Serba Serbi
Motivasi
Membaca Buku Menonton Film | Membaca Buku Menonton Film |
|
|
|
| Ditulis Oleh Arahman Ali | ||||||
| Jumat, 08 Agustus 2008 19:26 | ||||||
|
Membaca Buku Menonton Film Untuk menambah informasi dan pengetahuan, bacalah buku. Itu kata orang baheula. Jaman sedikit berubah. Untuk menambah pengetahuan dapat pula memperolehnya dengan menonton film. Tentu saja, film-film yang ditonton harus dipilih. Tontonlah film-film bermutu. Tontonlah film-film yang memberikan pencerahan pada kita. Untuk mempermudah pilihan, kita dapat melihat daftar film-film terbaik versi Oscar, Cannes, Golden Globe, Berlin Film Festival, Oberhausen, Sundance, dan lain sebagainya. Kini, buku dan film tak jauh berbeda. Ada film yang dibuat berdasarkan isi buku. Misalnya film Lord of the Rings, God Father, dan yang lainnya. Ada pula buku yang ditulis ulang berdasarkan film laris. Jikalau bosan membaca buku, tontonlah film. Sebagian besar novel klasik, dan novel bestseller sudah difilmkan oleh orang film di Hollywood. Isi ceritanya tak jauh berbeda. Perbedaannya terletak pada pengimajinasian. Jika membaca buku, setiap adegan diimajinasikan oleh pembaca, sedangkan dalam film kita dibantu oleh sutradara. Perbedaan lainnya, membaca buku merupakan aktivitas personal. Sedangkan menonton film dapat dilalui perseorangan atau bersama-sama kawan. Membaca buku beramai-ramai tentu tak enak! Berbeda sekali dengan film. Tapi harus diingat kembali, bahwa buku-buku non-fiksi jarang difilmkan. Sangat jarang. Yang ada paling film dokumenter yang diinspirasikan oleh buku. Film-film dokumenter yang berasal dari National Geographic merupakan intisari dari sejumlah hasil penelitian, dan rangkuman dari pelbagai buku. Menonton film dokumenter kita dapat menambah pengetahuan ihwal geografi, antropologi, biografi tokoh sosial, bahkan politik. Membaca buku dan menonton film, tentu berguna untuk menambah pengetahuan. Asal buku yang dibaca dan film yang ditonton terpilih. Jangan sembarangan. Jikalau asal saja menonton film maka pengetahuan yang kita dapatkan sekedarnya pula. Film-film action hanya membuat kita terhibur, tak memberikan pencerahan bagi pribadi kita. Sekali lagi, membaca buku dan menonton film, tentu berguna untuk menambah pengetahuan. Asal buku yang dibaca dan film yang ditonton terpilih. Oleh
|
||||||
| Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 08 Agustus 2008 20:42 ) | ||||||
| < Sebelumnya |
|---|
| Ancaman Ganja Selengkapnya |
|
1. Untuk memperkaya perbendaharaan bahasa Sumbawa, silakan masuk ke menu kamus yang ada di ------> Sumbawa ----> kamus atau akses secara langsung melalalui www.kamus.sumbawanews.com dan masukkan kata-kata bahasa Sumbawa yang anda pahami/ketahui.
redaksi sumbawanews |