PIP Membiayai Pembangunan Pasar Legi Parakan Kabupaten Temanggung

 

Jakarta, Sumbawanews.com.- Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memberikan pinjaman senilai Rp90.172.435.000 kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung. Perjanjian pinjaman ini ditandatangani bersama Kepala Pusat Investasi Pemerintah Soritaon Siregar dan Bupati Hasyim Afandipada Jumat, 14 Juni 2013 di Kabupaten Temanggung.
 
Pemberian pinjaman kepada Pemerintah Kabupaten Temanggungini ditujukan untuk pembangunanPasar Legi Parakan. Pinjaman ini diberikan dengan jangka waktu 5 (lima) tahun dan masa tenggang pembayaran pokok (grace periode) 16bulan. Bunga pinjaman sebesar 7,75% efektif per tahun.
 
Sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Keuangan, PIP berusaha menjalankan perannya sebagai katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat ekonomi, sosial dan/atau manfat lainnya kepada masyarakat. Itu sebabnya PIP sangat proaktif dalam hal mendukung pembangunan infrastruktur daerah, dengan membiayai proyek- proyek yang dapat dinikmati langsung oleh rakyat, seperti pembangunan jalan, jembatan, pasar, rumah sakit, atau listrik.
 
Peningkatan pelayanan dan pembangunan pasar menjadi lebih besar, nyaman dan aman dari kondisi terkini serta mampu lebih bermanfaat bagi masyarakat dan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara regional menjadi alasan PIP untuk membantu mempercepat pembangunan infrastruktur pasar Legi Parakan.
 
Pinjaman PIP adalah alternatif dan bukan sebagai sumber utama pembiayaan infrastruktur. Karena Pemkab Temanggung telah berupaya membiayai pembangunan Pasar Legi Parakan dari kemampuan keuangan daerah Temanggung. Oleh karena itu pinjaman PIP bukanlah bantuan untuk daerah- daerah yang mengalami kesulitan keuangan, tetapi untuk daerah yang ingin segera meningkatkan pelayanan infrastruktur bagi rakyatnya.Melalui pemberian
pinjaman PIP maka rakyat Kabupaten Temanggung dapat segera menikmati manfaat pasar tanpa harus menunggu terlalu lama.
 
PIP melakukan pengawasan proyek dilaksanakan sejak proses perencanaan pembiayaan hingga pelaksanaan. PIP mewajibkan kepada Pemkab Temanggung untuk memastikan bahwa pembiayaan investasi ini tepat sasaran, baik tercapainya pembangunan Pasar Legi Parakan maupun manfaat ekonomi dan sosial yang dirasakan oleh masyarakat.
 
Pemberian pinjaman dari PIP setelah melakukan analisa kelayakan terhadap kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Temanggung, dan proyek itu sendiri. Proses penilaian atas kelayakan pinjaman ini dilaksanakan bertahap
oleh PIP mengacu pada kemampuan keuangan daerah, agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Disamping itu, PIP juga melakukan pengujian terhadap karakter pimpinan daerah Kabupaten Temanggung khususnya Bupati, Wakil Bupati, pimpinan DPRD dan pejabat daerah lainnya. Kepastian dukungan para pedagang, baik pembangunannya, pemilihan lokasi maupun biaya-biaya yang nanti akan dibebankan kepada para pedagang di tempat yang bar juga merupakan analisa pertimbangan.
 
Salah satu bentuk kepastian pembayaran, PIP meminta agar Bupati menyerahkan pernyataan kesediaan pemotongan DAU/DBH apabila Pemda gagal membayar kewajibannya. Perlu difahami, bahwa PIP tidak bermaksud untuk menjadikan DAU/DBH sebagai jaminan pinjaman, dimana hal tersebut bertentangan dengan undang-undang. Mekanisme ini bermaksud untuk memastikan bahwa pemda memenuhi kewajibannya. Pembayaran melalui pemotongan DAU/DBH adalah pilihan terakhir bukan sebagai cara yang paling utama dan pertama untuk membayar kewajiban pinjaman. Pengawasan untuk memitigasi pemotongan DAU/DBH adalah dengan meminta Pemda untuk menjaga kualitas pengelolaan keuangannya sehingga minimal setiap tahun mendapat opini “Wajar Dengan Pengecualian” dari BPK.
 
Harapan PIP,Pemerintah Kabupaten Temanggungmengelola pinjaman ini secara profesional. PIP juga mengharapkan dukungan masyarakat untuk turut serta menyukseskan pembangunan pasar ini. Itu sebabnya pula, penandatanganan
perjanjian pinjaman ini dilakukan di Kabupaten Temanggung agar masyarakat dapat turut menyaksikan dan mengawasi proses pelaksanaan pembangunan, serta memanfaatkan secara optimal.
 
PIP berharap untuk ke depannya dapat terus memberikan kontribusi berupa pembiayaan kepada Pemerintah Kabupaten Temanggung, sebagai salah satu bentuk manifestasi peran PIP dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di daerah. (*/sn01)
Kategori: