
Jakarta, Sumbawanews.com.- Kelangsungan akan adat dan budaya Sumbawa semakin teramcam diakibatkan oleh minat masyarakat Sumbawa untuk melestarikan budaya leluhur tersebut semakin memudar, demikian pandangan ketua umum Ikatan Keluarga Sumbawa Jakarta raya (Ikasum Jaya ). H.L Hermawansyah dalam dialog sehabis berbuka puasa bersama di kediaman Din Syamsuddin, Selasa (9/9) malam.
Dicontohkan oleh Her, keberadaan kain Kre alang yang merupakan tenun khas Sumbawa saat ini mulai menjadi barang langka, bahkan perajin kain kre alang di wilayah Sumbawa bisa dihitung dengan jari.
Kre alang, adalah salah satu kain tradisional masyarakat Sumbawa yang dipakai untuk acara-acara adat resmi maupun yang sifatnya nasional.Kre Alang dibuat dengan alat tradisional yang disebut sesek.
Ikasum Jaya akan memberikan perhatian lebih agar adat dan istiadat Sumbawa ini tetap dilestarikan, langkah kongretnya Ikasum jaya akan mendatangkan seperangkat pakaian adat Sumbawa dari Tana samawa.
"Ikasum juga akan menghimbau masyarakat Sumbawa di perantauan agar minimal menyediakan satu buah kain kre alang dirumahnya masing-masing," papar Her sambil menekannkan ini merupakan bentuk nyata agar adat istiadat tersebut tidak punah. (sn01)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|























maha Besar Allah dengan kekuasaan-Nya
Kepada Yth: Bapak Gubernur NTB TGH Za...
Na ya ajak to bola bae runtung ano na...
baru tau gw ada situs kyk gini...bany...