Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 
 
 
Home Berita Warga Penaraga Protes Jamkesmas

Warga Penaraga Protes Jamkesmas

E-mail Cetak PDF

Kota Bima, Sumbawanews.com.-
 Lantaran tidak terakomodir  menjadi penerima Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bagi warga miskin, puluhan warga Penaraga mendatangi kantor kelurahan setempat, Senin (8/9).  Mereka mempertanyakan tidak dibagikannya kartu Jamkesmas,  padahal menganggap layak menerimanya.

   Warga mengidentifikasi, diantara penerima kartu Jamkesmas ada Pegawai Negeri  Sipil (PNS). Mereka juga  protes karena Lurah Penaraga dianggap tidak adil dalam masalah itu.
 Seorang warga, Hasnah Ishaka, ketika mendatangi kantor lurah Penaraga, langsung  menerobos masuk ruangan lurah. Dia merasa dianaktirikan oleh pemerintah. “Pemerintah telah memasang matanya di mata, sehingga tidak dapat melihat kami orang miskin ini,” gugatnya.
 Hasnah mengaku, untuk menghidupi keluarganya  harus mencuci pakaian dari rumah ke rumah. Karena kondisi itu, heran mengapa tidak  mendapatkan kartu Jamkesmas. “Jangankan untuk membeli obat dan menyewa kamar RSUD, untuk makan saja susah. Sementara ada PNS yang diberikan jatah orang miskin,” ujarnya tanpa menyebut oknum PNS tersebut.
 Sumarni Safrudin, warga RT 1, warga lainnya juga protes. Dia mengaku, sebelumnya pernah membawa anaknya, Hairul Soleh (10 tahun) ke RSUD Bima, karena terluka dan  kepala putranya harus dijahit. Namun, kaget ternyata kartu asuransi kesehatan miskin (Askeskin) yang dimiliknya dinyatakan tidak berlaku lagi.
   Saat itu, Sumarni mengaku kaget lantaran tidak memiliki uang dan  terpaksa merogoh kantung sebesar Rp50 ribu. Setelah itu, mendatangi bidan dan lurah mempertanyakan hal itu. Kartu kesehatan itu dimilikinya sejak 2003 lalu.
   Dikatakannya, selama memegang kartu Askeskin itu tidak kesulitan biaya pengobatan di RSUD Bima. Namun, kini dianggap tidak berhak lagi menerima kartu itu. “Kalau bukan pemerintah, siapa lagi yang mau mengurus orang kecil seperti kami,” ujarnya.
   Diprotes warga, bagaimana reaksi Lurah Penaraga, Syarifuddin? Dia  mengaku, ada tiga PNS yang mendapatkan kartu Jamkesmas. Namun, kesalahan itu bukan dari kelurahan, melainkan petugas kesehatan yang mendata dan selanjutnya diverifikasi oleh Dinas Kesehatan (Dikes).
   Dijelaskannya, jumlah penerima kartu Jamkesmas saat ini sebanyak 918 jiwa dari 242 KK. Jumlah warga yang didata oleh bidang sebanyak 1.750 jiwa. “Saya tidak tahu karena pertimbangan apa penerima Jamkesmas itu, berkurang,” ujarnya.
 Diharapkannya, masyarakat dapat bersabar hingga November 2008 mendatang. Pasalnya, akan dilakukan pendataan ulang oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS). (BE.18)

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Kegagalan Paket RAHMAT: Satu Partai, Dua SK Dukungan Politik
23/02/2010 | Syahrul Salam
article thumbnail

Sumbawanews.com.- Tepat Senin (22/02), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengumumkan hasil verifikasi terkait data pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Sekitar [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
15/03 jogangKabupaten sumbawa barat ini kabupaten yang kcil.tapi banyak uangnya,,tambawa barapi kemana uang yang banyak itu..
14/03wirman84pak andi calon yang bupati yang terhormat.kami dari penduduk maluk resetment tidak puas dengan kontrak politik yang dilakukan li lapangan sepak bola maluk .kami mohon di koreksi kembali kontrak politik tersebut,,tidak ada satupun yang menjadi saksi penandatanganan kontrak tersebut,,masyarakat resetment..kami mohon bang andi..
14/03tode miratidak bisakah pemimpin kita bersikap adil dan bijaksana????,sebab bertambah pintarnya seorang pemimpin akan bertambah juga cara pemimpin untuk melakukan penyelewengan2 terhadap masyarakat.kasihan kami rakyat kecil yang hanya bisa meratap janji palsu seorang calon,jika sudah di atas......,hanya satu kata......goodby......
14/03Erna Pakilkurangnya ilmu pengetahuan di Indonesia dan meningkatnya KKN,kalau begini terus kapan Indonesia akan maju ??????
14/03GeminiJangan heran di indonesia terjadi banyak masalah,bencana,karna ulah tangan manusia yg penuh dgn kemunafikn dan kezaliman,hrs smua sadar dan tau diri sbgai hamba Allah.
14/03ernamapinmari kita berpegang tangan untuk meningkatkan semangat belajardan mengurangi volume para TKW luar negri.semoga pemimpin kabupaten sumbawa memperhatikan hal ini
13/03wirmanKSB akan AMAN Jika Paket AmAn Yang memimpin
13/03wirman maluksaya di maluk sudah berpuluh tahun dan yang saya lihat maluk tetap saja seperti dulu...kapn perubahan itu kan datang...
12/03LA[INDA BIDOSKepada Yth: Bapak Gubernur NTB TGH Zainul Majdi, M.A, Bapak Bupati/ Wali Kota Se Pulau Sumbawa, Pimpinan DPRD Se Pulau Sumbawa, dan Seluruh LSM, Ormas, Mahasiswa di Pulau Sumbawa.
09/03emitronInfo : Iklan Baris Via SMS, Iklan Baris Kompas Via sms hub. Emitron Cs. 021 8378 5208,
09/03mamadsemoga seluruh amal, ibadah
09/03irawnkyai habat
08/03holly madisonmari kita nonton porno!!!!!
07/03salsabilasaya bagian dari warga lenangguar yg menjadi tki krna tdk adanya lapangan kerja,mdhan pmimpin muda dpt perjuangkan dodo rinti nantinya,
07/03salsabilasaya mendukung cln pemimpin muda.
 

Mainkan MP3  Ringtone Antikorupsi IKRAR
Untuk Download Klik kanan MP3 lalu Save link as

Download Ringtone MP3 Visi Misi, Klik kanan lalu save link as