
Jakarta, Sumbawanews.com.- Kerja keras Komite Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP3S) selama 10 tahun sirna tatkala DPR RI tidak memasukkan usulan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) dalam pembahasan 33 Daerah Otonomi Baru (DOB) beberapa waktu lalu. Namun kekecewaan tersebut menghilang tatkala KP3S kembali memasukan proposal baru bernomor 1/KP3S/Mtr/IV/2010 tertanggal 22 April 2010 yang ditandatangani oleh Ketua Umum KP3S Hj. siti Maryam R.Salahuddin, SH dan sekrertaris KP3S H. salim HS,SH,MS,.
Proposal baru yang mengacu pada PP Nomor 78 tahun 2007 ini telah diterima oleh sekretariat komisi II DPR RI dengan agenda bernomor .../mp-3/10 pada Kamis (22/4) siang.
"Proposal tersebut akan saya jadikan dasar di Komisi II DPR agar PPS segera diagendakan untuk menjadi RUU." jelas Anggota Komis II DPR RI Pemilihan Jakarta dari Parta Gerindra Harun Alrayid saat bertemu dengan penggiat KP3S di gedung DPR RI Kamis (22/4) siang.
Ketua Umum KP3S Hj. Siti Maryam mengakui bahwa KP3S sudah dua kali memasukan proposal ke DPR RI, pertama tahun 2002 dan terakhir tahun 2007 lalu. "Malah Kp3S sudah pernah bertemu dengan anggota Komisi II yang menangani pemekaran wilayah saat itu." jelas Maryam.
Maryam juga menginformasikan bahwa KP3S sudah memasukkan proposal kajian ke Depdagri seperti halnya proposal yang pernah diajukan ke DPR RI.
"Kita akan kawal proposal yang baru sampai bisa dipastikan proposal PPS bisa menjadi RUU dan selanjutnya di Undangkan oleh DPR RI." jelasnya.
Sementara itu sekretaris KP3S Mataram Salim HS mengakui dalam proposal yang baru diajukan, secara administrasi belum lengkap 100%. "Secara bertahap KP3S akan melengkapi data-data berkas yang masih kurang." ungkapnya.
Salim juga berencana dalam waktu dekat roadshow sepulau Sumbawa untuk menjemput berkas-berkas yang masih kurang.
Kordinator Nasional Kaukus Muda Komite Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KAMPUS) Arif Hidayat yang juga menjadi rombongan di DPR RI juga sudah melakukan konsolidasi dengan semua jaringan KAMPUS yang ada di wilayah NTB dan luar NTB.
"KAMPUS siap menggalang kekuatan massa untuk menunjukkan kepada Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) bahwa provinsi pulau Sumbawa tidak bisa dihentikan begitu saja." tegas Arif.
"Malah kami sudah mempersiapkan spanduk selamat datang jika TGB berkunjung kepulau Sumbawa dengan isi 'Selamat Datang Gubernur Pulau Lombok/Gubernur NW di Provinsi Pulau Sumbawa." Cerita Arif. (sn01)
pilkada merupakan suatu yg riskan t...
dalam menang kalah dalam politik pil...
Dasar Rumah Sakit Goblok
Semoga ALLAH Memberikan HIDAYAHNYA ke...