Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Editorial Illegal Mining Tetap Berlangsung

Illegal Mining Tetap Berlangsung

E-mail Cetak PDF
altSumbawa, Sumbawanews.com.- Meskipun Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengeluarkan peringatan keras akan menindak tegas pelaku illegal mining di O;lat Labaoang Kecamatan Lape, tetapi peringatan itu tidak mempan untuk menghentikan aktivitas ribuan warga menggali batuan emas diwilayah tersebut.

Informasi yang dikumpulkan Sumbawanews.com, beberapa pentolan Illegal mining berikut peralatannya telah diamankan oleh aparat keamanan. Kendati demikian, sikap tegas aparat keamanan ini tidka membuat jera pelaku illegal mining lainnya.

Suasana hiruk pikuk dipuncak olat Labaong berlangsung pagi siang malam bagaikan arena pasar malam. Tidak hanya masyarakat penambang emas yang sibuk mengais rejeki, para pedagang makanan dan minumanpun tidak kalah sibuk menjajakan dangangannya.

Dari pengamatan sementara, perputaran uang di Olat Labaong setiap harinya tidak kurang dari Rp.100juta. Kemungkinan kondisi inilah yang membuat pelaku penambangan liar terus bertahan dan tidak peduli terhadap ancaman pemerintah. Ibarat rambut kumis, pagi dicukuu, sore tuumbuh kembali. Begitulah permasalahan tambang di Sumbawa.Belum tuntas penertiban Olat Labaong kini muncul masalah baru.

Berawal dari kebijakan Pemda Kab. Sumbawa menerbitkan 24 Ijin Kuasa Pertambangan yang diganti dengan Istilah IUP, justeru membakar hasrat masyarakat untuk melakukan penambangan liar dilahan konsensi investor.

Contoh kasus olat cabe di Kecamatan Moto Utara, kini mulai didatangi masyarakat penambang liar. Hasil pantauan dilapangan, masyarakat setempat kini berperilaku sangat sensitif. Setiap pendatang dari daerah lain terus diawasi aktifitasnya. Perilaku ini diterapkan guna menghindari masuknya penambang liar dari luar wilayah Moyo Utara. Sampai dengan saat ini, konon ratusan warga sudah mulai menambang di kawasan Olat Cabe. (jaya)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
hamdan     |119.47.93.xxx |11-07-2010 11:19:31
tindakan pemerintah sudah tepat dalam menjaga serta mengeluarkan praturan pemerintah terhadap penambang liar,,,,,,,,,

tp,,,perlu diketahui kalau pemeintah mengeluar praturan tersebut tolong,,,,dijalankan dengan sebenarnya..............jangan memendang suatu hal dengan satu arah.........momentum pemerintah sekarang ada ditangan masyarakat........
han  - Kenapa Masih ada Rakyat yg pro penjajah     |125.167.183.xxx |24-07-2010 13:02:42
Kenapa Rakyat Indonesia Masih Pro terhadap Bangsa penjajah. Kenapa Tanah air dan kekayaan yang ada didalamnya harus diserahkan kepada pihak asing. Kenapa kalau bule nambang itu selalu Legal. Kenapa Kalau Bangsa Sendiri yang Nambang ditanahnya sendiri Selalu Illegal. Kenapa Rakyat NTB tidak boleh memanfaatkan Kekayaan alamnya untuk mengentaskan kemiskinan ?, kenapa Rakyat NTB selalu diburu oleh aparat kalau menambang emas ? Apakah Bangsa ini tidak ada yang bisa mengelola Sumber daya alamnya ? Kenapa kalau newmont Bule itu yang nambang Boleh , kenapa kalau rakyat tidak ? Padahal kalau bule yang nambang, kedalaman lubangnya sampai 750 Meter dibawah kaki bukit itu dan diameternya 15 Km? Kalau Bule dikasi Nambang emas disumbawa, maka nantinya pulau itu akan patah. Gemana bro..........................+
oni lb  - hidup rakyat miskin......   |222.124.3.xxx |11-07-2010 16:52:00
selagi itu menguntungkan buat masyarakat kenapa harus pemerintah mencekal...seharusnya pemerintah mensuportnya dengan peralatan yang lebih canggih....itu baru namanya pemerinta membrantas kemiskinan.jangan sampai emas itu di keruk oleh orang asing...hidup....rakyat miskin....
Masyarakat ilegal mining   |110.136.216.xxx |14-07-2010 11:55:47
Pemerintah.......Pak JM.........kami masyarakat sbw juga,jangan mentang2 bpk skrg jadi bupati lantas semaunya bapak gadaikan semua kekeyaan bumi sbw,inikah model pemimpin yang pro rakyat......?
bonong   |125.167.180.xxx |15-07-2010 16:58:18
jual sarea ne....ma bau kalega.....we....samata mo...no totang lok ada pengadilan akherat ble.....roa bajual tapi no roa tanggung jawab....coba bau sarea ade rampok olat kadu....
alwan  - Tambang Rakyat Harus Diregulasikan meski hanyak se   |125.167.183.xxx |16-07-2010 12:49:31
Hampir diseluruh wilayah Kecamatan Kabupaten sumbawa Masayarakat petani penghasilannya rendah jauh dibawah tahun sebelumnya...Olat Labaong sepertinya petunjuk sekaligus rahmat bagi Masyarakat Tana Samawa yang di teteskan Sang Ilahi untuk menjadi sumber pendapatan alternatif pasca gagal panen...Olat Labaong menjadi suatau keniscayaan untuk di diregulsikan meski sebatas perda oleh pemerintah menjadi pertambangan rakyat sehingga lahirlah suatu keadilan ekonomi sebagai bentuk kedaulan ekonomi Rakyat...
aby   |221.161.124.xxx |16-07-2010 17:09:55
bnar mas,bukan karna aku salh satu warga lagam jadi bukan brarti pro n kontra,,,,cb bayangin musim panen yg di tunggu2 gagal total ,,,,,,tanpa ad keuntungan dikit pun,,,,,alhamdulillah ni lah karunia yg di beri allah bagi masyarakt setempat tuk menganti hasil ceri payah mereka,,,,,
Pemuda Kahfi  - Tambang Rakyat ditertibkan, dan aturan jelas.   |118.137.229.xxx |19-07-2010 06:28:20
B anyak regulasi dibuat pemerintah daerah yang dibuat dalam pengelolaan penambangan oleh masyarakat, artinya bukan oleh perusahaan, yang tentunya skala nya akan lebih kecil, dan peralatan yang digunakan adalah tingkat rendah, bukan perlatan berat.
Asalkan pemda bijak dalam mengeluarkan aturan yang tegas, waktunya pun jelas, prioritas orang-orang daerah.
yang bisa jadi nanti setelah penambangan rakyat bisa dilakukan penambangan skala besar. Namun harus sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku… Terutama ke masalah Lingkungan… yang saya kira dunia seluruhnya sudah konsen ke sana.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...