HOME UTAMA DAERAH | NASIONAL | INTERNASIONAL | EDITORIAL | OPINI | PENDIDIKAN | AGAMA | UNIK | TECHO | FOTO | SITUSKU CERITA RAKYAT | BUDAYA SEJARAH | WISATA | JOKE PUISI | SASTRA  | MOTIVASI | BEASISWA

Dugaan Pemalsuan Data, Puluhan Honorer Mengadu Ke Polres

Lombok Tengah, Sumbawanews.com.- Puluhan tenaga honorer  yang tidak lolos dalam verifikasi beberapa buan lalu bersama anggpta LSM Garda NTB Junaidi resmi menjaukan aduan ke Polres Loteng, Kamis (26/4) di Praya.

Dalam pengaduan itu LSM Garda melaporkan TIM yang terdiri dari eksekutif dan legeslatif serta kepala Dinas BKD Pemda loteng untuk ditindaklanjuti ke proses hukum.   Puluhan tenaga honorer  mengaku mengabdi dari tahun 2005 tidak masuk datanya ke BKN.

“malah saya kerja bersama rekan sekantor masuk belakangan yang malah masuk namanya menjadi calon PNS,“ gerutu para honorer dikantor Polisi.  

Juniadi juga menuding banyak permainan kotor dikalangan pejabat Lombok tengah dalam merekrut tenaga honorer tahun 2005. Sebab banyak keluarga pejabat Loteng yang masuk datanya menjadi calon PNS padahal ia belum termasuk dalam aturan yang berlaku.

“Sementara sebanyak 47 orang yang masuk data menjadi calon PNS katagori K I perlu dipertanyakan dokumennya,“ jelas Junadi.  

Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Karyono mengaku akan mempelajari kasus dugaan pemalsuan dukumen yang dilakukan oleh  pihak TIM verifikasi antara lain eksekutif, legilatif  dan dinas BKD Pemda Loteng.

“Kami akan tidak lanjuti laporan tersebut dan tentunya nanti akan kita panggil saksi untuk bahan lidik kemudian ke tingkat peyelidikan,“ jelas Kapolres. (Rosidi)

Kategori: