Bandung, Sumbawanews.com.- Keberadaan bahasa daerah khususnya basa samawa (bahasa Sumbawa, red) dikuatirkan akan punah mengingat warganya sendiri sudah enggan menggunakan bahasa Ibu dalam pergaulan sehari-hari. Keprihatinan inilah yang membuat Ikatan Keluarga Sumbawa Bandung (IKSB) menggunakan bahasa Sumbawa dalam acara halal bihalal warga IKSB di Kediaman Bapak Hatta Yusuf, Jl. Tubagus Ismail Bandung, Minggu (25/10/2009).Dalam acara tersebut memang dikemas, dari pembawa acara sampai penyampaian hikmah halal bihalal menggunakan bahasa Sumbawa. Atraksi lainnya yang cukup menarik adalah ditampilkannya tarian Sumbawa oleh tiga dara samawa yang saat ini masih kuliah di Bandung.
Ketua IKSB, H.Zainal Arifin, SH menjelaskan basa samawa sengaja dijadikan bahasa Ibu dalam acara ini sebagai bentuk apresiasi nyata untuk mengingatkan kembali bahwa bahasa samawa jangan sampai ditinggalkan oleh warganya.
IKSB bahkan menggunakan basa Samawa dalam undangan yang disebarluaskan, bahkan dalam undangan yang disebut parajak tersebut tertulis lawas samawa"
Ala we kau parana
No to diri ka tu sayang
na blung mara lalayang
benang layang ka tupingan
datang angin saja tingi
to gama ka luk tu anjung
ala we sempu barangan
do tokal nonda, tu buya
totang maras ka biasa
salam doa ku no putes
tanang ku sempet panotang
ada belas ke rua na
Selain warga Sumbawa yang berdomisi di Bandung, acara ini juga di ikuti oleh beberapa sesepuh Sumbawa yang berdomisili di Jakarta.(sn01)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...