Massa Pontang Panting Di Kejar Polisi Di DPR

Jakarta, Sumbawanews.com. – Setelah Massa mendobrak Pintu gerbang kantor DPR RI akhirnya Polisi memukul pendemo di depan gerbang DPR.. Pendemo pun berlari ke arah belokan yang menuju Palmerah.

Aksi ini pun semakin seru saat Polisi menggunakan mobil barracuda untuk menghalau pendemo dan membunyikan sirine kencang-kencang. Hal ini pun mengganggu demonstran yang langsung menyerbu barracuda itu.

Polisi tidak terima akibat massa yang mulai beringas, saat demonstran menyerbu barracuda polisi itu, puluhan hingga ratusan polisi keluar dari pintu kecil dekat gerbang DPR. Gerbang DPR terbuka, dan ratusan polisi juga keluar membawa tameng dan pemukul.

Polisi lantas menghalau demonstran dan mendorongnya jauh dari DPR, ke arah belokan Palmerah. Sempat juga terdengar tembakan gas air mata, dor! Dor!

"Adik-adik mahasiswa harus membubarkan diri, kalau tidak kami akan menindak kalian, karena kalian sudah merusak pagar negara!" demikian teriak polisi melalui pengeras suara.

Polisi kini tampak berjaga di depan gerbang DPR, Jalan Gatot Subroto hingga ke belokan arah Palmerah. Demonstran banyak yang masih bertahan di flyover Palmerah.

Dari Pantauan Sumbawanews dilapangan Polisi sempat memukuli ratusan pendemo dengan rotan bahkan banyak pendemo tersebut yang mengalami luka luka robek dan memar.

Bahkan Polisi sempat menahan 8 orang massa saat polisi menghalau massa tersebut. Sementara itu tol dalam kota dijaga ketat petugas Jasa Marga.

Pendemo di depan gedung DPR yang bermula mencapai hingga ribuan orang, namun saat hujan turun massa yang tersisa tinggal berjumlah 300-an terdiri dari massa Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), HMI, PMII, dan beberapa kelompok lainnya, saat itulah polisi mulai menghalau massa pendemo tersebut.(Erwin Siregar)
 

Kategori: