Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Tambak Kebanjiran, Ribuan Bandeng Hanyut

Tambak Kebanjiran, Ribuan Bandeng Hanyut

E-mail Cetak PDF

Bima, Sumbawanews.com.-
 Sedikitnya 15 petani ikan bandeng di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima terpaksa merugi hingga ratusan juta rupiah. Luapan air pasang setinggi sekitar dua meter yang menghanyutkan bandeng peliharaan mereka. Meski petani telah menambah onggokan tambak, namun air laut tetap meluber.
 Menurut pengakuan sejumlah petani setempat, air pasang mulai terjadi sejak Jumat (9/1) pekan lalu. Sesuai pengalaman tahun sebelumnya, peristiwa itu biasa terjadi akibat pergantian musim memasuki bulan Januari. Saat bulan purnama ketinggian air pasang mencapai dua meter lebih.
 H Arsyad, petani ikan desa setempat mengaku merugi sedikitnya Rp140 juta akibat empat tambaknya tersapu gelombang pasang sejak tiga hari lalu. Sekitar 1.500 ikan bandeng yang dipeliharanya sejak empat bulan lalu, diperkirakan ludes terhanyut. “Sebelumnya, kami sudah mencoba mengatasi kemungkinan itu dengan menambah onggokan empang kami, tapi memang tinggi air laut beberapa hari terakhir ini sangat tinggi,” ujar Arsyad kepada wartawan Senin (12/1) di Sondosia.
 Arsyad berharap agar pemerintah turut membantu petani setempat, setidaknya membangun pembatas laut. Pasalnya, usaha perikanan satu-satunya harapan masyarakat dalam mengangkat ekonominya telah sirna akibat dilanda bencana alam itu. “Saat ini kami, hampir seluruh petani bandeng di sini sangat susah, apalagi yang dapat kami harapkan, usaha panjang kami terbuang sia-sia,” katanya.
 Dikatakannya, sejumlah petani ikan lainnya juga mengalami nasib yang sama, merugi hingga ratusan juta rupiah akibat tersapu gelombang pasang. “Sekarang kalaupun bandeng masih tersisa di bebarapa empang, paling hanya beberapa saja, banjir laut merata ke seluruh empang,” katanya.
 Petani bandeng lainnya, Murtamuhidin juga mengaku merugi ratusan juta akibat banjir laut ketinggian air laut mencapai dua meter. Sedikitnya, ada puluhan hektare tambak miliknya disapu air laut. “Beginilah nasib kami orang kecil selalu bergantung musim, harapan kami terakhir mudah-mudahan pemerintah memperhatikan kami, karena bertani bandeng adalah pekerjaan utama yang dapat kami andalkan,” ujarnya.
 Sebelumnya, sejumlah petani bandeng setempat mengaku menekuni usaha tambak garam sebelum peralihan musim beberapa bulan lalu.
 Informasi yang dihimpun Bimeks kerugian tidak hanya diderita warga di Sondosia, sejumlah petani bandeng lainnya di Desa Talabiu dan Woha juga mengaku merugi akibat empang mereka disapu air pasang sejak tiga hari terakhir. Petani menaksir kerugian mereka mencapai ratusan juta rupiah akibat musibah alam itu.
   Akibat lain pasang itu, juga menyebabkan kerugian bagi petani padi di Desa Daru dan so Nanga Tela karena sawah mereka tergenangi air laut. Petani menaksir kerugian mereka belasan juta hingga ratusan juta rupiah. (BE.17)

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...