Puluhan PTT Tuntut Keadilan di DPRD

 

Lombok Tengah,  Sumbawanews.com.- Sejumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) tahun 2005 ternyata masih bermasalah, mereka ingin menuntut keadilan sebab rekan mereka yang seperjuangan malah diakomodir oleh Tim evaluasi pemda setempat. Padahal mereka sudah dievaluasi oleh Tim yang dibentuk oleh pihak pemda dan DPRD Loteng. 
 
Menariknya lagi beredar kabar para PTT itu harus mengeluarkan uang iuran untuk keberangkatan Pihak TIM yaitu dari eksekutif dan legilatif yang digunakan untuk biaya akomodasi dan transportasi. "Kami akan bongkar itu semua didalam hearing nanti.“ ancam Junaidi perwakilan para PTT selasa (3/4) di kantor DPRD setempat. 
 
Beberapa orang PTT yang tidak diakomodir dibeberapa dinas misalnya BKKBN, Perpusda sudah mulai gerah lantaran orang-orang yang dekat dengan pejabat dan berkeluarga dengan pejabat mendapatkan SK padahal ia adalah rekan kerja dan secara bersama-sama masuk pada tahun 2004.  
 
Sementara itu, HM Jidan Mpd ketua Komisi I DPRD lOTENG Bidang pemerintahan mengaku akan mengevaluasi para PTT yang tidak diakomodir namanya sebab kalau tidak ada pengaduan maka pihak DPRD selaku TIM tidak akan tahu persoalan para PTT yang tidak diakomodir. 
 
“Silahkan saja mengadu jika mereka tidak terakomodir didalam SK tahun 2011.“ imbuh HM Jidan. 
 
Politisi Partai PKNU itu membantah bila para PTT sudah mengeluarkan dana untuk keberangakatan mereka ke Jakarta dalam rangka memberikan data ke Menpan RI di Jakarta terkait nasip para PTT itu diloteng. 
 
“Kami tidak tahu masalah mereka keluarkan dana dalam rangka keberangkatan kita ke jakarta, yang jelas kami tidak tahu kalau menyangkut masalah dana. Kemudian harus diperjelas kepada oknum siapa ia keluarkan dana, sehingga tidak menjadi fitnah.“ tegas HM Jidan. (Rosidi)   
Kategori: