Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Utama Pekerja Pemukiman Transmigrasi Diserang Malaria

Pekerja Pemukiman Transmigrasi Diserang Malaria

E-mail Cetak PDF
SUMBAWA BARAT, SumbawaNews.com.- Puluhan pekerja di proyek pemukiman tranmigrasi yang berlokasi di Tongo II Satuan Pemukiman (SP) II Desa Talonang Kecamatan Sekongkang diserang malaria.

Diperkirakan, proyek pemukiman dengan anggaran senilai 3,9 Milyar berasal dari dana APBN ini diperkirakan bakal molor karena para pekerja yang didatangkan oleh rekanan ketakutan untuk menetap dilokasi ini.

Proyek yang berdiri dilahan seluas kurang lebih 300 hektar ini, seharusnya rampung pada bulan desember mendatang.
Hanya saja, akibat malaria menyerang pekarja, dipastikan proyek tersebut bakal molor, seperti yang diakui oleh Deman, mandor di proyek tersebut.

Menurutnya, dari seratus lebih pekerja yang didatangkan kelokasi ini, hampir separuhnya yang terserang penyakit malaria. "Hampir setengah pekerja dipulangkan karena terserang malaria," akunya.

Selain itu, Deman juga mengungkapkan beberapa cerita mistis yang kerap kali membuat pekerja ketakutan. "Kami juga sering diganggu mahluk halus pada malam harinya," tambahnya.

Hal ini dibenarkan oleh kontraktor proyek tersebut, Frans. Kepada wartawan, dia mengatakan, sekarang ini pihaknya kesulitan untuk mendatangkan pekerja karena mereka takut akan terserang malaria. "Sebelum mereka dipekerjakan kami sudah memberikan obat anti malaria. Hanya saja, obat tersebut tidak mempan," katanya.

Walau demikian, Frans mengaku pihaknya optimis bisa menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu dan bisa segera dimanfaatkan oleh calon transmigrasi nantinya. Selain terkendala penyakit malaria, sejak awal pengerjaan proyek tersebut juga telah mengalami berbagai masalah sehingga waktu mulai bekerja molor hingga empat bulan.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Transmigrasi, Dinas Kependuidukan Catatan Sipil Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi ( Dukcapilsosnakertrans) KSB Nur Hikmah SPt, membenarkan kejadian ini. Kepada wartawan dia mengatakan, banyak pekerja yang harus dipulangkan karena terserang penyakit malaria.
Dia juga mengakui adanya keterlambatan dimulainya proyek tersebut. "sejak awal proyek ini mendapat kendala mulai dari lambatnya keluar Ijin Penebangan Kayu (IPK) dari Departemen Kehutanan sehingga rekanan terlambat mulai bekarja," akunya.

Rencannya, untuk tahap pertama proyek tersebut membangun 100 unit perumahan tipe 36 dengan ukuran 6x6. Dimana setiap kepala keluarga akan mendapat lahan seluas 1 hektar.

Tahap kedua akan dibangun 100 rumah lagi yang akan ditempati oleh KK yang berasal dari KSB dan pulau Lombok.

Sekarang ini, sudah ada 282 warga KSB yang mendaftar, padahal yang dipersiapkan untuk warga KSB hanya 50 unit rumah. "Karena banyaknya permintaan, kita akan melakukan seleksi ketat untuk mengetahui siapa warga yang lebih berhak mendapatkan sarana pemukiman ini," ujarnya. (Cep)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
Terakhir Diupdate ( Selasa, 17 November 2009 06:38 )  

Editorial

Illegal Mining Tetap Berlangsung
11/07/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Sumbawa, Sumbawanews.com.- Meskipun Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengeluarkan peringatan keras akan menindak tegas pelaku illegal mining di O;lat Labaoang Kecamatan Lape, tetapi peringatan itu t [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
30/07sayapa rungan
29/07akihiroketika tentara jepang kalah pada perang dunia II..jepang di wajibkan menyerahkan seluruh harta rampasan perang kpd sekutu di hawaii... 3 kapal perang jepang yang membawa harta rampasan berupa emas, permata dan kekayaan kerajaan2 di asia tenggara hilang dlm perjalanan menuju hawaii... di sinyalir ketiga kapal itu sengaja di tenggelamkan di pantai selatan sumbawa.. seluruh harta di masukkan kedalam gua di tengah hutan sumbawa..seluruh pasukan dan harta tersebut di bom bersama2 dlm gua tersebut... foto satelite nasa menunjukkan ada gundukan logam mulia di daerah dodo..itulah mengapa newmont berkeras memperluas wilayah tambangnya ke daerah tersebut... krn di belakang newmont ada raksasa keuangan jepang bernama sumitomo..yg berniat mencari harta tersebut..
29/07jackharta karun itu di kuasai ghoib... begitu pula emas..dia kan muncul di suatu daerah tertentu.... kemudia pada saatnya nanti dia akan hilang lg.... jd mumpung lg muncul..ya serbuuuuuuuuuuuu
29/07isdjsiayas
29/073321boddddddddo
29/073321:)
29/07hendrotak sabar ingin melihat sumbawa lebih maju dari daerah lain
29/07oriebuktikan!
29/07bosangsekali AN-NUR tetap AN-NUR menang!!!
29/07dewi gi mna cara qta cara masukin baesiswa ke pt.newmont
29/07MukhlisNonda ade nonda pang tana Samawa
29/07MukhlisRoa gama balong tana samawa pang tin-tin amgkang mudi....Amin...
28/07SryOlat cabe adlh calon lokasi penambangan. tp sayang Bupati sudah meneken bln 4 kmrn tanpa pengetahuan Rakyat. Apakah Anda msh mw bilang LANJUTKAN......?
28/07ivanmau sampai kapan lingkungan kita tercemar?karna penambangan ilegal di olat labaong... apa tidak mikir dampak apa yang akan kita rasakan?
28/07lipensemoga masyarakat yang melakukan penambangan ilegal di olat labaong diberi kesadaran oleh tuhan.... janganlah anda merusak kelestarian alam dengan kesenangan jangka pendek