Sumbawa, Sumbawanews.com.- Perjalanan wisata tambang selama dua hari rombongan Persatuan wartawan Indonesia ( PWI ) Sumbawa dihari pertama langsung diterima Bapak Kasan Mulyono Public Relation manager PT NNT di Benete. Setelah itu, Dengan menggunakan tiga kendaraan bersama staff PR Pak Ruslan Ahmad, mas Ari, Mas Akim rombongan diajak untuk melihat langsung pabrik procesing consentrat.
Sepanjang 11 KM dari terminal Benete menuju ke consentrator, sebelah kanan jalan dipenuhi dengan pipa ukuran besar dengan beragam kegunaan.Pipa untuk air bersih dan pipa consentrat yang dialirkan dari Pit menuju ke pelabuhan benete.Sesampai di Pabrik, Mustakim yang memandu menunjukkan bagaimana proses pemisahan bebatuan untuk menjadi serbuk berharga.Mulai dari pemisahan sampai dengan pencucian sehingga yang tersisa hanya serbuk berharga dengan meninggalkan ampasnya yang dinamakan tailing.
Pak Ruslan yang membawa SumbawaNews menjelaskan Tailing yang dihasilkan dari proses pengolahan bijih tembaga dan emas PTNNT tidak berbahaya, tidak beracun dan secara umum memiliki karakteristik yang sama dengan pasir di dasar permukaan laut sekitar pulau Sumbawa. Tailing merupakan bagian yang tersisa dari batuan yang telah digerus sampai halus dan diambil kandungan bijih mineral berharganya
PTNNT menerapkan sistem Penempatan Tailing Laut Dalam/Deep-Sea Tailing Placement (DSTP) untuk menempatkan tailing di dasar laut dalam, di bawah zona laut yang produktif secara biologis.Penanganan tailing dimulai setelah pemisahan mineral di sel flotasi ketika slurry (bubur bijih) masuk ke dalam tangki de-aerasi. Tangki ini berfungsi untuk menghilangkan kandungan udara dalam tailing, sehingga saat dikeluarkan ke dalam laut tailing tidak bergerak ke atas akibat udara yang naik.
Setelah melalui tangki de-aerasi, tailing mengalir melalui jaringan pipa darat sepanjang 6 km dan pipa laut sepanjang 3,4km menuju tepi palung laut di Teluk Senunu dan tailing dilepaskan pada kedalaman 120 meter di bawah permukaan laut. Karena kepadatan dan massa jenisnya, tailing mengalir secara alami menuruni palung terjal dan mengendap di dasar palung laut dalam, di sebelah selatan pulau Sumbawa yang memiliki kedalaman antara 3000 hingga 4000 meter di bawah permukaan Samudra Hindia.
Pemantauan sistem penempatan tailing bawah laut dilakukan secara ekstensif untuk memastikan bahwa sistem ini berfungsi sesuai dengan rancangannya, yaitu untuk meminimalkan dampak potensial bagi lingkungan. Hasil pemantauan terumbu karang, sedimen laut, ikan, ekologi muara, dan mutu air dievaluasi dengan cermat secara berkala oleh para ilmuwan dan ahli profesional..
Dari sini, rombongan ditemani oleh Sari Luh Putu Ayu diajak untuk meliat pit look out yang sekarang kedalamannya sudah mencapai 300 Meter dari tempat kami berdiri. Dari tempat kami berdiri sekitar elevasi 330 kita melihat suatu pemandangan yang menakjubkan.lubang pit yang menganga lebar dengan warna air asam yang hijau kebiru-biruan. Pemandangan ini mengingatkan saya akan keindahan danau tiga warna Kalimutu di Flores.
Dari ketinggian tersebut, kami melihat truck-truck raksasa bekerja seperti semut pada elevasi 30 Meter diatas permukaan laut. Dijelaskannya, target pengerukan sampai tahun 2009 ini mencapai elevasi 75 MeterAir asam ini dibuang dengan menggunakan empat pompa yang langsung dibuang melaui pipa ke kolam penampung air asam.Ada tiga kolam penampung yang terdapat di teluk santong.
Ditambahkannya, penggunaan pit look out ini trgantung dari ijin pinjam pakai yang diberikan pemerintah yang hanya sampai tahun 2011.Dan dari 2011 tersebut ternyata masih ada stock files yang akan diolah.Dari stock files ini ada tiga jenis yakni Hi grade, Medium Grade, dan Low grade.”Ini jika ijin pinjam pakai tidak diperpanjang oleh pemerintah”Tambah Sari Luh.
Menurut Sari Luh Putu bila pemerintah memperpanjang ijin pakai nya maka NNT akan mengolah mine life sampai tahun 2022.Disinggung mengenai reklamasi lahan, Sari menjelaskan target reklamasi hingga tahun 2033 mendatang.
Setelah puas melihat look out pit, cacing dalam perut mulai berontak minta makan.Kami pun menuju mess di town site untuk makan siang. Setelah dapat tambahan tenaga, kami melanjutkan perjalanan sejauh sekitar dua KM melalui jalan setapak yang kiri kanan maasih berupa semak belukar menuju Tongo untuk melihat lahan pertanian dan beragam fasilitas yang dibangun Newmont untuk irigasi lahan pertanian setempat.
Dedi Yuda, Perwakilan Comdev untuk wilayah Tongo dan Tatar yang menemani kami menjelaskan Bendungan Tiu sepit yang dibangun oleh Comdev NNT dan beroperasi sejak 2008 lalu mampu mengairi lahan seluas sekitar 60 Hektar.Kami menikmatri pemandangan hamparan luas persawahan yang mulai ditanami sekitar enam KM dari bendungan Tiu Sepit.Tahun 2008 kemarin, NNT membantu untuk membuka lahan tidur yang dulunya hanya hutan dan semak belukar. Dedi menambahkan ini adalah musim tanam pertama, tahun 2008 dibuka seluas 23 hektar dengan 37 anggota kelompok tani
Jam Sudah menunjukkan pukul 16.30, kamipun segera beranjak meninggalkan Tiu sepit untuk kembali ke Town site dengan program selanjutnya pertandingan persahabatan olah raga Badminton, tenis meja. Di dalam GOR ternyata kami sudah ditunggu oleh Kasan Mulyono dan Mbak Ida serta jagoan-jagoannya yang sudah siap menantang kami bermain.
Tim NNT ternyata terlalu tangguh untuk ditaklukkan oleh Tim PWI. Akhirnya karena kekuatan tim tidak berimbang, maka pasanganpun di campur.Bulu tangkis Kasan Mulyono yang berpasangan dengan Koran BERITA melawan Mustakim yang berpasangan dengan Musyarif Wartawan Sumbawa Express.
Jam 20.00 setelah makan malam di GOR, rombongan beranjak check in Hotel langsung mandi dan istirahat. Karena tidak pernah olah raga sebelumnya, Badan rasanya remuk dan semua tim PWI menderita nyeri otot.
Keesokannya Jumat semua rombongan sudah siap melanjutkan perjalanan menunju sekongkang untuk melihat dari dekat yayasan YOP bentukan PT NNT yang berfungsi untuk membantu pemberdayaan masyarakat.(Sn06) (bersambung..)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...