| Bahasan Sumbawa Akan Punah??? |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Minggu, 10 Agustus 2008 10:15 | ||||||
|
YUp! gak usah kaget! Hari minggu lalu aku sempatin diri mampir kerumah seniorku, obrolan ringanpun mengalir begitu saja... seru di bumbui tawa dan canda2 ringan.. Mataku tertuju pada buku karya Pipit Senja yang berjudul "Kelemboade" (kalo gak salah), akhirnya obrolan ringan tadi berubah menjadi obrolan seputar bahasa bima, sang senior dengan mata berbinar-binar menyatak kekagumannya pada suku yang menepati bagian timur pulau sumbawa,Bima. dia kagum akan Solidaritas orang Bima kapan dan dimanapun mereka berada. lalu... "kamu bima kan?" tanya padaku Aku sih kaget, kiraen selama ini dia tau kalo aku Sumbawa Tulen! dengan santai ku kakatakan "Saya Tau Samawa Kak!" "Ooo.." katanya sambil tertawa.. Kemudian.. "O yah, kemarin saya punya buku tentang penelitian ahli bahasa, hasil penelitiannya Diperkirakan 50 tahun lagi ada beberapa bahasa yang akan punah di Indonesia.. salah satunya bahasa sumbawa.. hati-hati loh!" terangnya Gubrak! "bukunya mana kak?" "Ooo..sayang bukunya sekarang di pinjam sama Tn.T (salah seorang kandidat Pilkada, Maklum si seniorku yang pendiri Pramuka UNRAM termasuk salah satu orang penting..) "Oo.." jawabku singkat namun di benakku "perlu nih, dilakukan penyebaran berita atau sejenisnya demi tana samawaku..." dari sanalah tulisan seadanya ini muncul.. untuk lebih jelasnya mari kita samsama mencari! he..he..he... "Menurut ahli bahasa diperkirakan 25-50 tahun lagi bahasa sumbawa akan punah alias hilang... Jika di perhatikan, penelitan yang dilakukan ahli bahasa ini ada benarnya juga.. menurut penelitian tersebut, faktor yang memnyebabkan punahnya Bahasa Samawa 25-50 tahun kedepan adalah, pertama Masyarakat Sumbawa sangat jarang menggunakan bahasa daerahnya bahkan sesama sumbawapun masih enggan berbahasa Samawa, lain halnya dengan Suku Bima yang selalu menggunakan bahasa Daerahnya kapan dan dimanapun mereka bertemu. intinya masyarakat agaknya tidak bangga dengan bahasa daerahnya, layaknya ini merupakan suatu keprihatinan kita bersama selaku anak-anak muda Tana Samawa. Kedua, Jumlah Penduduk sumbawa yang sangat sedikit (diperkirakan yang menggunakan bahasa sumbawa hanya 500 ribu jiwa), bila dibandingkan dengan Suku Sasak dan bima yang tersebar ke seluruh wilayah nusantara, Masyarakat sumbawa yang menggunakan bahasa daerahnya sangat minim jadi wajar jika diperkirakan 50 tahun kedepan bahasa sumbawa akan punah. Yeah, sekarang kembali pada diri kita masing-masing, apa yang harus kita lakukan tampaknya sudah ada dalam otak kita masing-masing. apakah kita akan tetap membiarkan Bahasa yang menjadi Khas suatu daerah itu hilang atau sebaliknya kita melestarikannya. kita lihat di semua wilayah kabupaten sumbawa rata-rata anak-anak yang baru bisa bicara pasti akan di ajarkan menggunakan bahasa Nasional oleh orang tuanya, ini secara tidak langsung si orang tua sudah mengajar si anak untuk lupa pada bahasa sendiri. entah apa alasan para orang tua yang mengajarkan anaknya untuk selalu menggunakan bahasa Nasional dan melupakan bahasa Samawa. ini sungguh meprihatinkan! Guys, yang perlu kita lakukan sekarang adalah banggalah jadi orang Sumbawa, tumbuhkan rasa sayang pada tanah kelahiran kita, ya dengan menggunakan bahasa Samawa kapan dan dimanapun kita ketemu! mari kita lirik sedikit betapa bangganya tetangga kabupaten kita dengan bahasa dan adat istiadatnya (Meski tak sedikit orang yang mengejek) tapi toh tak menyurutkan rasa sayang dan bangga mereka pada daerahnya. selama ini kita bangga jika daerah kita mendapat kemajuan baru dalam bidang fisik tan tatanan wilayah! kita hanya bangga mendengar ada putera daerah berhasil menjadi "orang" di luar sana.. kadang tak jarang anak-anak sumbawa yang sedikit merendahkan adat, bahasa dan kebiasaan daerah orang yang dan berusaha tampil "modern" dengan tidak menggunakan bahasa sumbawa. itu fakta dan jelas merupakan bukti bahwa kecintaan Anak-anak Samawa pada daerahnya sangat rendah... Oke tindakan itu akan membuat orang berpendapat kita adal orang modern yang gak terkungkung dengan bahasa dan adat daerah, tapi kalau bukan kita siapa lagi yang akan meneruskan membudayakan adat dan bahasa Tana' Samawa yang katanya senap semu nyaman nyawe??? apa artinya sebuah keberhasilan dan ilmu jika daerah orang yang kita majukan dan hanya pulang kampung kala rindu akan sepat, singang dan keluarga??? Sumbawa butuh belaian putera-putera daerahnya yang berotak cerdas dan rendah hati bukan orang-orang yang super pintar tapi sekuler. ini hanya sebagai bahan renungan kita dan semoga bukan hanya untuk direnungkan tapi mari kita berusaha memberikan yang terbaik untuk tana "katelas" kita. Banyak hal yang bisa kita banggakan dari adat istiadat kita. ingat sesuatu akan sangat berharga ketia ia telah tiada. jaga baik-baik apa yang kita miliki sekarang sebelum kita menyesal ketika kita kehilangan... Sumbawaku sayang sumbawaku malang... "Ku Bonga bintang sarawi Teri diri ai mata ku totang nasib samawa..."(ajie)
|
||||||
| < Sebelumnya |
|---|
Berita Selanjutnya
img> Dapatkah Beasiswa Platinum PT NNT Lebih Bijak (10/08/2008-14:13)
Berlangganan Berita SUMBAWANEWS via email Gratis!! | Ancaman Ganja Selengkapnya |
|
1. Untuk memperkaya perbendaharaan bahasa Sumbawa, silakan masuk ke menu kamus yang ada di ------> Sumbawa ----> kamus atau akses secara langsung melalalui www.kamus.sumbawanews.com dan masukkan kata-kata bahasa Sumbawa yang anda pahami/ketahui.
redaksi sumbawanews |