Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 
 
 
Home Berita Wawali Janjikan Solusi Jamkesmas

Wawali Janjikan Solusi Jamkesmas

E-mail Cetak PDF

Kota Bima, Sumbawanews.com.-
 Warga Kelurahan Penaraga kembali mendatangi kantor kelurahan setempat, Rabu (10/9). Tema protesnya sama, masalah kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Aksi itu sempat memanas, namun tidak sampai anarkis.


    Saat itu, Wakil Wali Kota Bima, H Qurais, menemui massa. Setelah mendengarkan penjelasan Qurais,  massa yang sebagian besar kaum wanita itu terlihat tenang dan kemudian membubarkan diri. Warga bersama aparat Kepolisian membuka palang kantor kelurahan.
    Untuk mengamankan unjuk rasa warga itu, satu pleton polisi, Sat Pol PP, dan Linmas dihadirkan. Saat itu, hadir juga Kepala Dinas Kesehatan (Dikes), dr H Herta Bhumi Riyanto.
   Kepada massa Qurais mengingatkan  bahwa pemalangan kantor Lurah bukanlah solusi yang tepat dan itu aksi main hakim sendiri. Dia berharap jika memiliki permasalah,  agar menyalurkan aspirasinya secara benar, tanpa emosional.  “Kalau saya laporkan Anda, semua pasti masuk penjara,” ujarnya di halaman kantor Lurah Penaraga.
   Dijelaskannya, sikap emosional tidak akan menyelesaikan masalah. Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat,  pendataan ulang itu harus dilakukan sebelum 30 Juni. Oleh karena itu, pemerintah mendata mulai Januari sampai April.
   Dikatakannya, yang memiliki tugas  adalah tim kelurahan dan bidan setempat. Hasil verifikasi tersebut menyaring 56.190 jiwa. Namun, setelah diverifikasi yang lolos hanya 41.118 jiwa warga miskin, dari 12.569 KK miskin. Kuota yang ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 35.134 jiwa dari 6.173 KK. “Bagi yang belum dapat, boleh jadi belum rejeki,” ujarnya.
   Qurais berjanji akan mencarikan langkah  penyelesaian. Bagi 400 warga Penarga yang belum mendapatkan kartu Jamkesmas, akan mengoordinasikannya dengan Wali Kota Bima, agar mendapat perawatan gratis di Puskesmas yang ada. Hal itu nanti akan dibicarakan dengan anggota dewan untuk mengangarkannya melalui APBD.
   Diakuinya, kemampuan daerah terbatas untuk pelayanan kesehatan melalui RSUD, karena saat ini masih menjadi aset Kabupaten Bima. Dipastikannya, sekitar akhir Ramadan hal itu telah dirembukan.
   Dia menghimbau saat ini jika ada warga yang sakit, segera melaporkannya  ke aparat kelurahan untuk dibuatkan surat rujukan.
   Bagaimana reaksi warga? Seorang istri penyandang cacat, Arina, langsung meraih mik di tangan  warga lainnya. Arina mengaku pasangannya  penyandang cacat dan tinggal pada rumah yang tidak layak huni. “Rumahku ibarat kandang burung,” ujar Arina.
   Dia menjelaskan, sejak tahun 2003 lalu mendapat kartu Askeskin, namun tahun ini namanya dicoret oleh pihak kelurahan, sehingga tidak mendapat kartu Jamkesmas. Namun, diakuinya namanya tercatat di Dikes. “Apa artinya, jika tidak memiliki kartu sebagai bukti,” ujarnya.
   Dia berharap pemerintah dapat menganalisis tindakan anarkis yang terjadi dan menilai sekarang seolah warga disalahkan. Padahal, sebelumnya warga telah  berkoordinasi, namun aspirasi tidak didengarkan. “Penyegelan dilakukan agar kami didengarkan,” ujarnya semangat.
   Sebelumnya, pengakuan beberapa warga Penaraga, Lurah Syafrudin melarikan diri. Rabu (10/9) merupakan hari ketiga mereka protes, setelah sebelumnya memalang kantor Lurah.
   Pantauan Bimeks, saat warga mulai mendatangi kantor kelurahan, gerbang digembok. Hal itu justru memicu kemarahan mereka. Gerbang pun dibongkar paksa  oleh massa.
   Sebelum pintu dibuka paksa, informasi yang dihimpun di lapangan, Lurah Syafrudin meloloskan diri dengan melompat pagar belakang untuk menyelamatkan diri. Warga pun berusaha sempat mengejarnya. (BE.18)

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Kegagalan Paket RAHMAT: Satu Partai, Dua SK Dukungan Politik
23/02/2010 | Syahrul Salam
article thumbnail

Sumbawanews.com.- Tepat Senin (22/02), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengumumkan hasil verifikasi terkait data pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Sekitar [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
09/03emitronInfo : Iklan Baris Via SMS, Iklan Baris Kompas Via sms hub. Emitron Cs. 021 8378 5208,
09/03mamadsemoga seluruh amal, ibadah
09/03irawnkyai habat
08/03holly madisonmari kita nonton porno!!!!!
07/03salsabilasaya bagian dari warga lenangguar yg menjadi tki krna tdk adanya lapangan kerja,mdhan pmimpin muda dpt perjuangkan dodo rinti nantinya,
07/03salsabilasaya mendukung cln pemimpin muda.
07/03Komunitas BABUJUInnalillahiwainnalillahiraziun, Komunitas BABUJU mengucapkan Turut Berduka cita yang mendalam atas Meninggalnya Walikota Bima, HM. Noer A. Latif (28 Okt 1951 - 7 Maret 2010). Semoga Keluarga, Sahabat, kerabat serta masyarakat Kota Bima diberikan ketabahan dan kesabaran... Amin Ya Rabb...
06/03sunandaraku bahwa islam adalah agama yang di ridhai allah??????
06/03Q_wimmungkinkah perubahan terjadi di suatu wilayah, apabila pemimpinnya tidak mengerti dengan keadaan ruang atau bahkan tidak mengindahkan aspirasi masyarakatnya
05/03lliii
03/03joe
03/03joe
02/03harymencari..
02/03mamadjadikan pulau sumbawa sebagai percontohan bagi daerah2 yang lain
02/03mamadbila ingin sukses dalam meniti kehidupan awali dengan kejujuran
 

Mainkan MP3  Ringtone Antikorupsi IKRAR
Untuk Download Klik kanan MP3 lalu Save link as

Download Ringtone MP3 Visi Misi, Klik kanan lalu save link as