• Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
  • green color
Member Area
Home
Pilkada Lobar Dinilai Belum Berpersfektif Gender PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Usep Syarif   
Selasa, 19 Agustus 2008 05:39
Pilkada Lobar Dinilai Belum Berpersfektif Gender

Mataram, SumbawaNews.Com.– Pengamat politik Satriawan Sahak, SH. SU menegaskan, kecenderungan arah politik di Kabupaten Lombok Barat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang entitas utama pemilihnya adalah kaum perempuan. Namun fakta di beberapa item sosialisasi para kandidat Cabup-Cawabup Lobar, tema keberpihakan terhadap isu gender jarang dimunculkan.
“Para Cabup dan Cawabup tinggal bagaimana cara mendekati kaup perempuan saja,” ungkap Satriawan Sahak.
Beberapa contoh yang mengemuka, sambung Satriawan, minimnya kesempatan kerja, kesempatan mengenyam pendidikan, serta ketidakadilan sistem kerja, diakui tidak pernah diungkapkan secara jelas oleh para calon.  “Bagaimana bisa menuntaskan kalau membicarakannya saja sangat jarang,” ungkapnya.
Bahkan menurut pengamat politik kondang ini, selayaknya jika kaum perempuan memiliki kontrak politik dengan para kandidat agar ke depan kalangan mereka bisa lebih diperhatikan oleh bupati terpilih.
Sesuai data KPUD untuk Pilkada Provinsi NTB pada 7 Juli lalu, angka pemilih perempuan di Lobar  dominan dari pemilih perempuan. Dari total pemilih 519.219, jumlah pemilih perempuan sebanyak  271.297 dan pemilih laki-laki berjumlah 247.917. (sn02)

Comments

Tulis komentar
  • Silahkan komentar sesuai dengan berita.
Name:
E-mail
Homepage
Title:
BBCode:Web AddressE-mailBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



Code:* Code:

 
< Sebelumnya

Editorial

Ancaman Ganja

article thumbnail        Kasus kepemilikan ganja di wilayah hukum Polresta dan Polres Bima semakin bermunculan. Pada Desember 2008 ini saja, sudah dua yang mengemuka. Tanggal 2 Desember, dua pemuda Penatoi Kota Bima dibekuk karena kepadatan membawa ganja. Terakhir, 11 Desember,...
Selengkapnya

Google Search

Shout Box