
Jereweh, Sumbawanews.com.- Banjir bandang yang terjadi pada Jum'at (9/1) malam di Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat mengakibatkan sebanyak 800 hektar sawah tenggelam, 70 unit rumah penduduk hanyut, 161 unit rumah rusak berat, 30 unit rusak sedang dan dua jembatan rusak sehingga kerugiannya mencapai Rp12,5 miliar.
Meskipun bantuan mulai mengalir, namun korban banjir bandang masih membutuhkan bantuan mendesak berupa pakaian yang layak agar bisa segera digunakan untuk bersekolah.
"Ada masalah mendesak, anak-anak sekolah tidak punya pakaian untuk kesekolah," Jelas salah seorang korban banjir Maladi.
Diinformasikan oleh Maladi Bantuan pakaian tidak harus berupa pakaian seragam sekolah dari tingkat SD sampai SMU tapi juga pakaian bebas yang layak dipergunakan untuk bersekolah termasuk sepatu dan alat tulis.
Bantuan pakaian dapat dikirim langsung ke daerah terkena musibah atau bisa menghubungi sdr. Maladi di nomor HP 081339584828. (sn01)
Photo-photo Banjir dapat di hyperlink http://www.sumbawanews.com/berita/photo/photo-photo-banjir-jereweh.html
Data sementara dampak fisik banjir Jereweh tanggal 9-10 januari kemarin (Sumber:Comrel PT Newmont Nusatenggara -PTNNT)
Desa Belo : 33 rumah hanyut, 1 pos yandu, 136 rumah rusak berat dan 30 kepala keluarga masih ditampung di Gedung wanita Belo.
Desa Beru : 9 rumah hanyut, 21 rumah rusak berat, 55 rumah rusak ringan dan 9 kk masih di penampungan.
Desa Goa : 1 rumah rusak berat dan 356 rumah rusak ringan.
Desa Dasan Anyar : 3 rumah hanyut dan 6 rumah rusak berat
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





















nanta pak mas'ud keras dunia na pe.ba...
.......... TUNTAS bErSIh kOOrUpSSiiii...
Ini yang benar,, apa yang menjadi ket...
Pak Umar Hasan berani berdasarkan buk...