Jakarta, Sumbawanews.com.- Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Besar Sumbawa Jakarta dan sekitarnya (IKASUM JAYA) menghimbau kepada para pihak yang terlibat dalam proses divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara agar menghentikan sementara transaksi (Moratorium). IKASUM mendapat banyak laporan mengenai sejumlah masalah dan kejanggalan dalam proses divestasi saham perusahaan tambang yang berada di pulau Sumbawa, NTB.Ketua IKASUM Jaya A. Rahim Mahmud dalam siaran persnya menjelaskan divestasi saham Newmont kini mencapai tahap akhir, dan tinggal melepaskan 7% dari 31% saham yang diamanatkan oleh Kontrak Karya. Para stake holders, dan calon pembeli saham, agar menahan diri, sampai beberapa masalah yang masih mengganjal dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Kepentingan paguyuban IKASUM hanyalah semata-mata untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat Sumbawa.
IKASUM menilai, jika berbagai isyu dan temuan tidak diklarifikasikan, dikuatirkan akan menjadi masalah di kemudian hari. IKASUM sebagai pihak yang diharapkan netral, bersedia menjadi moderator terhadap pihak-pihak yang kini ditengarai sedang bersengketa.
"Sebagai sebuah paguyuban masyarakat Sumbawa di Jakarta, berdiri sejak 1970, terhimpun para tokoh dan sesepuh masyarakat Sumbawa di ibukota dan sekitarnya, memiliki tanggung jawab moral untuk meminta para pihak mengklarifikasikan berbagai masalah." pungkas Rahim.**
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















wah...
cuma satu kata.... PINTER ... asli y...
bagaimana bisa DPRD sumbawa segra men...
ya..memang saksi annur bukan dilatih ...
sy juga mnyaksikan via tv, ada pertan...