Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Opini Seruan, Mahasiswa Sebagai Agent Perubahan

Seruan, Mahasiswa Sebagai Agent Perubahan

E-mail Cetak PDF
“Tak ada lagi yang patut untuk dipercaya kecuali mahasiswa, kerancuan berpikir instansi pemerintahan dalam penegakan supremasi hukum yang semakin bergejolak hanya bisa ditaklukkan lewat perjuangan keras para kaum intelektual, yaitu mahasiswa, yaitu dengan aksi Heroistic”
_Zulchijjah_

Maraknya kasus skandal korupsi yang melanda negeri ini bukanlah hal yang tabu lagi. Setiap mata dan telinga rakyat Indonesia sudah tentu mengarah pada problem memalukan ini. Kinerja penegak hukum seakan-akan tak kuasa melawan arus besar yang melanda bangsa ini. Kasus kriminalisasi dua pimpinan KPK, penyuapan yang dilakukan Anggodo, kasus Artalyta dan kasus skandal Bank Century, syukurnya kasus dua pimpinan KPK dan Anggodo cepat dapat diselesaikan. Namun, kasus skandal Bank Century semakin mengakar tanpa ujung, dan ini meresahkan stabilitas ketahanan nasional dalam konteks penegakan supremasi hukum di Indonesia yang dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat, terutama mahasiswa yang cenderung kritis-objektive.

Aksi demonstrasi disetiap teritorialpun tak terhindari, aksi ini saya sebut sebagai aksi moral dimana keresahan dan kekecewaan rakyat terutama mahasiswa sudah bergejolak melampaui batas-batas kemanusiaan. Sikap acuh tak acuh oleh pemerintahan pusat mulai terasa dalam menyikapi problem bangsa ini, dan ini terbukti ketika pansus, satgas dan mungkin juga kpk tak begitu serius mendalami penyelesaian kasus skandal  Bank century. Begitupun dengan orang nomor satu di negeri ini.

Banyak yang menilai bahwa kasus tersebut memang di skenariokan, tidak begitu banyak pula orang menilai bahwa kasus tersebut menyelesaikannya tak semudah seperti membalikkan telapak tangan, perlu prose yang panjang. Namun mau dikata apa, itulah dinamika demokrasi tanpa kejujuran yang dibumbuhi kemunafikan dan kepentingan individual.

Masalah kemiskinan, pangangguran, dan minimnya perhatian institusi negara terhadap aspek pendidikan nasional juga bukan problem yang sederhana. Kemelaratan dan merosotnya partisipasi masyarakat serta buruknya pelayanan public telah membawa konsekuensi buruk terhadap stabilitas nasional disetiap lini-lini penting. Dan hal ini saya prediksikan sebagai awal dari pada kehancuran bangsa.

Partisipasi mahasiswa dalam melakukan Kontrol sosial (control social) memang dirasa penting untuk menghindari gejolak besar pada tatanan social saat ini. Sejarah perlawanan mahasiswa memang tak bisa kita pungkiri lagi kehadirannya. Tumbangnya rezim orde baru adalah salah satu dari pergerakan perlawan yang jenius dan sukses dilakukan oleh mahasiswa saat itu. Oleh karenanya, untuk mempertahan kan kestabilan dan menghindari kemerosatan serta arus gelombang besar yang melanda bangsa ini tentunya harus dilakukan oleh generasi muda intelektual (mahasiswa).

Pembodohan massal dan kebohongan public tak harus kita diamkan lagi saudara-saudari ku sekalian, kini saatnya kita maju dan bergerak untuk memperjuangkan seluruh kepentingan rakyat. Saya berharap kita semua memimpikan hal yang sama, yaitu mendambakan untuk berkata “KEMENANGAN DIPIHAK KITA”

Hidup rakyat Indonesia……

Oleh:

Zulchijjah
Ketua Umum Mahasiswa Bima-Jakarta
Periode :2009 s/d 2010
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Illegal Mining Tetap Berlangsung
11/07/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Sumbawa, Sumbawanews.com.- Meskipun Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengeluarkan peringatan keras akan menindak tegas pelaku illegal mining di O;lat Labaoang Kecamatan Lape, tetapi peringatan itu t [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
30/07sayapa rungan
29/07akihiroketika tentara jepang kalah pada perang dunia II..jepang di wajibkan menyerahkan seluruh harta rampasan perang kpd sekutu di hawaii... 3 kapal perang jepang yang membawa harta rampasan berupa emas, permata dan kekayaan kerajaan2 di asia tenggara hilang dlm perjalanan menuju hawaii... di sinyalir ketiga kapal itu sengaja di tenggelamkan di pantai selatan sumbawa.. seluruh harta di masukkan kedalam gua di tengah hutan sumbawa..seluruh pasukan dan harta tersebut di bom bersama2 dlm gua tersebut... foto satelite nasa menunjukkan ada gundukan logam mulia di daerah dodo..itulah mengapa newmont berkeras memperluas wilayah tambangnya ke daerah tersebut... krn di belakang newmont ada raksasa keuangan jepang bernama sumitomo..yg berniat mencari harta tersebut..
29/07jackharta karun itu di kuasai ghoib... begitu pula emas..dia kan muncul di suatu daerah tertentu.... kemudia pada saatnya nanti dia akan hilang lg.... jd mumpung lg muncul..ya serbuuuuuuuuuuuu
29/07isdjsiayas
29/073321boddddddddo
29/073321:)
29/07hendrotak sabar ingin melihat sumbawa lebih maju dari daerah lain
29/07oriebuktikan!
29/07bosangsekali AN-NUR tetap AN-NUR menang!!!
29/07dewi gi mna cara qta cara masukin baesiswa ke pt.newmont
29/07MukhlisNonda ade nonda pang tana Samawa
29/07MukhlisRoa gama balong tana samawa pang tin-tin amgkang mudi....Amin...
28/07SryOlat cabe adlh calon lokasi penambangan. tp sayang Bupati sudah meneken bln 4 kmrn tanpa pengetahuan Rakyat. Apakah Anda msh mw bilang LANJUTKAN......?
28/07ivanmau sampai kapan lingkungan kita tercemar?karna penambangan ilegal di olat labaong... apa tidak mikir dampak apa yang akan kita rasakan?
28/07lipensemoga masyarakat yang melakukan penambangan ilegal di olat labaong diberi kesadaran oleh tuhan.... janganlah anda merusak kelestarian alam dengan kesenangan jangka pendek