LANJUTKAN Yang AMAN

altPerdebatan untuk melanjutkan  dan mengamankan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus bergulir didunia maya. Bagi yang tidak mengetahui perkembangan di KSB sudah tentu akan bingung dengan dua kata  “Lanjutkan dan AMAN “ yang acapkali diklaim oleh masing masing pendukung dalam Pilkada kali ini.

“Lanjutkan” mengandung pengertian mempertahankan kebijakan yang sudah diterapkan selama lima tahun terakhir ini di KSB.

“AMAN” sama sekali tidak berkolerasi dengan kata Kerja namun lebih terinisiasi pada padanan dua nama Andi Azizi – dirmawan. Meskipun hanya sebatas kependekan, fenomena AMAN di asoasiasikan sebagai kondisi KSB yang akan AMAN jika dipimpin oleh pasangan Andi – Dirmawan.

Melanjutkan sudah tentu diharapkan jika berdampak positif terhadap apa yang terjadi selama lima tahun terakhir di KSB. Memang muncul pro dan kontra mengenai dampak tersebut, namun semuanya tetap mempunyai alasan yang kuat mengapa kebijakan pasangan Zulkifli Muhadli – Mala Rahman perlu dilanjutkan. Lanjutkan akan berkonotasi positif jika rakyat merasakan dampak pembangunan selama ini. Namun lanjutkan bisa juga berkonotasi negative jika saja mengacu pada apa yang dituduhkan oleh rival incumbent atas ketidakberesan selama ini di KSB.

Konon untuk melanjutkan sesuatu jauh lebih sulit dibandingkan harus memulai sesuatu. Investasi untuk melanjutkan haruslah benar-benar berdampak “dirasakan” bukan sebatas klaim semata. Melanjutkan  berarti ada keyakinan besar, apa yang dilakukan selama ini benar-benar amanah dan didukung oleh rakyat. Melanjutkan tidak perlu kerja keras meyakinkan masyarakat jika saja selama ini masyarakat sudah menerima haknya. Melanjutkan berarti telah meninggalkan jejak yang tetap dikenang dan rakyat sulit melepaskan kenangan tersebut. Hasilnya Pasti kemenangan didapatkan.

Aman merupakan sebuah tawaran “Untuk” tidak melanjutkan apa yang ada. Aman dihembuskan sebagai solusi atas kedaaan yang tidak perlu dilanjutkkan. Jadilan sebuah pertarungan sanak family yang memanasi ubun-ubun rakyat.

KSB memanas! Memang kondisi tersebut diciptakan dalam beberapa bulan terakhir. Dua kubu bertarung merebut sebuah kursi yang harganya hanya dinilai dengan gaji sekitar 6juta perbulan. Bayangkan dengan dana kampanye yang dikeluarkan salah satu kontestan yang mendekati angka Rp.2.3Milyar,sampai kapan kursi tersebut bisa menutupi angka tersebut.

Ruang untuk menentukan siapa yang perlu dilanjutkan atau di amankan tinggal beberapa hari lagi. Rakyat akan membuat sejarah baru bahkan Pilkada KSB tanpa anarkisme bisa diwujudkan.

Nah siapapun terpilih yang pasti kebijakan positif yang ada selama ini perlu dilanjutkan dan untuk melanjutkan kebijakan tersebut perlu lingkungan yang Aman.

Ayo…pilih Amankan dulu atau lanjutkan saja ….?

Kategori: