Berita
Internasional
KTT Nato bahas Georgia | KTT Nato bahas Georgia |
|
|
|
| Ditulis Oleh Administrator | ||||||
| Selasa, 19 Agustus 2008 12:26 | ||||||
|
Namun perbedaan utama diantara anggota Nato adalah sejauh mana mereka harus menghukum Rusia, kata para pengamat. Moskow menyangkal klaim Tbilisi bahwa tentara Rusia tidak mundur seperti dijanjikan. Konflik meletus 7 Agustus lalu ketika Georgia melancarkan serangan terhadap Ossetia Selatan yang ingin memisahkan diri tetapi didukung Rusia. Aksi tersebut memicu serangan balasan tentara Rusia yang maju melampaui Ossetia Selatan memasuki wilayah Georgia. Dalam gencatan senjata yang ditandatangani pekan lalu dimana Moskow berjanji mulai menarik mundur tentaranya Senin, namun para wartawan mengatakan sejauh ini hanya ada sedikit isyarat penarikan mundur secara besar-besaran. Para pejabat di Tbilisi mengatakan tidak ada bukti tentara Rusia meninggalkan kawasan Georgia namun kementerian pertahanan Rusia menyatakan, penarikan mundur sudah dimulai dan akan selesai dalam beberapa hari. Sementara 26 negara Nato berkumpul di Brussels, wartawan BBC Jonathan Marcus menyebutkan adanya perbedaan pendapat diantara anggota Nato mengenai cara bagaimana menanggapi perkembangan itu. Oleh sebab itu fokus dari pertemuan adalah yang bisa disepakati para anggota, kata wartawan BBC. Diduga di satu kubu yakni Inggris, Kanada, Amerika Serikat dan sebagian besar negara Eropa Timur menginginkan bersikap keras terhadap Rusi namun sebagian negara Eropa Barat yang dipimpin Perancis dan Jerman diperkirakan lebih berhati-hati dalam merusak hubungan dengan Moskow. Rice mengatakan, "Kita harus menolak sasaran strategis Rusia yang jelas merusak demokrasi Rusia, menggunakan kemampuan militer untuk merusak dan di dalam beberapa kesempatan merusak prasarana Georgia dan berusaha melemahkan negara Georgia. Wartawan BBC di pertemuan puncak yang diminta Amerika berusaha menawarkan dukungan besar bagi pemerintah Tbilisi, menekankan komitmen Nato untuk kedaulatan Georgia. Seorang juru bicara Nato mengatakan kepada kantor berita AFP,"Saya kira akan muncul pesan keras kepada Rusia." (BBC)
|
||||||
| < Sebelumnya |
|---|
Berita Selanjutnya
img> Pelajar 17 Tahun Juara Tulis SMS Tercepat (18/08/2008-21:39)
img> Separatis beraksi lagi di Filipina (18/08/2008-21:36)
img> Presiden Pakistan mengundurkan diri (18/08/2008-21:17)
img> Medvedev janji Rusia mundur Senin (18/08/2008-14:02)
img> Zhang Ning Menangkan Medali Emas Bulutangkis di Beijing (17/08/2008-10:14)
Berlangganan Berita SUMBAWANEWS via email Gratis!! | Ancaman Ganja Selengkapnya |
|
1. Untuk memperkaya perbendaharaan bahasa Sumbawa, silakan masuk ke menu kamus yang ada di ------> Sumbawa ----> kamus atau akses secara langsung melalalui www.kamus.sumbawanews.com dan masukkan kata-kata bahasa Sumbawa yang anda pahami/ketahui.
redaksi sumbawanews |