Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Utama Din Syamsuddin Didaulat Menjadi Capres RI

Din Syamsuddin Didaulat Menjadi Capres RI

E-mail Cetak PDF

 Image

Jakarta, Sumbawanews.com.- Keluarga Besar Masyarakat Sumbawa yang berdomisili diwilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi,dan Karawang (Jabodetabek) mendaulat Din Syamsuddin menjadi Calon Presiden RI dalam pemilihan umum tahun 2009 mendatang. Demikian aspirasi masyarakat Sumbawa yang berkembang dalam acara buka puasa bersama dikediaman Din Syamsuddin di kawasan pejaten elok Jakarta selatan, Selasa (9/9) malam.

Menurut Endon Syahabuddin, Kapasitas Ketua Umum Muhammadiyah yang kebetulan dilahirkan di Sumbawa ini tidak perlu diragukan lagi untuk memimpin bangsa ini. "Tanpa didorongpun  Din Syamsuddin sudah mempunyai kapasitas sebagai pemimpin bangsa ini." tegas Endon dalam dialog setelah shalat Taraweh bersama.

Pandangan serupa juga muncul dari sesepuh Sumbawa Ungi Rayes, "Pemilu mendatang merupakan peluang bagi Din Syamsuddin untuk menjadi orang nomor satu di Republik ini," imbuh Rayes.

Sekitar seratus lima puluh masyarakat Sumbawa hadir dalam buka puasa yang rutin dilaksanakan di kediaman Din Syamsuddin setiap Ramadhan Tiba, dan semuanya sepakat untuk mendukung Din jika kelak Ketum Muhammadiyah ini bersedia maju sebagai Calon Presiden pada pemilu mendatang.

Menanggapi daulat masyarakat Sumbawa ini Din memberikan jawabana "Bismillah InsyaAllah".

Wacana tentang peluang Din Syamsuddin untuk menjadi orang pertama dan kedua di Republik ini sudah berkembang setahun yang lalu, bahkan secara terbuka melalui hasil Rakernasnya di Bali, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menetapkan Din Syamsuddin sebagai salah seorang wakil presiden RI yang akan mendampingi Megawati.

"Jika mengutak-atik peta politik dan peluang maka pencalonan saya disebabkan oleh beberapa faktor diataranya siapapun yang menjadi ketua umum Muhammadiyah selalu dilirik untuk bisa menjadi pemimpin negeri ini, sejarah tersebut sudah terjadi sejak awal kemerdekaan dulu," jelas Din

Dari peta politik nasional, berkembang wacana jika kepemimpinan dinegara ini diarahkan pada komposisi kepemimpinan nasionalis-religius, dan kebetulan Muhammadiyah menjadi bagian dari posisi religiusnya.

Faktor keduanya yakni pada  distribusi asal, untuk wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Makasar sudah pernah ada Presiden dan wakil presiden yang berasal dari wilayah tersebut. "Teman-teman melihat bahwa orang pertama dan kedua dinegara ini belum pernah muncul dari wilayah Nusatenggara." papar Din

Untuk faktor ketiga yakni sudah saatnya pemimpin muda memimpin, meskipun umur Din baru memasuki angka berkepala lima, masyarakat masih menilai Din Syamsuddin sebagai bagian dari pemimpin muda di Negeri ini.

Debut Din Syamsuddin sebagai politisi, Birokrat dan pemimpin ormas sudah tidak diragukan lagi selain memimpin Muhammadiyah, Din juga dipercayakan oleh beberapa lembaga dunia untuk menjadi Sekjen dan Presiden lembaga tersebut.

Putera Kelahiran Sumbawa ini, sebenarnya sudah lama berpuasa untuk terjun dalam politik praktis, semenjak tidak lagi berada di Golkar, Din Fokus pada organisasi sosial dengan memimpin Muhammadiyah. Kini peluang dan tawaran untuk terjun dalam politik praktis tidak bisa dihindari oleh Din Syamsuddin.

"Jikapun ada yang melamar saya sebagai RI-1 atau RI-2 maka saya tidak bisa lepas dari Muhammadiyah begitu saja, semua akan diserahkan kepada Majelis Tanwir Muhammadiyah. Segala Putusan dari Majelis akan saya patuhi,"terang Din yang acapkali kata-katanya juga diselilingi dengan berbahasa Sumbawa.

"Jika kelak pencalonan saya menjadi kenyataan, saya mengharapkan dukungan dari masyarakat Sumbawa," Harap Din menutup penjelasannya. (sn01)

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
lilo  - PETA POLITIK NASIONAL   |114.120.59.xxx |10-09-2008 17:16:09
Sosok Bapak Din syamsuddin tidak perlu diragukan lagi, cuma kalau menurut hitung hitungan politik nasional,saya meragukan kalau Sosok bapak Din Syamsuddin di plot sebagai CAPRES, tapi kalau beliau di plot sebagai WAPRES berpasangan dengan Bapak HIDAYAT NUR WAHID menjadi CAPRES rasanya akan menjadi Kekuatan baru dalam membawa Indonesia ke arah yang lebih baik...Kalau pasangan ini bisa di jual ke RAKYAT INDONESIA, INSYA ALLAH..perubahan itu suatu keniscayaan.Saya sebagai Rakyat menginginkan pasangan ini HIDAYAT NUR WAHID dan DIN SYAMSUDDIN..walau saya bukanlah simpatisan PKS ,tapi saya yakin pasangan ini bisa menang.
ikwansyah  - setuju 100 %   |123.221.142.xxx |10-09-2008 17:18:55
setuju sekali buat saya kalau pak din di calonkan jadi ri 1 atau ri 2.kami dari tau samawa pang jepang akan selalu mendukung.
Takasimura  - oooooooooooo   |114.120.60.xxx |16-09-2008 20:45:03
eh.....
ikwansyah tetuke kau pang jepang..
kuda nongka kadu tu btmu aeh....
ba ak pang tokyo, kau pang me???
kau ka warga ilegal trang......
dtang temu ak ku bekerja tang kedutaan
Indonesia pang jepang.
ok ku anti mu.
ihsan   |202.153.249.xxx |16-09-2008 21:32:53
bismmilah majulah demi bangsa yang makin tidak terarah ini..
arahkan bangsa menjadi bangsa yang beradab serta baldatun tyaibatun..amin
novia  - to ikhwansyah and takasimura   |125.167.144.xxx |02-11-2008 17:01:17
sesama orang gila tidak bole saling menggangu....
ok
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...