PPP NTB Tolak Kenaikan BBM

 

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com.- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTB secara tegas menolak rencana kebijakan pemerintah pusat dalam hal kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut dikatakan wakil ketua PPP provinsi NTB Nurdin Ranggabarani, SH, M.Hum dalam keterangan persnya di ruang Fraksi PPP DPRD kabupaten Sumbawa, Senin (26/3).
 
Menurutnya, sikap PPP kali ini meskipun bertentangan dengn sikap PPP pusat, tapi sikap yang dilakukan PPP adalah aspirasi yang datang dari tangisan rakyat NTB yang menolak secara tegas kenaikan BBM.
 
”BBM naik rakyat menjerit,” tukas Nurdin politisi muda Bumi Gora asal Sumbawa tersebut.
 
Ditegaskannya, dampak dari rencana kenaikan BBM sudah dirasakan masyarakat saat ini, seperti harga yang sudah melambung dan ketika pemerintah sudah memfinalkan kebijakannya untuk tetap menaikkan harga BBM maka harga akan melambung dua kali lipat.
 
”Belum naik masih rencana harga sudah melambung apalagi harga BBM sudah naik pasti akan melambung lagi harga sembako, bahkan bisa diatas dua kali lipat dari biasanya,” jelas Nurdin mantan Pimpinan DPRD kabupaten Sumbawa prioode 2005- 2010.
 
Bukan hanya itu, berdasarkan hasil evaluasi mengenai harga harus dijadikan pertimbangan pemerintah pusat agar beban rakyat harus ada solusinya.
 
Saat disinggung sumbawanews.com mengenai solusi yang ditawarkan pemerintah pusat untuk mengimbangi kenaikan BBM, yakni Bantuan Langsung Swadaya Masyarakat (BLSM) dengan santai Nurdin mengatakan, BLSM bukan solusi karena tidak efektif dan berdampak pada masyarakat.
 
Ditempat yang sama ketua fraksi PPP DPRD Sumbawa Ismail Mustaram, menyatakan, PPP kabupaten Sumbawa mendukung aksi demo menolak kenaikan harga BBM, yang akan dilakukan masyarakat dan mahasiswa. Sebab, katanya BBM naik secara otomatis harga juga naik.
 
”Pemerintah pusat harus melihat asas manfaat dan mudarobat ketika akan menetapkan suatu kebjikana apalagi kebijakan menaikkan harga BBM menyentuh langsung ke masyarakat se- Indonesia,” pungkasnya.(SNM).