Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Nasional AJI Jakarta Sesalkan 'Manifesto Kemerdekaan Pers'

AJI Jakarta Sesalkan 'Manifesto Kemerdekaan Pers'

E-mail Cetak PDF
altJakarta, Sumbawanews.com.- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menyesalkan munculnya “Manifesto Kemerdekaan Pers” pada 17 Juli lalu, yang mengecam sanksi yang dijatuhkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas siaran Headline News Metro TV. AJI Jakarta menilai sanksi tersebut sudah sesuai kewenangan Komisi Penyiaran dan tidak mengancam kebebasan pers di Indonesia.

Karena itu, argumentasi para penandatangan Manifesto bahwa tindakan Komisi Penyiaran itu bisa berpotensi menjadi awal upaya pengekangan kebebasan pers Indonesia di masa datang, adalah tidak berdasar.

Perlu diingat bahwa sanksi penghentian sementara tayangan Headline News pukul 05.00 wib di Metro TV selama tujuh hari berturut-turut sejak 1 Juli itu, diberikan dengan dasar amat kuat. Metro TV dinilai telah lalai membiarkan adegan dalam sebuah film porno, ditayangkan –tanpa dikaburkan-- dalam program berita di stasiun televisi itu pada 14 Juni lalu. Tayangan itu merupakan bagian dari berita mengenai razia film porno di warung-warung internet di Trenggalek, Jawa Timur.

Ketua AJI Jakarta Wahyu Dhyatmika menilai sanksi Komisi Penyiaran itu sudah sesuai Undang Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002, Pasal 8 ayat 2 poin (d) yang berbunyi: “...memberikan sanksi terhadap pelanggaran peraturan dan pedoman perilaku penyiaran serta standar program siaran,” serta Pasal 55 ayat (b) yang berbunyi: “Penghentian sementara mata acara yang bermasalah setelah melalui tahap tertentu,” dan poin (e) yang berbunyi: “Pembekuan kegiatan siaran untuk waktu tertentu.”

AJI Jakarta memberi apresiasi atas keputusan Komisi Penyiaran yang tidak menggunakan kewenangannya sesuai Pasal 57 UU Penyiaran. Pasal itu memberikan keleluasaan pada Komisi untuk mempidanakan kasus ini dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak sepuluh miliar rupiah. Sikap Komisi Penyiaran yang menolak melakukan kriminalisasi pers ini mencerminkan komitmen lembaga ini pada kebebasan pers.

AJI Jakarta menghimbau semua jurnalis, awak redaksi, dan penyelenggara siaran televisi untuk menghormati UU Penyiaran, UU Pers serta regulasi penyiaran lain yang berlaku di Indonesia.

"Di masa depan, AJI Jakarta akan terus mendukung langkah-langkah Komisi Penyiaran membenahi siaran televisi dan radio di Indonesia, dalam rangka menciptakan iklim penyiaran yang menomorsatukan kepentingan publik." pungkas Wahyu (sn01)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...