Taliwang KSB. Sumbawanews.com.- PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) dalam sepekan kedepan tidak hanya disibukkan oleh aksi demontsrasi aliansi 14 LSM KSB saja, namun ribuan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) serta Serikat Pekerja Tambang (Sepat) akan melakukan unjukrasa mogok kerja secara besar-besaran sejak Senin 2-10 Agustus 2010 mendatang (delapan hari-red).Data yang dihimpun wartawan Sumbawanews.com. kepastian jadwal aksi ribuan karyawan PTNNT yang tergabung dalam organisasi SPSI dan Sepat KSB itu, terungkap melalui Surat Nomor :037/PUK-PSP-KEP-SPSI. PTNNT/VII/22 Juli 2010, tentang mogok kerja dan menuntut pihak perusahaan untuk segera membayarkan gaji kelebihan jam kerja sesuai kesepakatan awal.
Wakil Sekretaris PUK Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PTNNT Muhammad Fachruddin Luhang pada wartawan membenarkan, bahwa pihaknya akan tetap melakukan aksi mogok kerja di perusahaan tambang emas dan tembaga itu, jika dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Depnaker provinsi NTB pada Kamis 29 Juli 2010 tidak juga ada kata sepakat, tentang sengketa pembayaran gaji kelebihan jam kerja para karyawan tersebut, “Kami dari SPSI dan Sepat KSB sudah tetapkan jadwal akan mogok kerja di PTNNT sejak tanggal 2-10 Juli 2010 atau delapan hari, jika tidak ada kata sepakat untuk segera membayar gaji lembur seluruh karyawan tersebut,” kata Fachruddin Luhang di Taliwang Rabu (28/7).
Dijelaskan, aksi mogok kerja ribuan karyawan PTNNT tersebut, karena pihak managemen perusahaan sejak awal pertemuan Bipartit hingga saat ini, belum ada kata sepakat untuk mengakomodir berbagai tuntutan yang disampaikan para pekerja tambang, “Aksi mogok kerja ribuan karyawan tambang PTNNT ini akan tetap digelar, karena sudah lima kali kami lakukan pertemuan bipartite, menuntut agar pihak perusahan segera membayar gaji lembur para pekerja tambang namun hingga saat ini belum juga terealisasi,” ungkap Luhang sapaan akrabnya.
Ditempat terpisah, H.Kasan Mulyono Manager Publik Relation PTNNT saat penyampaian Informasi background pada wartawan di Taliwang Rabu (28/7), membenarkan rencana aksi mogok kerja yang dilakukan oleh ribuan karyawan PTNNT yang tergabung dalam SPSI dan Sepat KSB itu, terkait belum adanya kata sepakat pada pertemuan awal tentang sengketa gaji lembur para pekerja tambang, “Pihak managemen PTNNT akan tetap membayar gaji para karyawannya, sesuai Memorandum of Understanding (MoU) sebelumnya yang hingga saat ini masih juga berlaku,” katanya.
Ditegaskan, pihaknya sangat menyesalkan rencana aksi mogok kerja yang akan dilakukan oleh ribuan karyawan PTNNT tersebut, karena pertemuan atau dialog tentang sengketa gaji kelebihan jam kerja para pekerja tambang tersebut sedang dalam pembahasan managemen perusahaan yang difasilitasi oleh Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) Provinsi NTB, “Kita akan kembali melakukan dialog bersama SPSI pada Kamis 29 Juli 2010 (Hari ini-red) untuk mengklarifikasi sengketa ini namun tidak benar jika PTNNT selama ini belum membayar upah lembur seluruh karyawannya,” ungkap Kasan Mulyono yang didampingi sejumlah staf PRlainnya.
Untuk diketahui, Organisasi massa yang sudah menetapkan jadwal aksi unjukrasa ke PTNNT tersebut, antara lain Aliansi 14 LSM KSB akan demo sejak senin 2-5 Agustus 2010 selama 4 hari, Security 911 PTNNT pada Rabu 4-6 Agustus 2010 (tiga hari-red) sedangkan SPSI dan Sepat KSB, mulai mogok kerja pada Senin 2-10 Agustus 2010 atau selama delapan hari kerja. (Hong)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...