• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
  • green color
Member Area
Home arrow Berita arrow Internasional arrow Jurus barter Kebun Binatang Kuba
Jurus barter Kebun Binatang Kuba PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Rabu, 20 Agustus 2008 06:47

 Sumbawanews.com.- Kuba, yang cadangan devisanya terbatas, sering disebut-sebut sebagai negara yang ahli untuk melakukan barter.
Sebut saja, impor minyak negara itu dari Venezuela.

Pemerintah Kuba membayar seluruh minyak impor dengan jasa dokter dan perawat Kuba yang dikirim ke Venezuela, untuk memberikan bantuan medis kepada warga miskin di sana.

Dan, yang paling baru, seperti dilaporkan wartawan BBC di Havana, Michael Voss, Kuba bersiap menukar satwa penghuni kebun binatang dengan peralatan kedokteran hewan.

Tim petugas kebun binatang Kuba saat ini tengah sibuk menyusun daftar akhir satwa yang akan dikirim ke Venezuela.

Satwa yang mungkin akan masuk daftar mencakup seekor singa, kuda nil kerdil, dan dua ekor dubuk (sejenis anjing liar), dan seekor antelop.

Yang, juga ikut masuk dalam daftar adalah seekor bayi jerapah setinggi dua meter yang dinamai Evo, dengan meminjam presiden berhaluan kiri Bolivia, Evo Morales.

Sebagai penukar, Venezuela akan memasok peralatan medis yang sangat diperlukan Kuba, termasuk mikroskop elektronik, peralatan sentrifugal, dan berbagai keperluan, yang tidak terjangkau oleh anggaran bagian kedokteran hewan di kebun binatang tersebut.

Warisan Komunis

Kebun Binatang Nasional di pinggiran ibukota Havana membanggkan diri sebagai salah satu taman satwa dengan koleksi fauna Afrika terbaik di seluruh kawasan Amerika.

Kelengkapan koleksi satwa itu merupakan warisan keterlibatan militer negara komunis ini di Afrika.

Pada tahun 1970-an, puluhan ribu tentara Kuba ikut mengangkat senjata dalam perang kemerdekaan di benua tersebut.

Kebun binatang Havana juga memiliki catatan penangkaran satwa yang mengagumkan.

Sekitar 700 ekor zebra dan 300 singa lahir di sana, dan banyak di antaranya diekspor ke seluruh dunia.

Satwa-satwa yang dibarterkan akan dikirim ke Venezuela dengan kargo udara bulan depan.

Satu-satunya satwa yang merisaukan para petugas kebun binatang adalah Jerapah Evo yang baru enam bulan.

Pawangnya, Jose Manuel Hernandez mengatakan, dia sangat peka dan memerlukan perawatan seperti anak-anak.(BBC)

Comments

Tulis komentar
  • Silahkan komentar sesuai dengan berita.
Name:
E-mail
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressE-mailBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



Code:* Code:

 
< Sebelumnya

Editorial

Ancaman Ganja

article thumbnail        Kasus kepemilikan ganja di wilayah hukum Polresta dan Polres Bima semakin bermunculan. Pada Desember 2008 ini saja, sudah dua yang mengemuka. Tanggal 2 Desember, dua pemuda Penatoi Kota Bima dibekuk karena kepadatan membawa ganja. Terakhir, 11 Desember,...
Selengkapnya

Artikel Terkait

Google Search

Shout Box