Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 
 
 
Home Berita Utama Preman Mengancam, Demo Anti Korupsi Bubar

Preman Mengancam, Demo Anti Korupsi Bubar

E-mail Cetak PDF
Jakarta, Sumbawanews.com.- Aksi demo penggiat anti korupsi yang sedianya dilaksanakan di Bundaran Hotel Indonesia Minggu (29/11/09) akhirnya terpaksa bubar lantaran puluhan preman berusaha menyerang penggiat anti korupsi yang mulai berorasi.
Sedianya demo ini juga akan diisi dengan konser yang akan menampilkan musisi – musisi ternama seperti Franky, Trio Macam, Edo Kodolangit dll, terpaksa urung dilaksanakan karena pihak keamanan tidak mengijinkan pendirian panggung seperti halnya konser anti korupsi beberapa waktu yang lalu.
“Kita terpaksa membubarkan diri, karena ada pihak yang ingin membenturkan kita.” Jelas anggota Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Komtak) Effendi Gozali sebelum meninggalkan bundaran HI.
Puluhan massa bertampang sangar yang diduga preman bayar meneriak yel-yel “Bubarkan KPK, dukung Kapolri.”
Informasi yang dikumpulkan Sumbawanews,  preman ini didatangkan dari daerah tanah Abang dan sudah menguasai bundaran HI sejak pukul 06.00 Wib.
Melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk melakukan orasi, beberapa pentolan Komtak terpaksa melakukan konfrensi pers dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan satpol PP.
Kondisi dibundaran HI cukup dominan diisi oleh aparat kepolisian dan satpol PP, selebihnya dipojok depan Plasa Indonesia berkumpul puluhan preman yang terus mengawasi para aktivis yang berada didekat pinggiran air mancur.
“Mas, izin untuk demo sampai jam 11.00 wib.” Tegur petugas kepolisian bernama M.Nababan YTP kepada facebookers yang sedang berphoto.
Menjelang jam 11.00 wib Bundaran HI mulai sepi, bahkan para preman sudah meninggalkan bundaran HI sekitar pukul 10.15 wib. (sn01)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
Teddy Syamsuri HS.  - Sikap Yang Terpuji   |117.103.49.xxx |29-11-2009 17:03:45
Dengan adanya ancaman preman kemudian para pendemo anti korupsi membubarkan diri adalah sikap yang terpuji. Cara-cara yang sangat tidak patut ini mencerminkan yang menyuruh para preman tidaklah ksatria, apalagi memancing untuk publik agar terjadi benturan, memperlihatkan rasa ketakutan yang bisa diasumsikan karena berada pada pihak yang "bersalah".
roni  - bayaran   |125.161.244.xxx |29-11-2009 23:21:27
demo tergantung yang bayar...resiko demokrasi liberal....serta penerapan demokrasi poltik dengan demokrasi ekonomi seennjaaaaaaaaaaaaaaang buangeeeettt !!! hahahahahahaha.....orang2 pun lupa substansi karena "perut kosong"
Merahputih  - Pengadilan Rakyat   |118.97.8.xxx |07-12-2009 04:37:42
Pemerintahan sekarang adalah NeoOrba, demo tandingan segala.
Ingat kasus century tidak tuntas, rakyat siap AMUK MASSA seperti mei 98 bahkan bunuh2an ala september 65.
Terlalu mahal akibatnya.
Yuda  - Ada Beberapa Perasaan   |202.70.54.xxx |15-12-2009 07:40:50
Setuju dan sangat setuju para koruptor diuber dan dihukum berat, tapi bagaimana dengan yang menerima suap dari sang koruptor ?! Seperti halnya kasus Bibit & Chandra yg menghebohkan itu, tentu menyisakan beberapa perasaan...., ada yg ketawa...., ada yg kecewa.... dan ada yg penasaran.....
Terakhir Diupdate ( Minggu, 29 November 2009 21:51 )  

Editorial

Kegagalan Paket RAHMAT: Satu Partai, Dua SK Dukungan Politik
23/02/2010 | Syahrul Salam
article thumbnail

Sumbawanews.com.- Tepat Senin (22/02), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengumumkan hasil verifikasi terkait data pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Sekitar [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
12/03LA[INDA BIDOSKepada Yth: Bapak Gubernur NTB TGH Zainul Majdi, M.A, Bapak Bupati/ Wali Kota Se Pulau Sumbawa, Pimpinan DPRD Se Pulau Sumbawa, dan Seluruh LSM, Ormas, Mahasiswa di Pulau Sumbawa.
09/03emitronInfo : Iklan Baris Via SMS, Iklan Baris Kompas Via sms hub. Emitron Cs. 021 8378 5208,
09/03mamadsemoga seluruh amal, ibadah
09/03irawnkyai habat
08/03holly madisonmari kita nonton porno!!!!!
07/03salsabilasaya bagian dari warga lenangguar yg menjadi tki krna tdk adanya lapangan kerja,mdhan pmimpin muda dpt perjuangkan dodo rinti nantinya,
07/03salsabilasaya mendukung cln pemimpin muda.
07/03Komunitas BABUJUInnalillahiwainnalillahiraziun, Komunitas BABUJU mengucapkan Turut Berduka cita yang mendalam atas Meninggalnya Walikota Bima, HM. Noer A. Latif (28 Okt 1951 - 7 Maret 2010). Semoga Keluarga, Sahabat, kerabat serta masyarakat Kota Bima diberikan ketabahan dan kesabaran... Amin Ya Rabb...
06/03sunandaraku bahwa islam adalah agama yang di ridhai allah??????
06/03Q_wimmungkinkah perubahan terjadi di suatu wilayah, apabila pemimpinnya tidak mengerti dengan keadaan ruang atau bahkan tidak mengindahkan aspirasi masyarakatnya
05/03lliii
03/03joe
03/03joe
02/03harymencari..
02/03mamadjadikan pulau sumbawa sebagai percontohan bagi daerah2 yang lain
 

Mainkan MP3  Ringtone Antikorupsi IKRAR
Untuk Download Klik kanan MP3 lalu Save link as

Download Ringtone MP3 Visi Misi, Klik kanan lalu save link as