Sumbawa, Sumbawanews.com.- Prestasi olahraga nampaknya tidak lepas dari besarnya anggaran yang dibelanjakan. Menghadapi pekan Olahraga Provinsi VIII 2010 kabupaten Sumbawa berencana meningkatkan prestasi dari porprov empat tahun lalu. Dimana Sumbawa hanya mampu mencatatkan diri dideretan empat peraih medali dari 9 Kabupaten/Kota. Tahun ini, sebanyak 10 kontestan akan berlaga diajang empat tahunan ini, mampukah Sumbawa mengukir prestasi.Membahas persoalan anggaran dan prestasi yang ditargetkan untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbawa, nampaknya menjadi hal yang dilematis disatu sisi anggaran yang masuk di APBD 2010 hanya Rp. 500 juta, sementara patokan prestasi dituntut mencapai urutan ketiga. Dari pertemuan eksekutif dan badan Anggaran DPRD Sumbawa, serta KONI ada penambahan anggaran sekitar 500 juta sehingga dana untuk porprov mencapai Rp. 1 Milliar. “sangat sulit menambahkan anggaran untuk poprprov sebelum dilakukan perubahan APBD tahun ini. Yang bisa hanya dari bantuan yang direvisi item programnya. Yang nantinya anggaran tersebut bisa dimasukkan lagi melalui APBD Perubahan,”sebut Asisten II Setda Sumbawa Drs. H. Rasydi, dihadapan badan Anggaran.
Sementara dari DPKA Drs. Baharuddin, dari bantuan yang ada sebutnya, hanya anggaran panwaslukada yang bisa dirasionalisasikan yang kemudian dialihkan ke KONI. “rasionalisasi anggaran pemilukda mencapai Rp. 980 juta, kemungkinan bisa dialihkan ke Porprov,”sebutnya.
Tidak realistis sebut ketua KONI Sumbawa, Drs, M.Iksan Safitri, jika anggaran minim sementara KONI dituntut untuk menaikkan prestasi dari tahun 2006 lalu. ‘anggaran 2006 lalu mencapai Rp. 1. nah tahun ini, KONI minta sekitar 1,3 M, anggaran itupun bisa mencukupi dengan catatan tidak semua cabor diikutkan ke porprov. Hanya cabang olahraga yang kemungkinan meraih prestasi saja yang diikutkan,’sebut Iksan.
Persiapan yang teah dilakukan sebutnya, telah dilakukan dua kali monitoring dan evaluasi bagi cabor yang bakal diberangkatkan ke mataram Juli nanti. Meski demikian semuanya belum final tergantung jumlah anggaran.
Idealnya untuk anggaran Porprov dan KONI sebut Ikhsan, yakni mencapai Rp. 2.28 Miliiar, dengan perhitungan sebesar Rp, 750 juta untuk kegiatan PSSI mengahdapi dua agenda nasional yakni divisi II dan Suratin.
Namun sebutnya, jika anggaran daerah terbatas, bisa saja kebutuhan tersebut dipenuhi secara bertahap, yakni anggaran porprov ditambah Rp. 800 juta sehingga berjumlah 1,3 juta, Rp. 219 juta untuk kegiatan PSSI yang bakal dilaksnakan bulan Mei ini. Untuk suratin akan berlaga di KSB sementara untuk divisi II nasional belum diputuskan tempatnya, yang kemungkinan besar di samarinda.
Untuk gambaran prestasi Sumbawa di porprov sebut Iksan, 2006 lalu, dimana anggaran mencapai Rp. 1 M dengan peringkat 4 dimana Sumbawa berhasil meraih 15 medali emas,23 perak, 40 perenggu yang diraih dari 26 cabang olahraga. Sementara dengan anggaran tahun ini, Sumbawa menargetkan perbaikan peringkat dengan peraihan medali emas sebanyak 30 buah, diperkirakan 21 cabor yang akan di bawa ke porprov.
Sementara anggota Badan Anggaran Iksanudin jamal menyebutkan, prestasi olahraga Sumbawa sejak dulunya selalu terkendala anggaran. Sehingga untuk prestasi hendaknya bisa di lakukan seleksi yang optimal. Jangan sampai saat event dilaksanakan justeru panitia yang diuntungkan tetapi atlit menderita, padahal anggarannya cukup mendukung.
Ketua DPRD Sumbawa H. farhan Bulkiyah memutuskan, dari anggaran rasionalisasi bantuan ke panwaslukada Sumbawa, bisa dialokasikan ke porprov sebanyak 500 juta sehingga total menjadi Rp. 1 M, sementara sebesar Rp. 219 juta dialokasikan bagi kebutuhan PSSI sisanya 100 juta untuk bantuan kodim. “badan anggaran akan menyetujui selama pos anggarannya ada. Sementara untuk kebutuhan lainnya bagi KONI akan dibahas melalui Perubahan APBD,”nantinya.
Dengan anggaran Rp. 1 M tahun ini untuk porprov, anggaran ini sama besarnya dengan anggaran 2006 lalu, akankah peningkatan prestasi itu terjadi sementara cabang yang dibawa ke Porprov hanya 21 cabor sementara 2006 lalu 26 cabor dengan 15 medali emas. Tentunya, ketelitian KONI dalam menyyeleksi atlit dan cabor yang akan diikutkan harus selektif. (el)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...