Penangkapan kedelapan siswa-siswi itu, lantaran diduga kuat sedang melakukan pomotretan pose bugil yang dilakukan 7 orang siswa SMK terhadap rekannya seorang siswi SMP sekitar pukul 11.30 kemarin, di obyek Wisata Pantai Goa.
Ketujuh siswa menggunakan seragam SMA berbeda yakni, AL (18), SF (18), AW (17),CK (18) AK (17),PS (18) dan AP (18) kesemua siswa tersebut sedang menuntut ilmu dibangku SMA. Sementara seorang siswi berinisial RTK (12) tahun, belakangan diketahui masih duduk dibangku salah satu SMP favorite di Sumbawa Besar.
Mas'ud S.Sos--Kepala Satpol PP Setda Sumbawa ketika dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya membenarkan peristiwa tersebut.
"Berawal dari laporan masyarakat yang ada di pantai Goa kita tindaklanjuti, ternyata benar," ungkapnya.
Berbekal laporan dari masyarakat, lanjut Mas'ud, pihaknya langsung menurunkan tim untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Ternyata benar, dipinggir pantai tepatnya di Pantai Goa, petugas melihat 7 siswa sedang melakukan hal terlarang terhadap seorang siswi yang sudah berpose bugil.
"Berdasarkan laporan dari anak buah saya yang turun ke lapangan, mereka sedang melakukan pemotretan," jelasnya.
RTK (12) Sswi kelas I SMP kelas 7.9, pemeran foto bugil ketika ditemui wartawan di ruang penyidik Satpol PP mengakui perbuatannya tersebut.
"Baru dua kali dilakukan pemotretan," ungkapnya mantap.
Diakuinya, pemotretan tersebut hanya untuk kepentingan dirinya dan dan beberapa temannya tanpa ada paksaan maupun dibayar oleh ke tujuh temannya.
"Kami lakukan atas kemauan kami sendiri, saya tidak dibayar," katanya polos dengan raut wajah tak berdosa.
Ketika disinggung aksi yang dilakukan itu berbahaya, gadis hitam manis berambut ikal sebahu ini terdiam dengan tatapan wajah polos.
"Baru kali ini saja saya lakukan hal ini," aku ABG yang kini tinggal bersama ibu dan adiknya sedangkan ayahnya telah lama menghadap Illahi.
Mustari Dahlan SH--Kasi Penyidik Satpol PP kepada wartawan diruang kerjanya mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, sebelum dilakukan pemotretan di pantai Goa ke delapan siswa-siswi tersebut menyinggahi pantai baru tepatnya pantai disamping Saliper Ate.
"Sebelum ke pantai Goa Kompi mereka berada di pantai baru, karena mereka anggap lokasi itu tidak bagus baru mereka pindah ke pantai Goa Kompi," katanya.
Hermansya-guru BK tempat siswi tersebut bersekolah mengatakan siswi tersebut sudah lama tidak masuk sekolah, bahkan tidak mengikuti semester.
"Anak ini sudah lama tidak masuk dan dia tidak mengkikuti semester kemarin," akunya.
Dikatakan, pihak sekolah sudah beberapa kali menyurati orang tua siswi untuk datang ke sekolah guna dimintai keterangannya akan tetapi tidak ditanggapi.
"Kami kaget dengan kejadian ini, padahal pihak sekolah telah bersurat kepada orang tunya beberapa kali tapi tidak ada respon," jelasnya.
Sahabudin Camat S.Sos--Sumbawa ketika dimintai komentarnya terkait kejadian tersebut sangat menyayangkan hal itu dilakukan oleh pemuda yang nota bene generasi penerus bangsa ini.
"Saya sangat sayangkan dan prihatin kejadian itu. Apalagi pelakunya adalah pelajar," katanya sembari mengingatkan agar orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dunia hitam.
Drs H M. Ikhsan, M.Pd--Kepala Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa ketika dimintai kementarnya terkait hal tersebut mengaku belum mengetahui soal kejadian tersebut.
"Saya komfirmasi dulu dengan pihak sekolah, karena saya belum mengetahui kejadian sebenarnya," katanya.
Disinggung kejadian tersebut pada saat jam sekolah, Kadis sedikit menyesalkan kejadian tersebut.
"Saya harapkan pihak sekolah dapat memberikan pembinaan yang intensif," harapnya dengan nada penyesalan, sembari mengatakan bahwa ia baru saja lounching sekolah ISO 9001-2008 di sekolah pelajar tersebut.
Namun demikian, ia menyebutkan peristiwa itu tetap menjadi tanggung jawab sekolah.
"Saya sangat berharap agar setelah liburan seperti ini sekolah dapat bersepakat untuk terus mengefektifkan jam penerimaan pelajaran agar tidak ada waktu bagi siswa untuk melakuna hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkasnya.(usl)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




















Dilimetasi memang, tapi insya Allah A...
sekedar mluruskan status pak Syahdan,...
Noa ikrar ta pe.ta tu dtng samenang a...
jgn terlalu fanatik, ntar kmu kemakan...
sebaikny ramalan itu d jdkn motifasi ...