Kapolres Lotim Akan Selidiki Aksi Penghadangan di Masbagik

 

Taliwang KSB, SumbawaNews.Com.- Sejumlah penumpang angkutan darat PO.Damri jurusan Mataram - Taliwang merasa dirugikan dengan tindakan sekelompok  orang yang melakukan penghadangan terhadap semua Bus anggkutan penyebrangan antar pulau khususnya jurusan Mataram - Sumbawa.
 
Dikisahkan Imron Rosiawan alias Boim, penghadangan itu terjadi pada hari Sabtu (31/3/2012) di wilayah Masbagig Lombok Timur. Belasan pemuda dengan mengatasnamakan kebijakan Pemerintah Daerah Lotim, memberhentikan setiap Bus jurusan Mataram - Sumbawa. Oleh belasan laki-laki itu, para penumpang Bus dipaksa turun dan melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Khayangan dengan menggunakan Bus engkel yang telah disiapkan.
 
"Kami bingung kok mereka memaksa kami melanjutkan perjalan dengan engkel yang mereka siapkan. Ironisnya lagi kami diwajibkan membayar biaya engkel tersebut, padahal kami sudah membayar tiket Bus yang kami gunakan itu dengan tarif sesuai dengan harga tiket yang tertera," tutur Boim panggilan Imron Rosiawan.
 
Selaku pihak yang merasa dirugikan, Boim mengaku sempat mempertanyakan dasar tindakan yang dilakukan sekelompok laki-laki berperawakan seram itu. Dan berdasarkan pengakuannya, dikatakan bahwa itu merupakan kebijakan dari pemerintah daerah Lotim.
 
"Mereka sempat memperlihatkan sebuah kertas yang diakui sebagai acuan  mengaku mengatasnamakan kebijakan pemerintah daerah Lombok Timur. Tapi saat kami minta untuk dicopy, mereka menolaknya," tutur Boim.
 
Sikap dan tindakan kasar yang dipertontotan belasan laki-laki bertampang kasar itu, menurut Boim telah menimbulkan keresahan kepada para penumpang Bus. Apalagi, para pelaku juga tidak memperlihatkan sikap yang bersahabat.
 
Sementara itu, Kapolres Lombok Timur, AKBP. Agus Nugroho, S.Ik, SH,MH, yang berhasil dikonfirmasi SumbawaNews.Com, terkait dengan aksi penghadangan yang dilakukan sekelompok laki-laki di wilayah Masbagig Lombok Timur, mengaku tidak pernah mengetahui kejadian itu. Agus bahkan mengaku mendengar adanya insiden penghadangan setelah dikonfirmasi SumbawaNews.Com.
 
"Saya baru dengar ada insiden penghadangan setelah anda mengkonfirmasikan masalah ini. Dan kami berterima kasi sekali atas info yang disampaikan ini,"ujar Agus melalui sambungan selulernya.
 
Terkait dengan tindakan penghadangan yang dilakukan para laki-laki yang bertampang sangar, Agus, berjanji akan mengutus anggotanya untuk turun langsung kelokasi yang dimaksud.
 
"Secepatnya kami akan mencari kebenaran dari info ini. Dan kami juga perlu tau apa motif penghadangan yang dilakukan ini,"janji Kapolres Lotim. (dEkA)
 
 
Kategori: