Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Penyaluran Raskin Desa Banda Dinilai Tidak Transparan

Penyaluran Raskin Desa Banda Dinilai Tidak Transparan

E-mail Cetak PDF

TARANO-Sumbawanews.com.- Merasa tidak puas dengan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah desa bersama BPD Desa Persiapan Banda Kecamatan Tarano, terkait denga  penyaluran jatah raskin, salah seoarang warga desa setempat, A. Wahito M. Jafar, ketika dijumpai Sumbawa Pos dikediamannya belum lama ini, justru menilai proses penyaluran beras raskin tidak transparan.

Menurutnya, berdasarkan hasil penelusurannya di 12 RT di wilayah desa tersebut, diperoleh data tentang ketidak beresan Pemdes dan BPD setempat untuk mengayomi masayaraktaknya yang kurang mampu, bayangkan saja kata Wahid, dari jatah raskin 80 kampil yang diterima hanya 65 kampil yang didistribusikan kepada masayarakat, sementara 15 kampil lainnya dibagi-bagi oleh pemerintah desa kepada aparat desa, BPD, Kadus, Ketua dan Kader-kader Posyandu, terang Wahid.

Ditambahkannya, apabila ditotal selama tiga bulan raskin yang ngendap di Pemdes sebanyak 15 kampil setara dengan kurang lebih 900 kg, seharusnya kata Wahid, jatah yang 80 kampil tersebut harus seluruhnya disalurkan kepada masayarakat yang benar-benar berhak menerimanya.

“ Kasihan masayarakat hanya mendapat jatah  raskin perbulan masing-masing 2 sampai 3 kg per KK,” kata Wahid, seraya melanjutkan, berdasarkan data yang diperolehnya juga, pada bulan Juli 2008 lalu, jumlah raskin yang disalurkan kepada masayarakat sebanyak 65 kampil dari total 80 kampil, sementara untuk bulan Agsutus 2008 hanya 64 kampil yang disalurkan dari total 80 kampil.

Terkait dengan hal itu, lanjut Wahid, dirinya pernah mendatangi Kantor Camat Tarano untuk melaporkan masalah tersebut dan sekaligus menjelaskan duduk persoalan yang sebenarnya, akan tetapi ungkap warga Desa Banda itu, dirinya tidak berhasil bertemu dengan Camat Tarano, karena yang bersangkutan berada diluar wilayah Kecamatan. Melalui Sekcam Tarano, Wahid mengharapkan kepada pemerintah Kecamatan untuk dapat memfasilitasi persoalan penyaluran raskin di Desa Banda antara masyarakat dengan pemerintah desa Banda.

Sementara itu, Kepala Desa Banda, Syamsuddin kepada Sumbawa Pos, beberapa waktu lalu, dia justru membatah dengan keras tudingan itu, Unrtuk dikatahui jelas Syamsuddin, tidak ada sama sekali raskin yang tersisah di Desa seperti dugaan yang ditujukan oleh salah seoarang warganya itu.

“100 persen raskin kami salurkan kepada masayarakat, kalaupun ada sisa, palin 3 atau 4 kg, untuk diberikan ke RT, karena kita tahu RT tidak mendapatkan honor, dan sistem penyaluran raskin sesuai dengan kesepakatan Pemdes dengan masayarakat,” jelas Syamsuddin.

Diakuinya bahwa pernah ada permintaan masyarakat, agar dalam penyalurannya raskin terjadi pemerataan, permintaa itu menjadi masukan bagi pemerintah Desa, seraya dirinya menghimbau kepada masayarakt Desa Banda untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang dilontarkan oleh salah seorang warga masyarakat, sembari mengharapkan kepada seluruh warga untuk menata dan membangun desa, agar  segera didifinitipkan sebagai desa otonom. Mengenai jatah raskin, Syamsuddin mengharapkan kepada instansi teknis untuk desa banda agar ditambah. (HSN/QBDewa)

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...