Kamis, 25 Juni lalu dirayakan sebagai Hari Anti-Narkoba Internasional. Berbagai refleksi perayaan dihelat oleh berbagai pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif (Narkoba), pembunuh ampuh generasi harapan bangsa itu. Data dari Sat Narkoba Polresta Bima, sejak Januari-Juni 2009, sudah tiga kasus yang ditangani. Dalam level Provinsi NTB, seringkali kita dikejutkan dengan munculnya kasus kepemilikan Narkoba yang melibatkan pelajar, mahasiswa, dan bahkan anggota Kepolisian.
Dari momentum itu, tentu perang melawan Narkoba di daerah ini dan secara nasional mesti terus digelorakan lagi. Energi ‘pemberontakan’ terhadap bahaya Narkoba terus di-charger untuk menyelamatkan masyarakat. Betapa banyak anak bangsa yang harus kehilangan masa depan karena terjerembab dalam pergaulan yang salah dan menjadi korban.
Narkoba sejauh ini terbukti berkontribusi signifikan menjatuhkan produktifitas suatu bangsa. Oleh karena itu, harus dilawan dan dijadikan musuh bersama (common enemy). Selain dukungan masyarakat, Kepolisian, dan pemerintah, faktor keluarga juga amat menentukan upaya menekan kasusnya.
Badan Narkotika Nasional (BNN) diharapkan lebih meningkatkan peranannya dengan menggerakkan seluruh lini organisasinya. Percepatan gerak mereka diharapkan bisa mengimbangi laju pergerakan para pengguna dan bandar yang ditengarai marak bergerak di “bawah tanah”. Dalam level dunia, Indonesia diidentifikasi menjadi wilayah empuk pemasaran Narkoba, bahkan pabrik terbesar di Asia Tenggara pernah ditemukan aparat Kepolisian di Tanggerang.
Jika upaya meredam pergerakan Narkoba ini ‘jalan di tempat’ maka Indonesia bakal menjadi wilayah dengan potret sosial yang amburadul. Dari kesaksian (testimoni) para mantan pengguna, bahaya Narkoba jauh dari apa yang diperkirakan, berpengaruh terhadap aspek fisik, mentalitas, dan bangunan sosial. Nah, jika posisi bahayanya sedemikian kompleks, maka hanya satu kata: Ayo lawan Narkoba Yuk...(*)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|























maha Besar Allah dengan kekuasaan-Nya
Kepada Yth: Bapak Gubernur NTB TGH Za...
Na ya ajak to bola bae runtung ano na...
baru tau gw ada situs kyk gini...bany...