Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Opini Bulan Ramadhan Momentum Bersih Dari Para Koruptor di Bumi Parirri Lema Bariri

Bulan Ramadhan Momentum Bersih Dari Para Koruptor di Bumi Parirri Lema Bariri

E-mail Cetak PDF
‘Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Ramadhan", selamat datang Ramadhan, Selamat datang Ramadhan sebuah ungkapan yang terucap dalam menyambuti datangnya bulan ramadhan. Didalam bulan ramadhan diwajibkan untuk melakukan puasa agar kita menjadi orang yang bertakwa. Puasa yang baik sebagaimana disebutkan oleh para ulama adalah puasa yang berkaitan dengan hati yaitu khawwash alkhawwash (yang hanya dapat dilakukan oleh segelintir orang). Puasa dalam kategori ini ditandai dengan tidak adanya kecenderungan hati untuk melakukan hal-hal yang tidak baik, dan bahkan apa saja yang dilakukannya selalu dilandasi oleh keikhlasan dan ketaatan kepada Allah. Jika dikaitkan dengan tindak pidana korupsi maka orang-orang yang sudah sampai nilai puasanya ke tingkat ini tidak akan pernah terlintas di hatinya untuk melakukan korupsi. Itulah sebabnya mengapa Al-Qur'an menawarkan terapi puasa untuk memberantas tindak kejahatan. Tentu saja yang diinginkan oleh Al-Qur'an adalah kesadaran yang mendalam dan dengan kesadaran ini maka kepada Allah terhadap aturan-aturan Allah akan berjalan dengan lancar baik diundangkan dalam lembaran negara ataupun tidak.
Kontribusi ibadah puasa dalam memberantas tindakan korupsi tercermin melalui esensi ibadah puasa itu sendiri, yaitu pengendalian hawa nafsu terhadap miliknya yang sah. Pada tataran ini seseorang dilatih untuk tidak menikmati apa yang sudah menjadi miliknya untuk sementara waktu dengan tujuan agar pelaku ibadah puasa memiliki kesabaran. Bila menikmati milik sendiri sanggup ditahan melalui ibadah puasa, maka besar kemungkinan bahwa yang bersangkutan akan sanggup untuk menahan diri dari menikmati yang bukan miliknya. Pada sisi lain, ibadah puasa ini juga menanamkan sifat sederhana yang jauh dari nilai-nilai kemewahan, dan akhir-nya dapat menghindarkan seseorang dari sifat boros dan mubazzir yang merupakan salah satu penyebab terjadinya tindakan korupsi seperti yang terjadi Kabupaten Sumbawa Barat dengan berbagai dugaan kasus korupsi. Dari laporan hasil pemantauan atas penyelesaian kerugian daerah pemerintah kabupaten Sumbawa barat tahun anggaran 2009 nomor 71/S/XIX.MTR/05/2009 tanggal 19 Mei 2009 tercatat total jumlah kerugian s/d 2008 sebesar 4,9 milyar dengan penyelesaian kerugian hanya 507 juta sehingga sisa kerugian sebesar 4,4 miliar. Selain itu, dugaan kasus korupsi yang akhir-akhir mencuat di tengah-tengah masyrakat KSB cukup menyentakkah hati kita. Untuk itu, GEMAK mengajak seluruh mahasiswa KSB untuk bersatu padu memberantas kasus korupsi di bumi pariri lema bariri sehingga tercipta good governance. Kalau bukan kita mahasiswa yang mempunyai idealis tinggi siapa lagi yang akan memberantas kasus-kasus korupsi di KSB. Dalam momentum ramadhan ini, GEMAK mengajak seluruh masyarakat KSB berdoa kepada Allah SWT agar kasus pemberantasan korupsi segera dipercepat proses penyelesaiannya oleh pihat yang terkait sehingga Bumi Parirri Lema Bariri bebas dari korupsi.

Oleh : Muhammad Dinul Haq
Ketua GEMA Semarang
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
Rosalia Dwi Werena  - komentar dari tulisanBulan Ramadhan Momemntum Bers   |114.58.218.xxx |25-08-2009 19:35:00
klo dalam bulan puasa ini para koruptor habis,berarti Ramadhan kali ini benar2 membawa berkah bgi daerah Sumbawaku yang tercinta ini...
dari penjelasan artikel diatas yang mengajak semua mahasiswa KSB untuk bersatu padu membrantas kasus korupsi shg pemerintahan dapat berjalan semaksimal mungkin dan pemajuan daerah dapat berjalan lancar.
dengan ini smga berharap pra generasi daerah yg sdng berjuang menuntut ilmu dpt pulang dan memajukan daerah kita ini.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
09/09to the rheeselamat hari raya idul fitri 1 Syawal 1431 H, mohon maaf lahir dan batin
09/09rogeSANJAYA......
09/09rogeSANJAYA......
09/09rogeminal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin,,,semoga di hari kemenangan ini kita semakin dewasa.arif dan bijaksana dalam menyikapi semua persoalan.
08/09SANJAYA BAE SIEtest kypad 12345678910...
08/09SANJAYA BAE SIETest Kypad...12345678910
08/09To The RheeJM balong
08/0907/09roge no comment
08/09rogeNo komen
08/09AnonymousNo komen
08/09Anonymous1 2 3 4 ......... 97 98 99 100=5050
07/09DINchTeeeessss
07/09DINchAda apa dengan birokrasi Sumbawa Sebenarnya.....? Hanya gara-gara tdk mempunyai NUPTK sekitar 168 orang GTT terancam tidak mendapatkan tunjangan fungsional pada tahun 2010 ini, pada sudah setahun berjalan pengurusan NUPTK tersebut tp sampai sekarang NUPTK belum keluar juga. Jadi sekarang sekitar 168 org GTT jadi korban hanya gara-gara bobroknya birokrasi semata. Dimana rasa keadilan dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam hal ini BUPATI sebagai pemegang kebijakan tertinggi di daerah ini....?
06/09rogeade gila ade tomas pangta ta...calon bupati ana waras si sarea na...sibuk sate langke dengan na apa...karotek...mantal baong boa na...
06/09rogepanci dalam amat,tau ruci no si salamat...

Interaktif

Kamus
Cek Email
 Isi Risalah sidang Kedua  ANNUR Vs KPU  . Selengkapnya...