HOME UTAMA DAERAH | NASIONAL | INTERNASIONAL | EDITORIAL | OPINI | PENDIDIKAN | AGAMA | UNIK | TECHO | FOTO | SITUSKU CERITA RAKYAT | BUDAYA SEJARAH | WISATA | JOKE PUISI | SASTRA  | MOTIVASI | BEASISWA

Sumbawa Barat Persiapkan Perbub Tentang Pertanian

Taliwang, SumbawaNews.Com.- Bupati Sumbawa Barat DR KH Zulkifli Muhadli SH.,MM lakukan panen perdana Holtycultura Kelompok Tani Estafet Hidup di Lingkungan Tiang Enam Kelurahan Kuang Kecamatan Taliwang, Kamis (27/06).  Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran dinas terkait, toga, toma  dan para petani
 Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekerabatan dan kekeluargaan,  sekaligus melakukan sambung rasa dengan para petani yang tergabung dalam kelompok Tani (Poktan) Estafet Hidup.
Ketua Poktan Estafet Hidup M.Said dalam laporannya menyampaikan bahwa dalam perjalanannya para petani  Holtycultura selama ini banyak kendala yang dihadapi dalam rangka membangun peningkatan  keberhasilan pertanian  di Kecamatan Taliwang, “ sejak  tahun 2010  pihaknya sudah mencoba mengupayakan agar penanamannya  dapat berhasil dan sukses hingga dapat mampu meningkatkan taraf hidup petani “ jelas Said
Menurutnya pada saat itu pihaknya sempat  bertemu dengan manajemen PT East West Seed yang kemudian memandu dan membimbing para Petani Holtycultura , agar upaya penanaman jenis hortikyltura dapat  meraih keberhasilan seperti yang disaksikan hari ini. “ Kami mencoba berupaya kerja keras, banyak kendala memang yang kami hadapi seperti biaya, tenaga kerja, dan fasilitas. Tetapi itu semua tidak membuat kami surut semangat, karena kami ingin merubah paradigma bahwa petani hortykultura di KSB adalah pendatang “ ungkap Said
Menurutnya apabila mereka sudah meraih keberhasilan dan untung yang besar  maka mereka akan kembali ke daerahnya masing-masing, “ Kami ingin membuktikan bahwa di KSB ini ada petani Holtykultura, “ ungkap M.Said
Sementara itu, manajemen PT East West Seed Nuralim menyampaikan bahwa, perusahaan yang lebih dikenal dengan panah merah tersebut saat ini beroperasi di Surakarta Jawa Tengah. Perusahaan yang berasal dari belanda tersebut ada perusahaan yang  bergerak di bidang pertanian dan sekaligus melakukan pendampingan kepada petani. “ dari sejak ia melasanakan tugasnya di KSB sejak tahun 2008, Potensi holtycultura  sangat besar peluang pasarnya tanaman , Ini  dilihat dari hasil dari survey yang di lakukan selama tahun 2010, “ jelas Nuralim
 Menurutnya perusahaan berusaha mencoba memberikan pembinaan dan pemahaman kepada para petani yang ada di Kabuopaten Sumbawa Barat ini agar bagaimana menangkap peluang tersebut.
 Bupati Sumbawa Barat DR.KH Zulkifli Muhadli SH.,MM, dalam penyampian sambutannya mengakui bahwa, 90 % hasil tertanian yang dikonsumsi oleh masyarakat KSB semuanya datang dari luar KSB.  “ Kedepannya harus kita buatkan Perbup untuk mengatur dan menyelenggarakan program Pertanian di KSB  dan selanjutnya kita tingkatkan menjadi Perda , “ jelas Bupati.
Menurut Bupati jika  semua hasil pertanian dari dan ke Sumbawa Barat , maka harganya menjadi sangat mahal jika dibandingkan dengan harga asli di daerah asalnya.  “ Ini wajar karena, untuk sampai ke KSB saja  semua hasil pertanian berupaya sayur-mayur, buah, palawija dan sebagainya itu membutuhkan banyak biaya, dan itu include ke dalam biaya produksi. Itulah yang menyebabkan kenapa kita sulit keluar dari Status Daerah Tertinggal. Pendidikan kita sudah bagus, Kesehatan kita sudah bagus, tinggal Daya beli kita yang masih terkendala, karena salah satu penyebabnya itu adalah mahalnya biaya hidup di KSB, “ terang Bupati
 Untuk itu Bupati meminta kepada seluruh petani agar janganlah hanya menjadi Petani saja, tapi jadilah Usaha Tani. Tangkap peluang ada, lihat kebutuhan masyarakat dipasar, dan penuhi kebutuhan itu. Karena dengan begitu petani bisa kaya dan sejahtera.
Pada kesempatan itu juga, Bupati memerintahkan kepada jajaran dinas terkait untuk dapat menyrvei secara langsung apa yang menjadi keluhan para petani yang ada di Lingkungan tiang enam tersebut. Segara atur jadwal masa tanam dan berikan informasi siklus tahunan sehingga mereka  dapat merencanakan dengan benar kapan mereka mulai tanam, dan berapa kali mereka akan menanam selama 1 tahun. Segera fasilitasi mereka dengan Bank Muamalah jika mereka terkendala dengan anggaran. “ kepada dinas terkait Segera penuhi kebutuhan peralatan Petani jika itu yang dianggap menjadi kendala,  pikirkan bagaimana solusi terhadap kebutuhan air. Dan ingat kita harus berusaha terlebih dahulu, karena Allah hanya akan memebrikan bantuan kepada mereka yang mau berusah “  Ungkap Bupati . (edi Chandra )

Kategori: