Jika ada aral melintang, H Zainul Majdi-Badrul Munir, hari ini, akan dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB oleh Mendagri RI. Momentum itu menghembuskan beberapa harapan masyarakat NTB dan Bima pada khususnya. Salah satunya penantian penentuan kebijakan atau program.
Apa saja yang diinginkan masyarakat Bima saat ini terhadap “imam” baru NTB itu? DPRD Kota Bima berharap agar paket pemimpin itu konsekuen melaksanakan janji-janji politik selama kampanye lalu. “Intinya kita ingin pemimpin baru ini dapat merealisasikan janjinya, khususnya di Kota Bima lebih diperhatikan,” harap Ketua DPRD Kota Bima, Subhan M Nur, SH, Selasa (16/9), dari Mataram.
Dari sisi anggaran, katanya, DPRD Kota Bima berharap agar Pemprov NTB memperhatikan kucuran APBD I untuk provinsi, termasuk meliputi kelanjutan pengerjaan jalan Melayu-Kolo, pembangunan dermaga Kolo, maupun jalan lainnya yang menjadi tanggungan Pemrov. “Selain itu, komitmen pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) seperti yang didengungkan saat kampanye,” ujarnya.
Hal lainnya, katanya, peningkatan ekonomi mikro masyarakat sehingga dapat mengangkat ekonomi makro Kota Bima.
Harapan ini seperti yang dilontarkan sejumlah masyarakat pada umumnya. “Kita berharap sekali adanya komitmen Gubenur dan wakilnya mewujudkan Provinsi Pulau Sumbawa, karena selama ini, rasanya keinginan itu tercekal,” harap Iman, warga Sarae.
Selama ini, kata dia, masyarakat Bima umumnya sudah menyematkan harapannya kepada Bajang (sebutan akrab Zainul Majdi) dan Badrul Munir. “Kalau tidak diwujudkan juga, rasanya masyarakat akan kecewa lagi, mudah-mudahan saja janji-janji sebelumnya benar-benar diwujudkan,” ujarnya di Sarae, Selasa kemarin. (BE.17)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















pilkada merupakan suatu yg riskan t...
dalam menang kalah dalam politik pil...
Dasar Rumah Sakit Goblok
Semoga ALLAH Memberikan HIDAYAHNYA ke...