Sebelumnya ML berserta keluarganya diduga orang yang menyebarkan Bangru Tolong (Santet,red) yang mengakibat sejumlah siswi pada SMP Negeri 5 Taliwang kesurupan. “ Untuk hari ini (Sabtu 30/1) ada lima siswi yang kesurupan secara bergantian,” ungkap Drs. Nasrum Efendi Kepala SMPN 5 Taliwang.
Menurut Ustad Nasrum sapaan akrab kepala SMPN 5 Taliwang ini, kejadian serupa berlangsung sejak sepuluh hari lalu dan korbannya tidak lebih dari dua orang. Tidak hanya siswi melainkan guru dan staf tata usaha yang masih berstatus gadis juga sempat kesurupan.
Melihat kondisi ini, Nasrum meminta bantuan empat orang temannya yang menguasai ilmu metafisik untuk mengobati para siswinya yang kesurupan tersebut. Dari hasil pengobatan yang dilakukan dapat diketahui jenis santet yang digunakan pelaku santet jenis Bangru Tolong. “ Santet ini, siapa yang menolong korban dia juga ikut terkena dan jenis Bangru Tolong ini kita bisa tahu siapa pelakunya,” ungkap Nasrum.
Lebih – lebih saat anak – anak kesurupan menyebutkan nama ML atau juga terkadang orang tua ML. “ Dugaan kita menguat saat anak yang kesurupan itu menyebutkan nama seseorang dan nama yang disebut itu nama penjaga sekolah. Saat kita lakukan ruwatan dia (ML,red) mengaku mual – mual pusing dan mencret, “ Ungkap Nasrum seraya menunnjukkan rekaman siswi yang kesurupan yang direkam melalui phonsel.
Kepala Kepolisian Resor Sumbawa Barat AKBP Hadi Gunawan yang ditemui seusai melakukan dialog dengan warga masyarakat Dusun Jorok Tiram dan juga orang tua korban, membenarkan telah diamankan ML yang berstatus sebagai penjaga sekolah. “Untuk sementara ML bersama keluarganya termasuk ibu dan bapakna kita amankan di Mapolres guna untuk dimintai keterangannya seputar dugaan santet ini,” tegasnya.
Hadi juga mengungkapkan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap rumah ML dan juga rumah orang tuanya yang diduga sebagai tempat melakukan atau mengerjakan perbuatan yang mengakibatkan para siswi SMP 5 Taliwang ini menjadi kesurupan. “ Kita juga akan menempatkan anggota untuk mengawasi dan memantau rumah ML selama seminggu, untuk mengetahui perkembangan atau kebenaran dari kasus ini,” ungkap Hadi. Sn-03
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|























emhhh ITB
pendidikan Agama,Moral dari kelurga s...
Na penok babakn aman maluk sak! Ka...
Sosialisasi pasangan ZUL - MALA di ke...
Pencermatan kami yang hadir sekitar 3...