Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Nasional Komisi II Selektif Terkait Pemekaran

Komisi II Selektif Terkait Pemekaran

E-mail Cetak PDF
Jakarta, Sumbawanews.com.- Komisi II sepakat untuk berhati-hati atau prudent dalam melakukan pemekaran atau melahirkan daerah baru dan kita  harus berpedoman kepada peraturan perundang-undangan baik dari Konstitusi Undang-undang maupun Peraturan Pemerintah. Hal tersebut disampaikan oleh Chairuman Harahap (F-PG) pada saat Press Conference di Press Room Nusantara III Kamis (15/07).

Chairuman menambahkan, dari 69 draft wilayah yang sudah ada, 33 buah, kita re-assessment dan kita sudah menyurati mereka untuk melengkapi draftnya. Dan ternyata dari yang ke 33 itu hanya 3 yang mendekati persyaratan penuh dan yang sudah melengkapi persyaratan itu sampai sekarang hanya 11 wilayah saja.

“Sebenarnya kami menginginkan pemerataan pembangunan itu bisa terjangkau ke masyarakat yang jauh sekalipun. Baik di daerah perbatasan maupun daerah terpencil, agar pembangunan yang terjadi di Indonesia ini merata,” tegasnya.

Di sela-sela Press Confrence tersebut Ganjar Pranowo (F-PDIP) mengatakan, bahwa otonomi yang sedang dijalankan jangan setengah-setengah. “Otonomi yang sudah berjalan sekarang ini jangan ditarik kembali ke keadaan yang sentralistis agar tidak setengah-setengah”, jelasnya.

Selain itu Ganjar pun menginginkan agar anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat dapat tersalurkan dengan benar. “Kami menginginkan agar alokasi anggaran yang diberikan oleh DPR atau pemerintah pusat jangan sampai salah sasaran ke daerah-daerah, agar pembangunan di daerah-daerah dapat segera dikembangkan,”jelasnya.

Ganjar menilai, apa yang sudah ada sekarang ini, harus membuat kita lebih berhati-hati. Dan jika secara konstitusi itu sudah layak untuk diajukan, segera dibuat  pengajuannya dan daerah segera membuat grand designnya. Jangan sampai daerah-daerah yang sudah merencanakan pengembangan daerahnya menjadi terganjal karena sebuah statement politik.

Ganjar menambahkan, pemekaran itu memang ada yang gagal tetapi tidak sedikit juga yang berhasil. Menurutnya, kegagalan otonomi yang terjadi itu bukan semata-mata otonomi daerah baru tetapi harus dilihat lebih dalam lagi sebenarnya masalah apa yang muncul dan harus diadakan ada suatu pengkajian tersendiri. (DPR/ra)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...