DR. Abdurrahman Minta Pemda NTB Optimalisasi Program Jagung

 

Jakarta, Sumbawanews.com.- Anggota Komisi VI DPD RI Fraksi Partai Demokrat, Dapil Nusa Tenggara Barat,DR.Abdurrahman Abdullah meminta kepada Kepala Daerah Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) agar dapat mengoptimalisasikan program jagung di daerahnya.
 
Hal tersebut dikemukakannya saat dimintai tanggapannya oleh Sumbawanews.com, Rabu (29/2) menyangkut  realisasi program yang diusung oleh Komisi VI DPD RI ke Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, saat ini Kabupaten Dompu telah melaksanakan program penanaman jagung pada lahan seluas 25 hektar dengan sumber pembiayaan dari Bank Rakyat Indonesia melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
 
Menurut data dari Sekretariat Negara yang diupdate Rabu (29/2) pukul 19.00 WIB menyatakan produksi jagung nasional pada tahun 2009 sebesar 17,66 juta ton Pipilan Kering  (Aram III BPS), diproyeksikan akan naik menjadi 19,80 juta ton Pipilan Kering (PK) pada tahun 2010, menjadi 22 juta ton PK pada 2011, menjadi 24 juta ton PK pada 2012, menjadi 26 juta ton PK pada 2013, dan pada tahun 2015 diproyeksikan mencapai 29 juta ton PK.
 
Hasil atau produksi tersebut akan mampu dicapai apabila luas panen juga naik dan produktivitasnya ditingkatkan dari tahun ke tahun dengan proyeksik naik rata-rata 10% per tahun,luas panen diproyeksikan naik rata-rata 4,07% per tahun,dan produktivitas jagung diproyeksikan naik rata-rata 6,93% per tahun. 
 
Jika dilihat dari segi konsumsi,diproyeksikan kebutuhan jagung nasional naik sekitar 2 juta ton PK pertahun. Jika pada tahun 2009,kebutuhan jagung mencapai 19,76 juta ton PK,maka kebutuhan tersebut akan menjadi 21,95 juta ton PK pada 2011, naik menjadi 24,20 pada tahun 2012,kemudian menjadi 25,97 pada tahun 2013,dan naik menjadi 28,92 pada tahun 2014.Jumlah stok tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun, hingga menjadi 6 juta ton PK pada tahun 2014. Cadangan jagung tersebut dapat pula dimanfaatkan untuk diekspor atau untuk keperluan lain seperti untuk diolah menjadi bahan bakar.
 
Abdurrahman putra kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat ini lebih jauh menyatakan bahwa saat ini Komisi VI memaksimalkan untuk memfasilitasi Pemda Kota dan Kabupaten di NTB melalui program KUR untuk penanaman jagung."Tolong ya, disampaikan ke Pemda di NTB,ini kita dukung," katanya di ruang Komisi VI DPR RI Komplek Parlemen DPR RI Senayan Jakarta.
 
Hingga tahun 2012 berjalan, Abdurrahman menyajikan pemaparan kepada Sumbawanews.com menyangkut realisasi program Daerah di NTB yang diperjuangkan di Komisi VI. "Kita di Komisi VI telah merealisasikan pembangunan Pasar Lombok Timur,pembangunan Gudang di Lombok Timur, pembangunan Pasar di Sumbawa Barat, pembangunan pasar di Kab.Dompu," ungkapnya.(Zainuddin)
 
 
Kategori: