HOME UTAMA DAERAH | NASIONAL | INTERNASIONAL | EDITORIAL | OPINI | PENDIDIKAN | AGAMA | UNIK | TECHO | FOTO | SITUSKU CERITA RAKYAT | BUDAYA SEJARAH | WISATA | JOKE PUISI | SASTRA  | MOTIVASI | BEASISWA

Pemkot Mataram Terima Bantuan Empat Unit Mobil Layanan Internet

 

Mataram, SumbawaNews.com - Pemerintah Kota Mataram menerima bantuan empat unit mobil pelayanan internet dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Penyerahan bantuan Kemenkominfo ini diwakili Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Sosial, Budaya dan Peran Masyarakat Suprawoto dan berlangsung di salah satu hotel berbintang di Mataram, Kamis (26/4).

Kemenkominfo melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informasi (BP3TI) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika, dalam kesempatan ini juga menyelenggarakan sosialisasi dan publikasi program kewajiban pelayanan universal/universal services obligation (KPU/USO).

Pemberian bantuan mobil pelayanan internet sendiri merupakan bagian dari pelaksanaan program Kemenkominfo tentang KPU/USO, yang melibatkan operator telepon maupun telepon seluler yang beroperasi di wilayah Indonesia untuk penyediaan infrastruktur telekomunikasi hingga di pelosok negeri, melalui pemberlakuan ketentuan kewajiban menyisihkan dana sebesar 1,25 persen dari laba.

Selain mobil pusat layanan internet kecamatan, pemerintah juga telah meluncurkan sejumlah program lainnya antara lain Desa Berdering, Desa Pintar, dan Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK).

Kehadiran MPLIK sendiri dihajatkan untuk menjangkau wilayah wilayah yang secara demografi tidak terjangkau oleh PLIK, dan diharapkan dapat menjadikan masyarakat di tingkat pedesaan melek informasi.

Pemerintah melalui Kemenkomifo telah menunjuk pihak ketiga untuk pengelolaan MPLIK ini dalam kurun waktu 4 tahun. Jika dalam 4 tahun penerimaan masyarakat dirasa bagus, pemerintah pusat akan menghibahkan perangkat itu kepada Pemerintah Daerah.

Dalam pelayanannya, Suprawoto menjelaskan, pihaknya memberikan kewenangan kepada operator untuk menarik tarif maksimum Rp 2 ribu perjam dengan waktu layanan minimal 8 jam, terbagi atas 4 jam layanan internet dan 4 jam sosialisasi dan edukasi.

Sementara itu, Walikota Mataram melalui Asisten III Sekretariat Daerah, Makmun mengakui tingkat kebutuhan masyarakat akan informasi semakin tinggi.

Keberadaan sejumlah alat teknologi seperti handphone dan sejumlah gadget lainnya sedikit tidak membantu memperlancar aktifitas masyarakat dan mengakses sejumlah informasi yang dibutuhkan.

Dengan adanya MPLIK, walikota berharap operator yang ditunjuk dapat melayani warga Kota Mataram secara maksimal dan menyesuaiakan penempata lokasi MPLIK yang dapat dinikmati secara merata terutama di wilayah yang jaringan internetnya lemah atau di dekat pusat pendidikan.

Sebelumnya Ketua Panitia  Sekaligus Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi  Dinas Perhubungan Kota Matam, Ide Made Guwinda mengatakan, penyerahan empat mobil layanan internet ini dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi  dan publikasi Kewajiban Pelayanan Universal (KPU), yang diikuti sekitar 200 perserta dari berbagai unsur. Diantanya, Kepala SKPD lingkup Pemkot Mataram, Camat, Lurah, pihak sekolah, LSM dan lainnya. 

“Empat unit mobil layanan internet keliling ini akan kita operasionalkan di titik-titik strategis dengan tarif Rp 1000 sampai puas. Operasional akan kita mulai setelah kita menyusun jadwal,” terangnya. [Idham Halik/dh,nir/yudhi foto humas]

Kategori: