HOME UTAMA DAERAH | NASIONAL | INTERNASIONAL | EDITORIAL | OPINI | PENDIDIKAN | AGAMA | UNIK | TECHO | FOTO | SITUSKU CERITA RAKYAT | BUDAYA SEJARAH | WISATA | JOKE PUISI | SASTRA  | MOTIVASI | BEASISWA

Kredibilitas KPK Dipertanyakan

Jakarta, Sumbawanews.com. – Pekerjaan berat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih banyak yang belum terselesaikan sehingga masyarakat mempertanyakan kredibilitas KPK ini.

Kredibilitas KPK Dipertanyakan

Adapun kasus kasus besar yang sampai saat ini belum terselesaikan antaralain kasus BLBI, mafia pajak Gayus Tambunan, kasus Bank Century, wisma atlet, Hambalang, mafia anggaran di DPR, cek pelawat dan korupsi di Depnakertrans.

"Inilah utang Abraham Samad yang dia janjikan akan dibongkar," kata Ketua Presidium Police Watch Neta S Pane dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan '100 Hari KPK' di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/4/2012). Sebenarnya KPK periode ini sudah 120 hari karena dilantik pada 16 Desember lalu atau empat bulan yang lalu.

Menurut Neta, belum terealisasikannya janji Abaraham Cs. tidak berdiri sendiri. Neta melihat banyak masalah di internal KPK yang berkontribusi atas mangkraknya sebuah kasus.

"Masalah ini membelenggu Abraham. Ini membuat Abraham sulit bermanuver," kata Neta yang salah satu deklarator Komite Pengawas KPK.

Neta mencatat setidaknya ada tiga hal yang mengepung kinerja Abraham.  Pertama, Abraham Samad Cs. dibelenggu mafia birokrasi KPK. "Ketika awal berdiri KPK itu relatif tidak ada mafia birokrasi. Tapi setelah berkembang seperti institusi lainnya di pemerintahan yang membuat pimpinan itu tidak berkutik," ujarnya.

Kedua, Abraham Samad dibelenggu solidaritas korps berlebihan. "Ini dampak dari KPK tidak punya penyidik sendiri. Penyidiknya banyak dari polisi dan kejaksaan. Karena itu sejak berdiri KPK tidak satu pun kasus korupsi di kepolisian dibongkar KPK," ujarnya.

Ketiga, Abraham Samad seperti tidak berdaya menyikapi tarik menarik politik aktual. Terutama yang menyangkut penguasa. "Ini terbukti banyak kasus-kasus yang menyangkut lingkaran kekuasaan itu tidak diungkap. Angelina Sondakh sudah lama dijadikan tersangka tapi belum ditahan. Sementara wakil walikota semarang yang belum tersangka malah sudah ditahan," ujarnya

 

Namun menurut Abraham semua kasus itu akan bisa dia selesaikan dengan menjungjung teguh peraturan dan hukum yang berlaku.

“Saya akan tuntaskan semua kasus tersebut, dan saya akan berpedoman kepada peraturan yang berlaku, memang saya akui untuk kasus kasus korupsi ini kita kerja dengan sekuat tenaga, pasalnya mereka semua pelaku ini sangat licin bagai belut, namun, jika itu telah memenuhi unsur saya tidak akan segan akan menangkapnya.”Jelas Abraham.(Erwin Siregar)

 

 

Kategori: