Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 
 
 
Home Berita Selamat Datang di Taman Indah Kota Bima

Selamat Datang di Taman Indah Kota Bima

E-mail Cetak PDF

Kota Bima, Sumbawanews.com.-
 Jika Anda melintasi jalan Anggrek Kelurahan Sarae, maka akan tampak pemandangan aneh. Pohon pisang tumbuh di tengah jalan yang dilalui kendaraan. Pada batang pohon pisang itu, terdapat sebuah plang. Mau tahu tulisannya? “Selamat Datang di Taman Indah Kota Bima”.
   Nah, tak hanya itu. Ada juga tulisan lainnya, “Hati-hati di kawasan Wisata Kota Bima”. Bunga pun ada. Bagaimana pohon pisang dan bunga itu tumbuh di situ? Jelas saja ada yang aneh. Itu hanya semacam sindiran.
   Pohon itu ditanam oleh sejumlah pemuda Sarae sebagai ekspresi protes mereka terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Pasalnya, kondisi jalan Anggrek sudah bertahun-tahun rusak, namun hingga kini tidak ada perhatian.
 Apalagi, kata para pemuda, banyak pejabat yang melintasi jalan itu. Ada juga anggota DPRD Kota Bima. Akan tetapi, seolah menikmati kerusakan yang amat parah dan terdapat sejumlah kubangan besar berbentuk kolam.
   Bagaimana kata warga setempat? Arif mengaku, heran jalan yang banyak dilalui masyarakat seolah dibiarkan rusak. Anak-anak muda yang resah, memilih menanam pohon pisang dan bunga di tengah jalan. “Apalagi saat hujan seperti ini, jalan sulit dilalui dan semakin parah. Bagi pejalan kaki, sulit berjalan,” katanya kepada Bimeks di Sarae, Jumat.
   Sebenarnya, kata Arif, masyarakat sudah lama mengajukan proposal untuk perbaikan jalan itu. Kenyataannya hingga saat ini belum ada tanda-tanda direspons. “Bagaimana bisa kelurahan yang juara satu tingkat nasional, kini kondisinya kumuh,” ujarnya.
   Kubangan air, ujar Arif, rawan menyuburkan penyakit, terutama malaria. Dia berharap pemandangan pohon pisang di tengah jalan jangan dibiarkan terus tumbuh dan menjadikannya “obyek wisata” Kota Bima.
   Mestinya, menurut Arif, kelurahan dengan status juara nasional kondisinya kian membaik. Bukan sebaliknya, hanya cantik saat menjelang penilaian lomba saja, setelah itu dicampakkan dan kembali memegang predikat daerah kumuh. (BE.16) 

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Kegagalan Paket RAHMAT: Satu Partai, Dua SK Dukungan Politik
23/02/2010 | Syahrul Salam
article thumbnail

Sumbawanews.com.- Tepat Senin (22/02), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengumumkan hasil verifikasi terkait data pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Sekitar [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
09/03emitronInfo : Iklan Baris Via SMS, Iklan Baris Kompas Via sms hub. Emitron Cs. 021 8378 5208,
09/03mamadsemoga seluruh amal, ibadah
09/03irawnkyai habat
08/03holly madisonmari kita nonton porno!!!!!
07/03salsabilasaya bagian dari warga lenangguar yg menjadi tki krna tdk adanya lapangan kerja,mdhan pmimpin muda dpt perjuangkan dodo rinti nantinya,
07/03salsabilasaya mendukung cln pemimpin muda.
07/03Komunitas BABUJUInnalillahiwainnalillahiraziun, Komunitas BABUJU mengucapkan Turut Berduka cita yang mendalam atas Meninggalnya Walikota Bima, HM. Noer A. Latif (28 Okt 1951 - 7 Maret 2010). Semoga Keluarga, Sahabat, kerabat serta masyarakat Kota Bima diberikan ketabahan dan kesabaran... Amin Ya Rabb...
06/03sunandaraku bahwa islam adalah agama yang di ridhai allah??????
06/03Q_wimmungkinkah perubahan terjadi di suatu wilayah, apabila pemimpinnya tidak mengerti dengan keadaan ruang atau bahkan tidak mengindahkan aspirasi masyarakatnya
05/03lliii
03/03joe
03/03joe
02/03harymencari..
02/03mamadjadikan pulau sumbawa sebagai percontohan bagi daerah2 yang lain
02/03mamadbila ingin sukses dalam meniti kehidupan awali dengan kejujuran
 

Mainkan MP3  Ringtone Antikorupsi IKRAR
Untuk Download Klik kanan MP3 lalu Save link as

Download Ringtone MP3 Visi Misi, Klik kanan lalu save link as