Wamen ESDM Tidak Setuju Dengan Program BLSM

Wamen ESDM Tidak Setuju Dengan Program BLSMJakarta, Sumbawanews.com. – Dalam Rapat Dialog Kenegaraan bertema Kenaikan BBM untuk Siapa di lobi DPD RI Rabu (21/3/2012) tadi Siang Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengatakan Bila harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dinaikkan sekarang, pemerintah mendatang akan merasa senang dan tidak terbebani.

"Jika dinaikkan BBM sekarang pemerintah mendatang akan senang. Bohong kalau tidak senang," katanya.
 
Menurut Widjajono, pada periode lalu, tepatnya tahun 2008, pemerintah SBY menurunkan harga BBM dari Rp 6.000 jadi Rp 4.500. Widjajono yang pada tahun 2008 menjabat sebagai Dewan Energi Nasional (DEN) mengaku tidak setuju dengan penurunan harga BBM. Karena, dana yang ada dari hasil penurunan itu juga tidak digunakan untuk membangun infrastruktur.

 

Bahkan, dalam prediksinya, bila Obama terpilih maka BBM akan naik. Dan hal itu benar terjadi. "Akibatnya, pemerintah SBY pada periode kedua pun terbebani."Tuturnya.

Menurut Widjajono, subsidi BBM itu akan membuat ketergantungan pada BBM terus meningkat.

 

Menanggapi penolakan sejumlah kalangan termasuk DPR, menurut Widjajono, hal itu hanya perbedaan persepsi.

 

 "Dulu yang minta supaya BBM naik kan DPR juga. Supaya kenaikan itu dimasukkan ke dalam APBN perubahan. Sedangkan demo yang menolak, katanya, masih kalah banyak bila dibandingkan dengan yang menerima. “katanya.

 

Namun lanjut, Wamen ESDM, dirinya pribadi tidak setuju dengan program pemerintah dengan kenaikan BBM lantas memberikan Bantuan Langsung Tunai Sementara Masyarakat (BLSM).

 

“Saya juga tidak setuju dengan program BLSM tersebut, pasalnya saya anggap kurang tetap, “Ucapnya.

 

Alangkah tepatnya jika Subsidi yang diberikan kepada masyarakat sipatnya untuk membangun infrastruktur baik itu infrastruktur Gas, Angkutan Umum, Jalan, Puskesmas, Sekolah sekolah khususnya yang bermanfaat kepada beban masyarakat.” Jelasnya. (Erwin Siregar)

Kategori: