Puluhan siswa menyumbangkan darah di museum Asi Mbojo, Sabtu (18/7) lalu. Awalnya, ketakutan menghantui karena melihat banyak darah yang tersedot. Namun, setelah mencoba rasa takut itu pun hilang.
Usai donor darah, seorang siswi mendadak kesurupan. Kejadian itu menyebabkan rekan-rekannya bingung. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, siswa itu pun kembali sadar.
Humas RSUD Bima, dr H Sucipto, mengatakan darah yang terkumpul dari kegiatan itu sebanyak 31 kantung. Rata-rata yang menyumbang adalah siswa SMKN 1 dan SMAN 5 Kota Bima.
Donor darah itu prakarsai oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum Bima (FKMHB) Universitas Mataram (Unram) dan disponsori oleh XL.
Ketua Umum FKMHB, Alan Kurniawan, mengatakan donor darah rutin dilaksanakan setiap tahun, selain itu lomba menggambar bagi siswa SD dan pagelaran musik akuistik.
Dalam donor darah, kata Alan, sebenarnya mengundang semua kalangan, mahasiswa maupun umum. Hanya saja, yang paling antusias adalah siswa SMA. "Kalangan mahasiswa di Bima kurang antusias," katanya kepada Bimeks di museum Asi Mbojo, Sabtu (18/7).
Dia berharap donor darah itu dapat menumbuhkan jiwa sosial. Selain itu, di Bima banyak kecelakaan lalu lintas sehingga korban membutuhkan darah.
Selain donor darah, ada juga lomba menggambar. Pesertanya siswa SD se-Kota Bima. Lima orang ditetapkan sebagai juara dan didominasi siswa SD 19 Kota Bima.
Lomba menggambar itu bertujuan menumbuhkan jiwa kreatifitas siswa. Tema gambar mengenai masalah lingkungan hidup. (BE.16)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






















wah ternyata university malaya pering...
wah ternyata university malaya pering...
Saudaraku, apakah KSB ini bisa maju k...
Dari kelakuan yang seperti itu keliha...
Kalau Andi Azisi menang saya khawatir...