• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
  • green color
Member Area
Home arrow Berita arrow Opini arrow Cermin Retak Sumbawa Barat
Cermin Retak Sumbawa Barat PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Minggu, 10 Agustus 2008 10:23

Cermin Retak Sumbawa Barat
Potret Buram Sumbawa Barat di bawah Rezim Populis Karismatik Zulkifli-Mala Rakhman

Oleh: Muhammad Rizal

Saya lebih senang menyebut Pemerintahan Sumbawa Barat yang dipimpin Bupati Zulkifli Muhadli dan Wakil Bupati Mala Rakhman sebagai rezim populis karismatik. Barangkali pemberian istilah ini belum sepenuhnya sesuai, masih debatable. Tetapi ciri-ciri yang melakat pada pola pemerintah dan pembangunan yang dijalankannya mengarahkan pemikiran saya untuk menggunakan istilah itu.

Rezim ini telah melahirkan kebijakan-kebijakan yang oleh administrasi modern dapat disebut sebagai kebijakan yang populis, kebijakan yang membuat kebanyakan rakyat menjadi senang, meskipun terkadang tidak rasional. Bebagai kebijakan yang diproduksi rezim ini terhitung sangat inovatif, namun sebaliknya sangat pula beresiko dan mengundang ekspektasi yang sangat besar. Dengan demikian membutuhkan tali kekang yang harus sangat kuat, sebab bila tidak, dalam pelaksanaannya akan menyebabkan berbagai penyimpangan (bias) yang dapat membuat lebarnya kesenjangan antara pelaksanaan dengan esensi yang sesungguhnya hendak dicapai. Di sisi lain, populisme ini yang berintegrasi dengan modal karisma yang dimiliki rezim ini, meningkatkan kepercayaan dirinya bahwa le sumbawa barat  c'est moi, sumbawa barat adalah saya. Kepercayaan diri yang bersumber dari dukungan rakyat kebanyakan ini telah melahirkan kecenderungan adanya kultus individu pada diri sang bupati. Hal mana akan sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi lokal, masa depan relasi kekuasaan, dan masa depan governance pada umumnya di Sumbawa Barat.
Melalui tulisan ini, saya hendak menghantarkan kita ke masa lalu, saat ini dan masa mendatang tentang Kabupaten Sumbawa Barat. Beberapa rekaman peristiwa berusaha saya ungkapkan sebagai gambaran umum bagaimana dinamika yang terjadi di dalam perjalanan Sumbawa Barat semasa Pemerintahan pasangan Zulkifli Muhadli dan Mala Rakhman sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah pada Tahun 2005.

Bagian I.

KONDISI PEMERINTAHAN SAAT INI

Dalam 3 tahun pemerintahan Zulkifli Muhadli dan Mala Rakhman tidak sepenuhnya sukses mengantarkan Kabupaten Sumbawa Barat menjadi kabupaten percontohan sebagaimana yang selalu digaungkan agen kekuasaan. Meskipun telah beragam program inovatif yang telah dicanangkan, namun ternyata belum sepenuhnya mampu dijabarkan ke dalam bentuk aksi yang nyata dan berkelanjutan oleh birokrasi pada tingkat satuan kerja. Birokrasi di Sumbawa Barat masih belum mampu menjadi birokrasi yang profesional sebagaimana yang diharapkan. Lambatnya pencapaian target pembangunan yang terjadi di Sumbawa Barat tampaknya bersumber dari permasalahan profesionalisme ini.

Kalau dilakukan identifikasi, barangkali ada 3 kelemahan yang melekat pada pelaksana birokrasi di Sumbawa Barat, yaitu: (1). Kemampuan manajerial, yaitu kurangnya kemampuan dalam perencanaan program, kemampuan memimpin, menggerakkan bawahan, melakukan koordinasi dan pengambilan keputusan, (2). Kemampuan teknis, yaitu kurangnya kemampuan untuk secara terampil melakukan tugas-tugas, baik yang bersifat rutin, maupun yang bersifat pembangunan, dan (3). Kemampuan teknologis, yaitu kurangnya kemampuan untuk memanfaatkan hasil-hasil penemuan teknologi yang dapat memberikan kemudahan dalam pelaksanaan tugas-tugas birokrasi.

