Pemprov NTB Disinyalir Ingkar Janji
Lombok Barat, SumbawaNews.com – Realisasi dana bantuan siswa miskin (BSM) untuk sekolah semua tingkatan di Kabupaten Lombok Barat pada triwulan keempat macet tanpa alasan jelas.
Pihak Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah justru saling menyalahkan ketika ditanya sejumlah anggota DPRD Lobar tentang persoalan ini dalam rapat gabungan komisi bersama eksekutif membahas LKPJ Kepala Daerah Lobar terhadap APBD Tahun 2009 di ruang sidang utama dewan di Giri Menang, Gerung, Kamis (29/7).
Kepala Dinas Dikpora, H Rumindah, mengklaim proses administrasi pencairan dana BSM triwulan keempat sudah diajukan kepada pihak DPPKAD, namun hingga sekarang belum bisa direalisasikan tanpa alasan jelas. “Kami kan hanya meminta atau mengusulkan, namun ternyata tidak bisa dikabulkan,” ujarnya.
Sedangkan Kabid Pengelolaan Keuangan Daerah DPPKAD Lobar, Syaefudin Syafi’i, justru menegaskan, proses pencairan dana BSM triwulan keempat belum lengkap karena pihak Dinas Dikpora belum menyerahkan laporan penggunaan dana BSM triwulan sebelumnya. Padahal hal itu diminta Pemerintah Provinsi NTB sebagai syarat realisasi dana BSM triwulan keempat.
BSM sendiri, dijelaskan Syaefudin, merupakan program Pemerintah Provinsi NTB dengan total anggaran senilai Rp 12 miliar dan sudah direalisasikan senilai Rp 9 miliar. Sedangkan keterlibatan Pemkab Lobar dalam program ini hanya bersifat pendamping dengan total anggaran senilai Rp 10 miliar dan sudah direalisasikan senilai Rp 7,5 miliar.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Lobar, HM Nursin menanggapi macetnya realisasi dana BSM triwulan keempat, mensinyalir karena pihak Pemprov NTB tidak memiliki dana atau bahkan mengingkari janjinya untuk memajukan dunia pendidikan di Bumi Gora ini. (Idham Halik)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...