Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita RSUD Bima Rawat Bocah Gizi Buruk

RSUD Bima Rawat Bocah Gizi Buruk

E-mail Cetak PDF
Kota Bima, Sumbawanews.com.-
   Rosa Fadilah (3 tahun) bocah asal Desa Tenga Kecamatan Woha, terlihat lemah. Bocah  malang itu ditinggal kedua orang tunya Rostiwati dan Ishaka merantau ke negeri jiran, Malaysia. Tubuh mungil itu kini tergolek lemah di RSUD Bima, Senin (8/9).
 Hasnah, bibi bocah malang itu, mengatakan kini berat keponakannya hanya 8 kilogram (kg). Seminggu ini kondisinya kian memburuk. Turunnya berat badannya, setelah mengalami panas tinggi. “Selama ini kami menganggap Rosa menangis karena rindu sama orang tuanya,” ujar Hasnah di RSUD Bima, Senin (8/9).
  Melihat kondisi Rosa yang tidak kunjung membaik, dibawanya bocah itu ke RSUD Bima. Setelah ditinggal orang tuanya, diasuh oleh neneknya. Dia berharap, kondisinya kian membaik.
 Sementara itu, Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan (Dikes) Kabuapaten Bima, Tita Masitha, MSi, mengatakan apa yang dialami Rosa bukan karena kekurangan pangan, tetapi kelalaian orang tua yang tidak mengurus bayinya.
 Sejak awal September 2008, katanya, tercatat dua kasus gizi buruk. Satu diantaranya dirawat di Puskesmas. “Selama tahun 2008 ini, hingga September sudah 30 kasus gizi buruk,” katanya di Dikes Kabupaten Bima, Senin (8/9).
   Namun, katanya, angka itu jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2007 lalu, sebanyak enam orang meninggal. “Merujuk dari pengalaman tahun lalu, saat ini kami langsung antisipasi di lapangan,” ujarnya.
 Dijelaskannya, Dikes berupaya untuk lebih proaktif. Jangankan anak yang positif gizi buruk, mereka yang dicurigai (suspect) pun langsung ditangani.  (BE.18)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...