Selanjutnya silakan download tulisan ini

Comments
tanggapan
Written by Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya on 2008-08-21 11:09:31
saya sangat setuju dengan apa yang saudara utarakan dalam tulisan ini. sebagaimana kita ketahui bahwa sumbawa barat adalah salah satu kabupaten termuda di indonesia saat ini, jadi saya kira untuk kemajuan kedepannya sumbawa barat harusnya tidak menutup diri untuk menampung dan menyaring segala bentuk saran dan arahan dari berbagai pihak. 
 
namun saya juga berharap kepada saudara yang menulis artikel ini agar sebaiknya bentuk kepedulian saudara ini hendaknya disampaikan secara lansung kepada pemerintah setempat, berikut disertakan dengan solusi-solusi yang mungkin untuk dapat dilaksanakan sebagai senjata untuk menutupi keretakan-keretakan yang ada di dalam pemerintahan sumbawa barat. 
 
hal ini sekiranya perlu di lakukan karna saya yakin kita semua, khususnya masyarakat sumbawa barat sangat menginginkan sisitem pemerintahan yang baik untuk kesejahteraan masyarakatnya.
nasib sumbawa barat
Written by Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya on 2008-08-21 21:49:28
memang sedih mengingat perkembangan sumbawa barat saat ini kalau saja kita sedikit menoleh ke belakang, bahwasanya 'kemutar telu ' yang kelak menginspirasikan pembentukan kabupaten sumbawa barat sangatlah luar biasa pesonanya. 
Namun apa daya dengan adanya nernagai kondisi carut marut di KSB saat ini kita patut prihatin bahwa akan bertambah satu lagi "mantan kyai" yang akan menghiasi peta sosio politik kita. 
Namun kami sebagai putra KSB meskipun berada di rantau selalu optimis dan berbaik sangka semua pak kyai dan pak guru kembali ke fitrahnya. 
semoga sumbawa barat tetap yang terbaik di tanah samawa. 
maaf pak kyai............. hehehe
Written by Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya on 2008-09-09 23:16:54
Berita yang penulis sajikan untuk kemajuan KSB sangat bagus tetapi jangan setengah-setangah. Kami berharap berita selain yang kurang baik tentunya juga ada berita yang baik.. nah berita yang baik untuk saat ini sangatlah diperlukan mengingat bulan sekarang adalah bulan yang mulia yang masing-masing diri berlomba-lomba untuk saling bertaubat mengakui kesalahan diri. Juga saling memaafkan satu sama-lain, apa lagi mengingat saudara penulis cukup bagus dalam memaparkan berita-beritanya . harapan kami KSB bisa maju untuk semua pihak sehingga tidak saling menjatuhkan tetapi saling mengisi demi cita-cita murni sang Bupati Awal untuk menjadikan KSB sebagai niniatur Madani..itulah yang pertama kita dukung. Dimana ada yang kabupatennya baru berumur jagung sudah mendapat tuntutan yang begitu banyak. Tapi saya juga setuju dengan saudara penulis untuk mengkritisi kebijakan Bupati KSB terutama yang mengikuti di belakangnya....Setuju bersih korupsi, setuju berantas korupsi dan setuju juga membangun KSB....Cukup ya?
Written by iin on 2008-09-10 05:49:56
text

Tulis komentar
  • Silahkan komentar sesuai dengan berita.
Name:
E-mail
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressE-mailBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



Code:* Code:

Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 01 September 2008 17:26 )
 
< Sebelumnya

Editorial

Ancaman Ganja

article thumbnail        Kasus kepemilikan ganja di wilayah hukum Polresta dan Polres Bima semakin bermunculan. Pada Desember 2008 ini saja, sudah dua yang mengemuka. Tanggal 2 Desember, dua pemuda Penatoi Kota Bima dibekuk karena kepadatan membawa ganja. Terakhir, 11 Desember,...
Selengkapnya

Artikel Terkait

Google Search

Shout Box