan untuk setiap jiwa yang hampir menyerah, Tuhan Yang Maha
Penolong akan mendekatkan telinga dari jiwa yang hampir menyerah itu
kepada suara-suara yang menasehati, menampilkan teladan baik bagi
penglihatannya, dan memasukkannya kedalam pergaulan dengan orang yang
menyabarkan diri dan kemudian dimuliakan karena kesabarannya.

………..

Dan Tuhan menggetarkan hati yang mengerti, dengan kesyahduan yang tak dapat dijelaskannya, ... tetapi hatinya tahu.

Hatinya menjadi lembut, selembut kulit bayi yang menjadi pembungkusnya di hari lahirnya.

Matanya menjadi sangat dekat dengan air mata yang menggelimang dengan sinar damai dari kasih sayang Tuhan kepadanya.

Lehernya memanjang karena terulur oleh deretan pujian dan kesyukuran
yang menghubungkan dasar hatinya dengan nama-nama Tuhan Yang Maha Utama.

Pengertiannya menjadi lebih ikhlas menerima niat-niat Tuhan yang tidak mungkin selain dari yang memuliakannya.

………..

lalu,

Dengan keseluruhan raga yang dihidupkan dengan nyawanya dan yang
di-individu-kan oleh jiwanya, dia menjadikan dirinya lebih utuh dalam
keimanannya.

Dan dengan tiada keraguan, dia menerima bahwa …

Kalimat-kalimat Tuhan yang menerangkan, adalah petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman.

………..

Maha Besar Tuhan dengan segala ilmu-Nya,

Dua ayat saja, telah mulai memberitakan pengertian yang besar dan
dalam, jika kita ikhlas membuka pintu hati dan pikiran kita bagi
pengertian yang berpihak kepada penyejahteraan, pembahagiaan, dan
pemuliaan kehidupan kita.

Sehingga, bukan hanya banyaknya kalimat penerang yang kita hapal,
tetapi juga pengertian yang mengindahkan penerangan itu, yang akan
memelihara kita di jalan lurus yang menghubungkan kehidupan kita di
dunia, dengan kehidupan kita di surga bersama semua jiwa yang kita
cintai dan yang dicintai Tuhan.

...........

Sahabat saya yang hatinya menjadi pelabuhan bagi merapatnya dan berangkatnya kebaikan bagi pemuliaan kehidupan sesama,

Marilah kita mengkekasihkan diri kita kepada Tuhan Yang Maha
Memaafkan, yang dengan pemaafan-Nya kita akan dimuliakan dengan
kehidupan yang sejahtera, yang penuh kebahagiaan, dan yang cemerlang.

MARILAH KITA BERLAKU TEGAS UNTUK YANG MEMBAHAGIAKAN.

Mudah-mudahan Tuhan tidak menunda lagi jawaban bagi harapan-harapan
hati Anda yang merindukan kesejahteraan dan kebahagiaan diri dan
keluarga yang Anda kasihi.


Mario Teguh, 27.02.2010

RUNGAN KEADILAN

RENUNGAN, fitrah ny laki laki suka nya PKS{perempuan kerudungan dan sholeh}perempuan suka nya PKS{pria kaya dan sholeh}udah nikah harapan nya PKS{pastikan keluarga sakinah}pny anak harapan nya PKS{pintar,kreatif,sholeh} udah tua ingin nya PKS{punya keturunan sukses}di akhirat berharap nya PKS{pertemuan kembali di syurga}MARI BERLOMBA BERAMAL AMIN

Hidup Begitu Berharga

"It's your choice, make it great day! – Itu pilihan Anda, jadikan  hari Anda menyenangkan."
Greg Gorman.

Hidup ini sebenarnya sangat singkat, karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan nanti. Kata sang Buddha, hidup ini hanya 2 tarikan nafas. Jika kita berhasil menghirup udara, belum tentu kita berhasil mengeluarkannya.

Sekedar ilustrasi, jika Anda ingin hidup 70 tahun, berarti waktu yang Anda miliki 25.500 hari atau 613.200 jam. Itupun sebagian besar digunakan pada masa kanak-kanak dan kita belum mengerti bagaimana menjalani kehidupan ini. Bisa jadi waktu yang benar-benar kita miliki hanya sepertiga bagian atau bahkan seperempat bagian saja.

AU BINTORO MERENTANG MASA - Jejak Langkah Sang Heartpreneur

"Teman Ikhlas mungkin tulisan ini bisa menjadi perenungan kita untuk lebih mengenal kata Ikhlas yg mudah diucapkan namun kita kerap kesulitan untuk menerapkannya."

