
Sumbawa Besar, SumbawaNews.com.- Warga dusun hijrah dan warga lingkar tambang labaong kecamatan Lape di gemparkan dengan penemuan mayat seorang lelaki yang hampir seluruh tubuhnya terdapat luka menganga.
Pembunuhan sadis itu di ketahui Rabu (28/07) pagi itu aktifitas keseharian warga yang sedang sindrom dengan kegiatan penambangan di olat labaong sebelah barat dusun itu sudah mulai berjalan. Sejenak langkah warga terhenti menyaksikan tubuh seorang laki-laki terbujur kaku tepat di pertigaan jalan dusun sebelah selatan daya lapangan seribu janji yang biasa digunakan warga untuk resepsi perkawinan dan kegiatan masyarakat lainnya.
Laki-laki itu dikenal dengan nama Sudarli (40) warga desa Boal Kecamatan Empang yang pernah lama bedomisili di dusun hijrah karena berumah tangga dan beranak pinak disana namun sejak bercerai dengan istrinya enam tahun lalu, Sudarli balik kembali ke kampung asalnya boal.
Berita adanya kandungan emas di olat labaong dusun hijrah membuat Sudarli kembali ketempat dimana pernah dia tinggal, dan menumpang di rumah Taslim, kakaknya.
Identifikasi mayat di TKP yang di lakukan oleh Polres Sumbawa di pimpin oleh IPDA Saogi selaku kepala centra pelayanan kepolisian bersama A Hakim Jaelani dari IGD Puskesmas Lape di saksikan wartawan sumbawanews dan keluarga korban, di temukan sejumlah luka yang di perkirakan akibat sabetan senjata tajam seperti, luka menganga pada tengkuk sampai pelipis sebelah kanan 33 cm, luka belakang kepala sebelah kanan 10 cm, luka pada kepala samping kiri atas 7 cm, dan luka dibawah pelipis mata sebelah kanan 4,5 cm.
Selain itu pada area pinggang bagian belakang terdapat luka menganga sampai batas tulang iga 10 sepanjang 18 cm, luka menganga pada siku sebelah kanan sampai permukaan lengan dalam sepanjang 13 cm, lengan kanan luar 9 cm.
Di samping itu terdapat luka menganga siku kanan sampai permukaan lengan dalam sepanjang 13 cm. sedangkan pergelangan tangan kanan sampai dengan lengan luka 19 cm dan seluruh jari tangan kanan putus.
Sementara pada pada tulang kering kaki kanan ditemukan luka menganga sepanjang 11 cm, luka terbuka pada tumit kanan sampai tulang berdiameter 10 cm (luka bundar).
Kemudian pada siku kiri luka terbuka 7,5 cm, lengan kiri luka terbuka 7 cm, serta sejumlah luka dan keadaan lebam.
Pada proses identifikasi di dapati Hand Phone Nokia yang di perkirakan milik korban. Posisi korban ketika itu miring ke kiri membujur arah barat timur sedangkan mukanya menghadap ke sebelah utara.
Kepala SPK Polres Sumbawa IPDA Saogi yang di konfirmasi sumbawanews di TKP belum dapat memberikan keterangan yang di perlukan, Ia hanya menjelaskan bahwa pelaku yang bernama Agus warga setempat telah menyerahkan diri, dan dibenarkan oleh Kanit Reskrim setempat AIPDA Muhti kalau pelaku sudah menyerahkan diri dan kini di amankan di polres sumbawa.
Dari beberapa sumber di masyarakat yang identitasnya minta di rahasiakan bahwa almarhum Sudarli sudah lama memiliki hubungan kedekatan khusus dengan Rab istri pelaku.”semacam CLBK” ( cinta lama bersemi kembali).”, jelasnya.
Subuh menjelang kejadian menurut Ratna keponakan (korban) yang tinggal di Hijrah Sudarli menerima panggilan lewat ponselnya dan selepas itu korban langsung keluar rumah. Menurutnya tidak ada firasat apa – apa karena korban diduga ke area penambangan sebagaimana biasanya, sampai dengan di temukannya Sudarli sudah tak bernyawa hanya sekitar 50 m dari tempat dia tinggal.
Dugaan antara Sudarli dan Rab (istri agus) berselingkuh diperkuat pula bahwa pada saat yang bersamaan pada rabu (28/07) subuh pagi itu, Rab ditebas pula oleh Agus dan mengalami luka menganga pada kedua lengan bagian atas dan luka menganga pada pergelangan tangan kiri atas tapi beruntung nyawanya tidak sampai melayang.
Di temui di puskesmas lape saat mendapat perawatan medis Rab menjelaskan bahwa sebelumnnya memang ada ancaman dari agus suaminya kepada dirinya.
Pagi itu kata dia, ingin buang hajat dirumpun dan semak sekitar dekat rumah. Tapi langsung suaminya menebas dan mengejarnya
“Saya tak tahu kalau ada Sudarli yang menjadi korban karena saya tak melakukan apa – apa dengannya”,aku Rab mengahiri pembicaraan.(SN 03).
turut berduka cita yang mendalam,semo...
Semoga amal ibadah beliau diterima di...
Sekelumit masalah pembangunan di KSB ...
Semoga Amal Ibadah Beliau diterima AL...
jika dialog sudah nggak bisa lagi, me...