Demikian dikatakan, Kepala BPM-PD Kabupaten Sumbawa, Drs H Johan Arifin MTP, kepada wartawan ketika ditemui diruang kerjanya, sabtu lalu.
Untuk mencapai target tersebut ujar kepala BPMPD, proses administrasi, item pekerjaan yang akan dikerjakan harus sudah rampung, April mendatang “Semakin cepat administrasinya rampung, semakin bagus,” ujar Johan. Sapaan akrabnya kepada Tribun.
Untuk menunggu realisasi pekerjaan fisik dilapangan lanjutnya, saat ini, sedang meminta nama-nama Penanggung Jawab Operasional Kecamatan (PJOK) dan Penanggung Jawab Administrasi Kegiatan (PJAK) dari masing-masing Camat yang wilayahnya terkena program PNPM Mandiri Pedesaan ini, sehingga dapat dikeluarkan SK dari Bupati.
“PJOK dan PJAK ini harus berasal dari unsur kecamatan,” ujarnya kembali.
untuk Tim yang akan menangani Program PNPM Mandiri tersebut yaitu Tim Pelaksana Kecamatan (TPK) serta Unit Pengelola Keuangan (UPK). Sedangkan untuk pelaksanaan dan pengawasannya yaitu dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat setempat.
“Pemerintah hanya memfasilitasi dan melakukan pengendalian saja,” jelas Johan.
Untuk tahun 2010 ini, berjumlah 80 desa di 12 kecamatan mendapat Program PNPM Mandiri Pedesaan yakni dengan alokasi dana dari APBN dan APBD sebanyak Rp 49,750 milyar.
untuk masing – masing kecamatan, nantinya akan mendapatkan dana secara bervariasi yaitu sekitar Rp 3 miliar, disesuaikan dengan jumlah masyarakat miskin di wilayahnya. (loek)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|























SIL, ekonomi manufaktur? Istilah apaa...
siapa bilang separuh Kursi kosong.......
AMAN blampa ntang Pak wahyu jawa jaka...
betul...... jangan hanya melihat harg...
saya jd bingung dg berbagai statement...