Siapa yang tak kenal dengan Au Bintoro di Olympic Group, rasanya bukan hanya sekedar kenal, melainkan merasa dekat dan akrab dengannya, karena memang sosok yang sangat bersahaja ini, dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, apakah dia Office Boy, karyawan kontrak, hingga CCO, seolah tanpa sekat, siapapun bebas berbincang dan bergurau dengannya, bebas mengemukakan pendapat dan ketidaksetujuannya! Boleh dibilang kedekatan dan kepemimpinan Au Bintoro dalam lingkungannya layak disejajarkan dengan H.Achmad Bakrie – Pendiri Bakrie Group (Kalianda, Lampung, 11 Juni 1916 – Tokyo, Jepang, 15 February 1988) dan Drs.Thayeb Muhammad Gobel – Pendiri Nasional Gobel (Gorontalo, 12 September 1930 – Jakarta, 21 juli 1984), kedua Pengusaha Nasional yang menjadi legenda dan memulai usahanya dari nol ini, di lingkungannya dianggap seperti Pahlawan dan Cermin Kehidupan bagi seluruh lapisan karyawannya. Notebene : Antara H.Achmad Bakrie, Drs.Thayeb Muhammad Gobel dan Au Bintoro, memiliki kesamaan dalam memimpin dan menjalankan usahanya, ketiganya sama menggunakan Power of Love ketimbang Power of Controle. Apalagi untuk meraih keuntungan pribadi semata dengan menekan bawahannya maupun partner bisnisnya. Maka tak heran bila di Bakrie Group, Nasional Gobel maupun di Olympic Group suasana kekariban, kebersamaan dan pembelajaran senantiasa tercipta.

Temuan Ilmiah Modern: Syukur Menambah Nikmat !

Sumbawanews.com.- Ilmuwan meneliti peran sikap bersyukur atau berterima kasih. Bersyukur, selain menyehatkan jiwa-raga, juga mendorong terjalin dan terbinanya persahabatan antar manusia. Sikap berterima kasih atau bersyukur mendorong terjalin dan terbinanya persahabatan antar manusia. Inilah kesimpulan S.B. Alqoe dkk. asal University of Virginia, Amerika Serikat (AS). Hasil penelitiannya dimuat di jurnal ilmiah Emotion, edisi Juni 2008 dengan judul “Beyond reciprocity: gratitude and relationships in everyday life” (Lebih dari sekedar hubungan timbal balik: sikap bersyukur dan persahabatan dalam hidup keseharian).

Cinta Pekerjaan

          Suatu hari, ibu muda dihadapkan oleh pekerjaan yang begitu banyak. Ditengah rumah penuh debu, tumpukkan piring kotor, cucian baju yang menumpuk, belum lagi urusan administrasi, sang ibu dalam dongeng waktu gadisnya dikenal sebagai putri salju (Snow white) menyanyikan lagu yang sangat mengesankan yaitu whistle while you work (bersiul sambil berkerja).Bahkan sesekali melantunkan sa’ir yang berlafas islami dengan merdunya. Tak hanya dalam nyanyian, dia memang benar-benar mampu bergembira saat bekerja. Nyanyian dan geraknya mencerminkan suasana kerja yang penuh suka cita, pengabdian dan kesungguhan.

Mario Teguh Versus Shakespeare

Oleh Mulyo Sunyoto

Jakarta (ANTARA News) - Dini Ardiyanti (35) tertegun di ruang kerjanya setelah membaca selembar surat keputusan atasannya yang baru. Karyawati perusahaan swasta nasional itu dimutasikan dari jabatannya sebagai "corporate secretary" menjadi staf divisi litbang perusahaan.

Jadilah yang terbaik dalam yang Anda lakukan

BE THE BEST AT WHAT YOU DO
Jadilah yang terbaik dalam yang Anda lakukan
 
Dearest Super Members,
 
Pertanyaan sederhana yang bisa menghilangkan perbendaharaan kata dari hati yang malas, adalah:
 

Bila Anda tidak ingin menjadi yang terbaik,

lalu Anda ingin menjadi apa?

Bila dia tetap menjawab selain untuk menjadi yang terbaik, maka jawaban itu meratap keluar dari diri yang memposisikan masa lalunya yang lemah - sebagai rancangan masa depannya.
Ingatlah, bahwa

Pages