
Jakarta, Sumbawanews.com.- Momentum pilkada 26 April 2010 merupakan pesta demokrasi rakyat terbesar bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Rakyat sebebas-bebasnya dapat menentukan pemimpin yang sangat layak mempimpin KSB ke depan. Pemimpin yang dipilih oleh rakyat ini harus mampu mengubah tatanan perekonomian KSB yang masih mengandalkan sektor pertambangan.
Perlu diketahui, karakteristik KSB yang terpenting adalah kekayaan SDA yang sangat berlimpah, terutama tambang emas. Emas dan tembaga telah dieksploitasi secara komersial oleh PT Newmont Nusa Tenggara sejak 1 Maret 2000 di Batu Hijau (kecamatan Jereweh dan Sekongkang) dengan potensi cadangan bijih sebesar 1 milyar ton dengan kandungan 0,525% tembaga dan 0,37 gram emas per ton. Meskipun kabupaten ini kaya sumber daya alam tetapi KSB belum mampu membuat regulasi yang jelas mengahadapai perekonomian KSB pasca tambang.
“Pemerintah seharusnya membuat regulasi yang mengarah kepada pembangunan berkonsep skala prioritas dan mendukung perekonomian berbasis unggulan” Jelas Dinul Haq pemerhati politk muda KSB kepada Sumbawanews, Sabtu (30 Januari 2010) via telepon seluler.
Kekayaan alam yang berlimpah jelas menjadi modal dasar yang berharga untuk akselerasi pembangunan daerah. Namun harus disadari bahwa pembangunan berbasis sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, tidak akan berkelanjutan dalam jangka panjang (non sustainable). Sebagai misal, dengan kapasitas produksi saat ini, masa tambang Batu Hijau akan berakhir pada tahun 2025.
Hal ini telah banyak pula disadari oleh berbagai komponen masyarakat yang kemudian memunculkan wacana peralihan keunggulan komparatif dari keunggulan pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui menjadi keunggulan pada sumber daya yang dapat diperbarui.
“Pemerintahan sekarang belum mampu membuat wadah yang utuh bagaimana KSB mentransformasikan diri dari perekonomian berbasis tambang menjadi perekonomian berbasis keunggulan lainnya yang tidak mengandalkan hasil tambang”. Jelas Dinul Haq yang saat ini menjabat Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. (sn01)
lalu bagaimana kbar pncalonan Busrah ...
Siapapun yang kemudian akan memimpin ...
Kami dari pemuda maluk akan memperjua...
Kami dari pemuda maluk akan memperjua...